UU Keamanan Negara di Hong Kong Telah Menutup Kekosongan di Bidang
 Pemeliharaan Keamanan Negara Tiongkok

http://indonesian.cri.cn/20200707/ff2364f7-8795-5181-63e1-9ec997d7ce92.html
2020-07-07 14:08:08

Tokoh-tokoh beberapa negara belakangan ini menyatakan, undang-undang keamanan negara di Hong Kong telah menutup kekosongan hukum di bidang pemeliharaan keamanan negara di Hong Kong, dan akan menyediakan jaminan kokoh demi ketentraman kekal   serta kemakmuran dan pembangunan Hong Kong.

Ahli masalah Tiongkok Perancis Pierre Picquart mengatakan, hendaknya jangan memperlakukan Tiongkok dengan pandangan yang salah, kita harus melihat kenyataannya. Tak dapat dicela tindakan Tiongkok untuk menindak kekerasan melalui pembuatan undang-undang.

Ketua Partai Keadilan,partai berkuasa Argentina Jose Luis mengatakan bahwa pihaknya selalu berpegang teguh pada prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, menghormati keputusan yang diambil oleh setiap negara yang berdaulat.

Profesor Universitas Pretoria, Afrika Selatan Garth Le Paire mengatakan, Satu Negara Dua Sistem menetapkan Hong Kong sebagai daerah administrasi khusus Tiongkok. Baik dilihat dari hukum maupun dipertimbangkan dari realitas, Tiongkok mempunyai hak menyusun undang-undang keamanan negara di Hong Kong.

Ketua Komisi Diplomasi Senat Pakisatan Mushahid Hussain menyatakan, Hong Kong adalah bagian yang tak terpisahkan dari Tiongkok, urusan Hong Kong berkaitan erat dengan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Tiongkok, namun sejumlah negara Barat secara terang-terangan menghasut dan mendanai perusuh Hong Kong untuk melaksanakan unjuk rasa dengan kekerasan demi mencapai tujuan politiknya sendiri. Sedangkan kekosongan hukum Hong Kong di bidang pemeliharaan keamanan negara menyebabkan perbuatan itu tidak dikontrol secara kuat, dan sekarang pelaksanaan undang-undang keamanan negara di Hong Kong membuat perbuatan itu tidak mungkin dilakukan semau-maunya.

Direktur Situs Web Peninjauan Kebijakan Tiongkok Spanyol Julio Rios berpendapat bahwa undang-undang keamanan nasional di Hong Kong sepenuhnya mempertimbangkan perbedaan dua sistem serta keadaan konkret di Hong Kong, diberlakukannya akan memainkan peranan jaminan demi mempertahankan dan menyempurnakan praktek Satu Negara Dua Sistem di Hong Kong.



 Wang Yi dan Penasihat Keamanan Nasional India Capai Kesepahaman Positif

http://indonesian.cri.cn/20200707/989786e4-2594-43a8-b7e0-b0db37722890.html
2020-07-07 14:04:46

Utusan Khusus Tiongkok untuk Masalah Perbatasan Tiongkok-India, Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi kemarin malam (5/7) mengadakan pembicaraan telepon dengan Utusan Khusus India selaku Penasihat Keamanan Negara India Ajit Kumar Doval.

Wang Yi menyatakan, tahun ini genap 70 tahun penggalangan hubungan diplomatik Tiongkok-India. Hubungan kedua negara telah mengalami ujian dan berhasil memperoleh kemajuan sekarang ini dengan jerih payah. Sudah jelas asal-usul peristiwa Lembah Sungai Galwan yang tak lama lalu terjadi di bagian barat perbatasan Tiongkok-India itu, Tiongkok akan terus membela kedaulatan wilayah sendiri untuk melindungi perdamaian dan ketenteraman di daerah perbaasan. Wang Yi menekankan, tugas utama Tiongkok dan India adalah mewujudkan pembangunan dan revitalisasi, kedua negara memiliki kepentingan strategis bersama dalam jangka panjang sebagai arah umum. Kedua pihak hendaknya selalu mempertahankan keputusan strategis yang saling menjadi peluang dan tidak saling mengancam, menaruh perhatian besar pada keadaan rumit   hubungan kedua negara sekarang, dan berupaya bersama untuk secepatnya mengatasi dan mengubah keadaan tersebut.

Kedua pihak bertukar pendapat secara tulus dan mendalam mengenai masalah daerah perbatasan kedua negara, sepakat untuk menaati kesepahaman penting pemimpin kedua negara, harus meletakkan masalah perbatasan pada posisi layak dalam hubungan bilateral, dan mencegah perselisihan meningkat menjadi konflik. Kedua pihak menegaskan kembali untuk menaati serangkaian persetujuan yang telah ditandatangani mengenai masalah perbatasan, berupaya bersama untuk meredakan situasi daerah perbatasan. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan komunikasi melalui mekanisme pertemuan utusan khusus, terus mengadakan sidang mekanisme pekerjaan konsultasi dan koordinasi atas urusan perbatasan Tiongkok-India, terus menyempurnakan dan meningkatkan pembangunan saling kepercayaan di daerah perbatasan, mencegah terjadinya lagi peristiwa yang mengganggu perdamaian dan ketenteraman daerah perbatasan. Kedua pihak menyambut baik kemajuan pertemuan militer dan diplomatik kedua negara baru-baru ini, setuju untuk terus memelihara dialog dan konsultasi, menekankan perlunya untuk mengimplementasi berbagai kesepahaman dalam Pertemuan Tingkat Komandan Tentara Pertahanan Perbatasan kedua negara, dalam rangka secepatnya menyelesaikan proses pelepasan kontak antara pasukan garis depan kedua negara.

Kirim email ke