Drone, Satelit dan Sistem Navigasi Beidou Ikut dalam Mitigasi Bencana Alam

http://indonesian.cri.cn/20200721/de609c24-6d59-df4b-8bc0-b03d10dcfeef.html
2020-07-21 17:12:12

图片默认标题_fororder_wu

Hujan lebat dan bencana banjir bandang pada musim panas ini telah menerjang banyak daerah sepanjang Sungai Yangtze. Dalam perjuangan menanggulangi banjir yang dilakukan masyarakat, termasuk satuan tentara dan polisi, ikhtiar iptek canggih juga dikerahkan untuk memberikan bantuan berupa pemberian informasi yang jitu dan tepat waktu.

图片默认标题_fororder_wu2

Pesawat tanpa awak atau drone dalam jumlah besar digunakan dalam penanggulangan bencana banjir. Dengan bantuan sebuah drone yang dilengkapi kamera inframerah untuk pemantauan darat, Grup Tentara ke-73 Angkatan Darat Tiongkok berhasil menemukan titik kebobolan air yang tersembunyi di tengah gelagah yang merumpun di pinggir tanggul. Dengan alat-alat yang canggih, para prajurit dapat dengan cepat menghitung besaran tanah kubik yang dibutuhkan untuk menutup dan memperkokoh tanggul yang bocor.

图片默认标题_fororder_wu3

Di front depan penanggulangan bencana banjir, tentara penyelamat mendirikan pos komando dan informasi darurat untuk memfasilitasi penanggulangan banjir dengan informasi hidrometeorologi terpadu.

图片默认标题_fororder_wu4

Selain alat-alat yang diangkut atau dibawa tentara di darat, penanggulangan banjir juga terbantu oleh satelit yang melayang di orbit. Satelit meteorologi Fengyun-4 adalah sebuah satelit yang dilengkapi dengan fasilitas tercanggih, dengan fungsi terpadunya yang melampaui taraf satelit serupa generasi terbaru buatan Eropa maupun AS. Satelit Fengyun-4 bisa melakukan pemantauan akurat dan kontinu terhadap areal banjir atau perubahan curah hujan. Hal ini akan menyediakan dukungan kuat dan esensial bagi peramalan cuaca dan pengambilan keputusan terkait penanggulangan bencana banjir.

图片默认标题_fororder_wu5

Selain Satelit Fengyun-4, sistem navigasi Beidou yang beroperasi di antariksa juga digunakan untuk memberikan peringatan dini yang lebih jitu terhadap bencana geologis yang potensial. Di tempat-tempat yang rawan bencana geologis, otoritas terkait telah memasang alat penerima sinyal Beidou di lereng gunung, sehingga pergerakan tanah sekecil apapun akan terdeteksi dan mengeluarkan peringatan dini. Pada 6 Juli lalu, di sebuah gunung di kabupaten Shimen, Provinsi Hunan terjadi tanah longsor skala besar. Berkat peringatan dini yang dikeluarkan sistem navigasi Beidou, semua penduduk dan petugas berhasil dievakuasi ke tempat yang aman tepat pada waktunya.

图片默认标题_fororder_wu7图片默认标题_fororder_wu6

Dengan penerapan sarana dan perlengkapan yang canggih, para penolong bencana juga mendapat perlindungan yang lebih aman. Para penolong biasanya dilengkapi dengan baju pelampung dan diikat sabuk penyelamat atau sabuk pelampung yang lebarnya hanya 5 cm.

Seorang perwira Angkatan Udara bernama Wu Feng mengatakan, jika pemakai sabuk pelampung itu terjatuh dalam air, asalkan penyumbatnya dibuka, maka gas bertekanan tinggi yang tersimpan dalam tabung gas di sabuk itu akan secara otomatis melembung dengan cepat sehingga akan mengembang menjadi pelampung yang terikat di pinggang.

Kirim email ke