Xi Jinping Harapkan Ilmuwan Tiongkok Berani Pikul Tanggung Jawab Historis

http://indonesian.cri.cn/20200912/cc0ad52d-10de-6b73-649f-1af2816e2d86.html
2020-09-12 11:14:37

Xi Jinping Harapkan Ilmuwan Tiongkok Berani Pikul Tanggung Jawab Historis_fororder_1126483997_15998360653311n

Presiden Tiongkok Xi Jinping Jumat kemarin (11/9) menggelar temu wicara dengan para ilmuwan untuk mendengarkan pendapatnya tentang pengembangan usaha iptek Tiongkok selama Repelita ke-14. Ia menekankan, saat ini Tiongkok tengah menghadapi perubahan mendalam, baik secara internal maupun eksternal. Pembangunan negara pada masa depan telah mengajukan permintaan yang lebih mendesak kepada inovasi teknologi. Ia berharap para ilmuwan dan tenaga iptek yang luas berani memikul tanggung jawab historis, dan terus giat bekerja untuk menjelajahi ilmu pengetahuan secara horizontal maupun vertikal.

Xi Jinping Harapkan Ilmuwan Tiongkok Berani Pikul Tanggung Jawab Historis_fororder_1126483997_15998355643241n

Xi Jinping menegaskan perlunya mengintensifkan penelitian dan pengembangan teknologi kunci yang dapat dicapai terobosan dan digunakan untuk menyelesaikan masalah yang mendesak, terutama melaksanakan penelitian teknologi yang bersifat strategis. Dalam hal ini, sistem Tiongkok yang unggul akan dioptimalkan dalam pembangunan sejumlah laboratorium tingkat nasional guna membentuk sistem laboratorium. Fungsi perguruan tinggi akan ditingkatkan dalam proses penelitian dan pengembangan teknologi krusial di bidang-bidang penting. Penelitian ilmu pengetahuan dasar akan terus ditingkatkan melalui penambahan pemasokan dana, dalam rangka menciptakan ekosistem penelitian sains yang kondusif bagi penelitian ilmu dasar. Pembinaan disiplin ilmu dasar yang melibatkan matematika, fisika, kimia dan ilmu biologi harus ditingkatkan. Reformasi sistem iptek negara juga akan dilakukan reformasi agar dapat lebih aktif bergabung dalam jaringan inovasi sedunia, sehingga kemampuan inovasi mandiri dapat terus ditingkatkan dalam proses keterbukaan.

Xi Jinping berpesan kepada para pekerja iptek Tiongkok agar berpegang teguh pada semangat yang memprioritaskan kepentingan nasional dan kepentingan rakyat, berani melakukan inovasi, rajin bekerja dan menekuni ilmu pengetahuan. Ia meminta pemerintah berbagai tingkat dan para kader sepenuhnya melaksanakan strategi pembangunan inovatif tingkat nasional, menghormati para tenaga ahli serta ilmu pengetahuan guna mendorong terciptanya semakin banyak hasil iptek dan inovasi yang dapat diwujudkan menjadi produktivitas riil untuk mendorong pembangunan negara.


 Kemenlu Tiongkok Sindir AS Seperti Perampok Soal Penjualan Bisnis
 TikTok di AS

http://indonesian.cri.cn/20200912/28a044fa-f199-a8c0-f9c8-2fc9a3ef7389.html
2020-09-12 11:17:39

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian dalam jumpa pers Jumat kemarin (11/9) menyatakan, AS harus segera mengoreksi kesalahannya, dan menghentikan penindasan tak beralasan terhadap perusahaan Tiongkok dan perusahaan negara lain.

Diberitakan, Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan memperpanjang batas waktu penjualan bisnis TikTok edisi internasional yang jatuh tempo pada Selasan pekan depan. Ia mengatakan, bisnis TikTok di AS harus dijual kepada perusahaan AS atau ditutup sama sekali dengan alasan keamanan.

Menanggapi hal itu, Zhao Lijian mengatakan, Tiongkok menentang ekstensi konsep keamanan negara dan penyalahgunaan kekuatan negara oleh AS dalam penindasan perusahaan negara lain. Tindakan AS tidak hanya melanggar prinsip pasar dan peraturan internasional, juga sama dengan penyangkalan terhadap ekonomi pasar dan prinsip persaiangan adil yang selalu disombongkan oleh AS.

Zhao Lijian menyatakan, Tiongkok tidak mengesampingkan kemungkinan untuk mengambil tindakan seperlunya untuk melindungi hak-hak sah yang dimiliki perusahaan Tiongkok.

Kirim email ke