Xi Jinping dan Raul Castro Saling Sampaikan Ucapan Selamat atas 60
Tahun Penjalinan Hubungan Tiongkok-Kuba
http://indonesian.cri.cn/20200928/cb992dc1-2174-4971-1e00-7aa4c36bd32e.html
2020-09-28 10:45:11
Hari ini (28/9), Sekjen Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT)
selaku Presiden Tiongkok, Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat atas 60
tahun penjalinan hubungan Tiongkok-Kuba masing-masing dengan Sekjen
Pertama Komite Sentral Partai Komunis Kuba Raúl Modesto Castro Ruz dan
Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel Bermúdez.
Xi Jinping dalam ucapan selamatnya menunjukkan, Kuba adalah negara
Amerika-Latin pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Republik
Rakyat Tiongkok (RRT). Selama 60 tahun ini, hubungan Tiongkok-Kuba
menahan ujian perubahan situasi internasional dan menjadi semakin kokoh.
Saling percaya politik Tiongkok-Kuba terus diperdalam, dan kerja sama
pragmatis kedua negara mencapai hasil yang bernas. Kedua negara
bahu-membahu dan saling membantu dalam melawan epidemi Covid-19
bersama, dan persahabatan tradisional kedua negara semakin ditingkatkan.
Xi Jinping mengatakan, dirinya sangat menghargai hubungan persahabatan
unik Tiongkok-Kuba, bersedia memelihara komunkasi erat dengan Raul
Castro, bersama-sama mendorong Tiongkok dan Kuba menjadi sahabat baik,
kawan baik dan saudara baik yang kekal abadi dengan memanfaatkan
kesempatan genap 60 tahun penjalinan hubungan kedua negara.
Xi Jinping dalam ucapan selamatnya kepada Diaz-Canel menunjukkan, selama
60 tahun ini, Tiongkok dan Kuba saling memahami, saling percaya, saling
mendukung, dan membentuk persahabatan yang mendalam. Dalam tahun-tahun
terakhir ini, kerja sama persahabatan Tiongkok-Kuba berkembang secara
menyeluruh dan mendalam. Kedua negara aktif membangun bersama “Sabuk dan
Jalan”, dan ini mendatangkan keuntungan yang sungguh-sungguh kepada
rakyat kedua negara. Tiongkok dan Kuba bahu-membahu dan saling membantu
dalam perang melawan epidemi Covid-19, dan telah menulis lembaran baru
persahabatan rakyat kedua negara. Xi Jinping mengatakan, dirinya
mementingkan perkembangan hubungan Tiongkok-Kuba, bersedia bersama
Diaz-Canel terus memperdalam saling percaya politik, memperluas kerja
sama pragmatis di berbagai bidang demi dengan lebih baik menyejahterakan
kedua negara dan kedua bangsa.
Raul Castro dalam ucapan selamatnya menyatakan, Kuba adalah negara
Amerika-Latin pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Tiongkok
dan selalu memelihara persahabatan yang tulus dengan Tiongkok bagaikan
saudara, Partai Komunis Tiongkok dan rakyat Tiongkok. Pihak Kuba
menyampaikan terima kasih kepada Tiongkok atas dukungannya, dan yakin
persahabatan Tiongkok-Kuba akan diteruskan dari generasi ke generasi dan
berlanjut dengan kekal abadi.
Diaz-Canel menyatakan, persahabatan Kuba-Tiongkok telah menahan ujian
waktu. Kedua pihak selalu memandang prestasi yang dicapai pihak lain
dalam pembangunan sosialis sebagai prestasi dirinya sendiri. Di hadapan
epidemi Covid-19, Kuba dan Tiongkok mengupayakan solidaritas dan
koordinasi, memusatkan sumber daya untuk menyelamatkan jiwa, mengambil
tindakan pencegahan dan pengendalian yang ilmiah, dan mengadakan kerja
sama internasional. Pihaknya bersedia terus memperkokoh persahabatan
tradisional Kuba-Tiongkok, dan memperluas kerja sama di berbagai bidang.
Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Perdana Menteri Kuba Manuel
Marrero Cruz hari ini juga saling menyampaikan ucapan selamat.
Wang Yi dan Rodriguez Saling Ucapkan Selamat atas Genap 60 Tahun
Pengalangan Hubungan Diplomatik Tiongkok-Kuba
http://indonesian.cri.cn/20200928/b877af8f-12b3-468d-c308-4a1449372100.html
2020-09-28 15:20:15
Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dan
Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez Parrilla hari ini (28/9) saling
mengirim surat ucapan selamat atas genap 60 tahun penggalangan hubungan
diplomatik Tiongkok-Kuba.
Wang Yi dalam suratnya menyatakan, selama 60 tahun ini, hubungan
Tiongkok-Kuba telah mencapai kemajuan pesat, saling percaya politik
adalah kokoh dan mendalam, komunikasi dan kerja sama di berbagai bidang
mencapai hasil yang bernas, kedua negara saling mendukung dalam urusan
internasional dan regional. Hubungan Tiongkok-Kuba telah menjadi teladan
kerja sama dan solidaritas antar negara berkembang. Wang Yi menyatakan
kesediaannya untuk berupaya bersama Menlu Kuba Bruno Rodriguez Parrilla
meningkatkan koordinasi dan komunikasi, mengimplementasi kesepahaman
penting yang dicapai pemimpin kedua negara, meningkatkan komunikasi
antara kementerian luar negeri Tiongkok-Kuba, mendorong hubungan
bilateral demi mewujudkan kemajuan baru pada titik tolak historis baru,
sementara terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi strategis, dan
memberikan kontribusi penting dalam mendorong perdamaian dan pembangunan
dunia.
Rodriguez dalam suratnya menyatakan, pada saat genap 60 tahun
penggalangan hubungan diplomatik Kuba-Tiongkok, ia mengucapkan selamat
hangat kepada Anggota Dewan Negara Tiongkok Wang Yi. Kuba bersedia terus
mendorong dialog dan kerja sama politik antara kementerian luar negeri
Kuba-Tiongkok, meningkatkan saling koordinasi dan dukungan kedua negara
di dalam urusan internasional yang berkaitan dengan kepentingan bersama
kedua pihak.