Volume Perdagangan Jasa Tiongkok Semester Pertama Tahun 2020 Tercatat
2,2 Triliun Yuan RMB
http://indonesian.cri.cn/20200805/a47896ac-ac9b-3e9d-cc2c-bfeee74175a4.html
2020-08-05 13:32:20
Menurut statistik terbaru dari Kementerian Perdagangan Tiongkok pada
hari Selasa kemarin (4/8), pada semester pertama tahun ini, volume total
perdagangan jasa Tiongkok tercatat 2,2 triliun Yuan RMB, menurun 14,7
persen dibandingkan masa sama tahun lalu, ini terutama terdampak wabah
Covid-19, dan aliran personel lintas wilayah sudah berkurang, sedangkan
sisi pasokan dan sisi kebutuhan jasa bersama-sama menurun tajam.
Volume Perdagangan Jasa Tiongkok Semester Pertama Tahun 2020 Tercatat
2,2 Triliun Yuan RMB_fororder_商务部
Penanggung jawab terkait Kementerian Perdagangan Tiongkok menyatakan,
penurunan ekspor-impor jasa perjalanan adalah unsur utama penurunannya
jasa perdagangan Tiongkok, jika dikecualikan jasa perjalanan, volume
ekspor-impor industri jasa Tiongkok pada paruh pertama tahun ini
meningkat 2,1 persen. Di dalam kategori konkret, volume ekspor-impor
jasa tipe pengetahuan yang intensif meningkat 9,2 persen, menempatkan
43,7 persen dalam volume total ekspor-impor industri jasa, dengan
meningkat 9,6 persen.
Di bawah latar belakang perdagangan jasa global menurun tajam,
perdagangan jasa di Tiongkok selama bulan-bulan ini pada umumnya
memperlihatkan kecenderungan stabil, khususnya keadaan ekspor jasa
ternyata lebih baik daripada impor dengan menurun 2,2 persen, defisit
perdagangan menurun tajam.
Pada bulan September mendatang, Pekan Raya Internasional Tiongkok untuk
Perdagangan Jasa (CIFTIS) akan digelar di Beijing dengan mengangkat tema
“Global Services Shared Prosperity”, akan mengadakan 7 jenis kegiatan di
bidang 5G, AI, blockchain dan perdagangan jasa lainnya.
Kemlu Tiongkok Balas Fitnah AS atas Kebijakan Tiongkok di Xinjiang
http://indonesian.cri.cn/20200805/a9aaa502-ee97-e858-15cf-f32a7d61d244.html
2020-08-05 13:15:13
Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan AS hari Jumat lalu (31/7)
mengumumkan untuk mengenakan sanksi terhadap Korps Produksi Dan
Konstruksi Xinjiang serta dua orang pejabat, Menlu AS Mike Pompeo juga
dalam pernyataannya mengkritik kebijakan Tiongkok di Xinjiang.
Jubir Kemlu Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers rutin hari Senin
lalu(3/8) menyatakan, perilaku pihak AS tersebut dengan serius
mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok, juga melanggar parah
patokan dasar hubungan internasional, Tiongkok menentang tegas dan
mengecam keras isu tersebut.
Masalah berkaitan Xinjiang sama sekali bukan masalah HAM, etnis dan
agama, melainkan masalah antiterorisme dan antiseparatisme. Urusan
Xinjiang 100% adalah urusan dalam negeri Tiongkok, pihak AS tak berhak
juga tak berkualifikasi untuk mengintervensinya.
Korps Produksi Dan Konstruksi Xinjiang bermukim rukun tetangga dengan
berbagai etnis di daerah itu, telah memberi kontribusi penting dalam
mendorong perkembangan Xinjiang, meningkatkan solidaritas berbagai
etnis, menjaga kestabilan sosial dan memperkukuh pertahanan perbatasan
negara. Tuduhan AS sama sekali adalah fitnah.
Pemerintah Tiongkok bertekad untuk melindungi kedaulatan, keamanan dan
kepentingan pembangunan negara, bertekad untuk memberantas kekuatan
teroris, separatis dan ekstremis agama, dan bertekad untuk menentang
intervensi kekuatan luar manapun dalam urusan Xinjiang maupun urusan
dalam negeri Tiongkok.
Tiongkok mendesak pihak AS segera mencabut keputusan terkait yang salah,
menghentikan perilaku dan perkataan yang mencampuri urusan domestik
Tiongkok maupun yang merugikan kepentingan Tiongkok. Jika pihak AS tetap
bersikeras meneruskan kesalahannya, pihak Tiongkok pasti akan memberi
balasan tegas.