Tiongkok dan Afrika Percaya Solidaritas dan Kerja Sama


 adalah Kunci Penanggulangan Pandemi Internasional

http://indonesian.cri.cn/20200813/a588feab-60bb-2ce3-c572-dcd130e2de58.html
2020-08-13 12:03:03

Tiongkok dan Afrika Percaya Solidaritas dan Kerja Sama adalah Kunci Penanggulangan Pandemi Internasional_fororder___172.100.100.3_temp_9500033_1_9500033_1_1_3a5feef7-632a-4cf6-9b3b-1216fa147482

Pada tanggal 11 Agustus waktu setempat, Misi Tiongkok untuk Uni Afrika (AU) dan Komisi Ekonomi PBB untuk Afrika bersama-sama menyelenggarakan Seminar Penanggulangan Wabah Covid-19 Tiongkok-Afrika secara daring. Semua pihak percaya bahwa solidaritas dan kerja sama adalah kunci penanggulangan pandemi secara internasional.

Liu Yuxi, kepala misi Tiongkok untuk Uni Afrika mengatakan bahwa pada saat tersulit melawan wabah, Uni Afrika dan negara-negara Afrika telah memberikan Tiongkok dukungan yang berharga, dan Tiongkok akan selalu ingat. Setelah wabah Covid-19 merebak di Afrika, Tiongkok terlebih dulu membantu Afrika dan berdiri teguh dengan rakyat Afrika. Tiongkok telah secara bertahap menyediakan material penanggulangan pandemi kepada negara-negara Afrika, dan mengirim tim ahli medis ke 11 negara Afrika.

Tiongkok dan Afrika Percaya Solidaritas dan Kerja Sama adalah Kunci Penanggulangan Pandemi Internasional_fororder___172.100.100.3_temp_9500033_1_9500033_1_1_184bd151-9d80-430c-afe5-7702b8dc2069Tiongkok dan Afrika Percaya Solidaritas dan Kerja Sama adalah Kunci Penanggulangan Pandemi Internasional_fororder___172.100.100.3_temp_9500033_1_9500033_1_1_4b67aa3f-b3b9-4fb0-8293-1b8d343108fa

Wakil sekjen PBB dan sekretaris Komisi Ekonomi untuk Afrika, Vera Spmgwe mengatakan bahwa wabah Covid-19 tidak hanya merupakan peristiwa kesehatan umum bagi Afrika, tetapi juga merupakan krisis ekonomi. Ia berterima kasih kepada Tiongkok atas bantuannya yang cepat, berkelanjutan, dan kuat dalam perang Afrika melawan pandemi. Ia menyatakan bahwa bantuan Tiongkok untuk proyek pembangunan CDC Afrika sekali lagi menunjukkan kemitraan yang kuat antara Tiongkok dan Afrika.

Wakil Ketua Komisi Uni Afrika Kwesi Quartey mengatakan bahwa pada beberapa bulan terakhir, jumlah kasus Covid-19 di Afrika tetap meningkat secara signifikan setiap bulan. Perjuangan Afrika untuk melawan Covid-19 masih dalam tahap awal, tapi Tiongkok selalu mendukung Afrika.



 WHO: Jumlah Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Dunia Sudah Lampaui 20 Juta

http://indonesian.cri.cn/20200813/78115844-3d9b-6b52-57d1-8d3a771383cb.html
2020-08-13 12:06:22
WHO: Jumlah Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Dunia Sudah Lampaui 20 Juta_fororder_20002 <http://indonesian.cri.cn/20200813/78115844-3d9b-6b52-57d1-8d3a771383cb-2.html>

XINHUA: Data terbaru yang diumumkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari Rabu kemarin (12/8) menunjukkan, jumlah kasus terkonfirmasi secara akumulatif tercatat lebih dari 20 juta.

WHO: Jumlah Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Dunia Sudah Lampaui 20 Juta_fororder_2000

Berdasarkan data WHO, terhitung hingga pukul 10:42 kemarin waktu Eropa Tengah, jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 di seluruh dunia secara akumulatif tercatat 20.120.919, sementara jumlah kasus kematian secara akumulatif mencapai 736.766.

WHO: Jumlah Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Dunia Sudah Lampaui 20 Juta_fororder_20003

Sejauh ini, jumlah kasus terkonfirmasi dan jumlah kasus kematian secara akumulatif di AS dan Brasil menempati urutan pertama dan urutan kedua di dunia, di antaranya jumlah kasus terkonfirmasi dan jumlah kematian di AS masing-masing tercatat 5.039.709 dan 162.140; sedangkan jumlah kasus terkonfirmasi di Brasil tercatat 3.057.470, sementara jumlah kematian secara akumulatif tercatat 101.752. Negara-negara lain yang juga melaporkan kasus terbanyak, antara lain, India, Rusia, Afrika Selatan, Meksiko, Peru, Kolumbia, Chili, Iran, Spanyol dan Inggris.

WHO: Jumlah Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Dunia Sudah Lampaui 20 Juta_fororder_20005

Kirim email ke