Bangun Koperasi, Petani dan Penggembala Tibet Tempuh Kehidupan Bahagia
http://indonesian.cri.cn/20200912/16472e85-cb3c-24c3-a100-14fe2ef5ee98.html
2020-09-12 16:22:55
Bangun Koperasi, Petani dan Penggembala Tibet Tempuh Kehidupan
Bahagia_fororder_9500049_1_6012_3f786d59-bd4f-4da6-9bb6-0460c7c15972
Kami berangkat dari Prefektur Nyingchi di bagian tenggara Daerah Otonom
Tibet menuju Gongzundum Farm di Dusun Tunbai, Kecamatan Milin yang
berjarak seratus kilometer di bagian hilir Sungai Yarlung Zangbo.
Bangun Koperasi, Petani dan Penggembala Tibet Tempuh Kehidupan
Bahagia_fororder_9500049_1_6012_4e4a5da3-0fb3-4f1c-8b1c-96fb8f73595d
Pada 2016, Deji Wangmu pulang dari tempat berburuh ke kampung halamannya
di Dusun Tunbai. Selama menjadi buruh migran di luar kampung halaman,
Deji pernah bekerja sebagai pelayan kedai teh dan pemilik toko serta
pedagang grosir produk pertanian. Pengalaman petualangan itulah membantu
wanita ini berwawasan luas dan bertekad membuka bisnisnya di kampung
halaman. Setiba di desa, ia terinspirasi dari usaha pariwisata yang
berkembang pesat di desa tetangga. Pada hal Dusun Tunbai terletak di
tempat ideal untuk memantau lembah Sungai Yarlung Zangbo dan Gunung
Namjagbarwa. Akan tetapi, sayang sekali, keunggulan itu belum
dimanfaatkan sehingga taraf hidup penduduk di desanya pun jauh lebih
rendah dibanding penduduk di desa di sekitarnya.
Deji yang berambisi pun langsung mendatangi kelurahan desa dan
mengajukan rencana untuk mengembangkan kampung wisata ekologis.
Usulannya pun mendapat dukungan kuat dari kelurahan desa.
Bangun Koperasi, Petani dan Penggembala Tibet Tempuh Kehidupan
Bahagia_fororder_9500049_1_6012_fe10cf72-c40d-4feb-84c2-3122c2122953
Pada Maret 2018, Gongzundum Farm seluas 3.900 meter persegi resmi
dioperasikan. Pada 2019, pendapatan tahunan mencapai 2,6 juta yuan,
dengan laba bersihnya sebanyak 1,7 juta yuan.
Bisnis agrowisata Dusun Tunbai terus membaik dan telah menciptakan kian
banyak lowongan kerja bagi para penduduk. Pada musim wisata, Gongzumdum
Farm mempekerjakan hampir 50 penduduk dari desa, dengan gaji setiap
karyawan sebanyak 4.500 yuan per bulan.
Di Dusun Jiuba yang berjarak 36 kilometer dari kota Nyingchi, warga
setempat juga telah menempuh kehidupan bahagia melalui penanaman arbei.
Pada 2016, semua keluarga di Dusun Jiuba terlepas kemiskinan dengan
pendapatan per kapita sebanyak 38 ribu yuan.
Dusun Tunbai dan Dusun Jiuba mengembangkan industri yang sesuai dengan
ekosistem dan iklim lokal dan keberhasilannya telah membantu petani dan
penggembala setempat menempuh kehidupan yang sejahtera.
Siapa Bilang lansia Tidak Trendi? Tarian Rombongan Joget Lansia Ini
Viral di Medsos
http://indonesian.cri.cn/20200912/a6cc92b6-59c1-77d1-6e77-ef79b29786b2.html
2020-09-12 14:02:49
Kemeja putih ditemani rok maksi, sejumlah lansia tengah berjoget seirama
musik yang ngetrendi di medsos dan kalangan pemuda pemudi. Para lansia
yang bertari seru itu semuanya berasal dari sebuah rombongan dansa
bernama “Baisui Tiantuan”, yang secara harfiah bisa diartikan “rombongan
lansia berumur seratus tahun*”.*Mereka umurnya rata-rata 64 tahun.
Walaupun sudah pensiun, tapi kehidupannya tidak sepi malah semakin
bahagia berkat jaminan hidup yang memuaskan dan kebijakan pemerintah
yang memprioritaskan kepentingan para lansia.