Pamitan Febri Diansyah dari KPK Usai Kondisi Berubah
Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 07:19 WIB
https://news.detik.com/berita/d-5187412/pamitan-febri-diansyah-dari-kpk-usai-kondisi-berubah?single=1
9 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-5187412/pamitan-febri-diansyah-dari-kpk-usai-kondisi-berubah?single=1#comm1>
SHAREURL telah disalin
<https://news.detik.com/berita/d-5187412/pamitan-febri-diansyah-dari-kpk-usai-kondisi-berubah?single=1>
Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, melepas jabatannya sebagai jubir KPK.
Febri mundur usai pimpinan KPK terbaru hendak mencari juru bicara KPK
yang baru.Febri Diansyah yang memutuskan untuk mundur dari KPK (Foto:
Ari Saputra/detikcom)
*Jakarta*-
Keputusan berat diambil seorangFebri Diansyah
<https://www.detik.com/tag/febri-diansyah>. Kepala Biro Hubungan
Masyarakat (Kabiro Humas) KPK itu mengambil langkah untuk mundur dari
institusi yang membesarkan namanya.
"Dengan segala kecintaan saya pada KPK, saya pamit," kata Febri kepada
wartawan, Kamis (24/9/2020).
*Baca juga:*Ini Isi Lengkap Surat Pengunduran Diri Eks Jubir Febri
Diansyah dari KPK
<https://news.detik.com/berita/d-5186276/ini-isi-lengkap-surat-pengunduran-diri-eks-jubir-febri-diansyah-dari-kpk>
Pengunduran diri itu diajukan lewat surat sejak 18 September 2020. Dalam
surat yang diperoleh*detikcom*, Febri memaparkan kisahnya memulai karier
di KPK termasuk alasan akhirnya memutuskan mundur.
"Kondisi politik dan hukum telah berubah bagiKPK
<https://www.detik.com/tag/kpk>. Setelah menjalani situasi baru tersebut
selama sekitar sebelas bulan, saya memutuskan jalan ini, memilih untuk
mengajukan pengunduran diri dari institusi yang sangat saya cintai,
KPK," demikian bunyi surat pengunduran diri Febri Diansyah yang
diperoleh*detikcom*.
*Baca juga:*Mundur dari KPK, Febri Diansyah: Tak Ada Persoalan Pribadi
<https://news.detik.com/berita/d-5187131/mundur-dari-kpk-febri-diansyah-tak-ada-persoalan-pribadi>
Dalam surat itu, Febri juga menyampaikan harapan untuk KPK ke depannya.
Dia meminta maaf atas segala perbedaan pendapat selama bekerja sama di KPK.
"Kalau pun terdapat perbedaan pendapat atau ketersinggungan, Saya mohon
maaf. Semua itu tidak pernah saya tempatkan sebagai persoalan pribadi,
melainkan semata karena hubungan pekerjaan yang professional," ungkap Febri.
Febri mengaku akan tetap berjuang di jalur pemberantasan korupsi namun
dengan payung yang berbeda. Momentum revisi Undang-Undang KPK disebut
Febri sebagai titik balik hingga akhirnya keputusan berat itu diambilnya.
"Kurang lebih 1 tahun setelah revisi UU KPK disahkan di DPR, saya ingat
betul, 17 September 2019 revisi UU KPK disahkan tapi kami tidak langsung
meninggalkan KPK. Pada saat itu kami bertahan di dalam dan berupaya
untuk bisa berbuat sesuatu agar tetap bisa berkontribusi untuk
pemberantasan korupsi," kata Febri.
"Namun secara pribadi saya melihat rasanya ruang bagi saya untuk
berkontribusi dalam pemberantasan korupsi akan lebih signifikan kalau
saya berada di luar KPK tetap memperjuangkan dan ikut advokasi
pemberantasan korupsi," imbuhnya.
*Baca juga:*Profil Febri Diansyah yang Mundur dari KPK karena Kondisi
Berubah
<https://news.detik.com/berita/d-5186273/profil-febri-diansyah-yang-mundur-dari-kpk-karena-kondisi-berubah>
Mantan juru bicara KPK itu mengaku secara konkret akan membangun kantor
hukum publik yang menjamah isu-isu pemberantasan korupsi. Dia menepis
adanya persoalan pribadi di balik pengunduran dirinya itu.
"Sampai saat ini saya belum ajukan lamaran kerja ke mana-mana, saya
lebih concern pada pilihan saya bisa berkontribusi lebih di luar untuk
pemberantasan korupsi," katanya.
"Ada rencana, ada diskusi juga dengan beberapa orang teman untuk
membangun, rencana ke depan, membangun sebuah kantor hukum publik yang
concern pada advokasi antikorupsi khususnya advokasi terhadap korban
korupsi, kemudian perlindungan konsumen, selain jasa hukum lainnya yang
dilakukan dengan standar integritas," imbuh Febri.
Di sisi lain Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron merasa kehilangan. Namun dia
menghormati keputusan Febri.
*Baca juga:*Febri Diansyah Mundur, Novel Baswedan Singgung Dukungan
Pemerintah ke KPK
<https://news.detik.com/berita/d-5186572/febri-diansyah-mundur-novel-baswedan-singgung-dukungan-pemerintah-ke-kpk>
"Saya pribadi menghormati keputusannya untuk mundur dengan segala
pertimbangannya," ucap Ghufron.
"Saya merasa kehilangan dan KPK sebenarnya juga merasa kehilangan karena
bagaimana pun Mas Febri bagian dariKPK
<https://www.detik.com/tag/kpk>yang telah turut mengawal dan membesarkan
KPK. Namun kami menghormati keputusannya dan saya tetap berharap
walaupun yang bersangkutan di luar KPK akan tetap bersatu di titik
pemberantasan korupsi di Indonesia," imbuhnya.
*(dhn/dhn)*