Ya, mestinya kan begini. Dulu itu universitas-universitas
kalau dapat pertanyaan dari perusahaan mereka beri
jawabannya dengan cuma-cuma. Kalau sekarang ditarik
ongkos, apalagi kalau minta diselidiki bagaimana sesuatu
dapat dibuat.
Jadi perlulah Lembaga Pendidikan dan Latihan di berbagai
bidang supaya pengetahuan dan teknologi dapat cepat
berkembang. Sekolah2 juga perlu dilengkapi kebun supaya
pelajaran botani dapat dipraktekkan juga lab. sederhana
untuk teknik. Di Indonesia itu ada sekolah2 yang hebat2,
murid yang berbakat dibimbing khusus untuk memenangkan
pertandingan olimpiade di berbagai bidang. Yang menang
tidak usah bayar sekolah, namanya dipasang di spanduk
di tengah jalan. Sekolahnya jadi terkenal, gampangan
dapat donasi dan uang bangku dan sekolah bisa dinaikkan....
Anak2 kelas 6 SD saja sudah ikuti kursus luar di bidang
automatisering dan robotic. Benar2 kemajuan luar biasa, tetapi
terbatas pada anak2 tertentu, yang orang tuanya sanggup
bayar kursus itu.
Lha, yang jomplang seperti ini perlu dibantu dengan Diklat.

Op wo 14 okt. 2020 om 02:13 schreef ChanCT [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Program inkubator bisnis juga sejalan dengan prinsip UU Cipta Kerja yang
> mendorong lahirnya wirausahawan untuk menggerakkan perekonomian di Tanah Air
> Jakarta (ANTARA) - Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta di bawah
> Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar program unggulan inkubator
> bisnis guna menumbuhkan wirausaha baru.
>
> “Tujuannya adalah membina dan mempercepat pengembangan bisnis melalui
> rangkaian program permodalan yang diikuti dukungan kemitraan atau pembinaan
> elemen bisnis lainnya dengan tujuan menciptakan dan mengembangkan usaha
> baru yang mempunyai nilai ekonomi dan berdaya saing tinggi,” kata Menteri
> Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangan resmi
> di Jakarta, Selasa.
>
> Tahun ini BDI Jakarta meluncurkan program inkubator bisnis bertajuk BDI
> Jakarta Signature 2020. Hal itu akan menjadi ajang untuk menjalin sinergi
> antara antara pemerintah dan wirausaha baru, serta calon tenaga kerja
> industri dan mitra industri.
>
> Tujuannya adalah untuk bersama-sama mengembangkan, membangun, dan
> meningkatkan SDM industri yang terampil sehingga berperan bagi perekonomian
> nasional.
>
> *Baca juga: Tekan angka pengangguran, Kemenperin gulirkan Program Diklat 3
> in 1
> <https://www.antaranews.com/berita/1780817/tekan-angka-pengangguran-kemenperin-gulirkan-program-diklat-3-in-1>*
>
> “Program inkubator bisnis juga sejalan dengan prinsip UU Cipta Kerja yang
> mendorong lahirnya wirausahawan untuk menggerakkan perekonomian di Tanah
> Air,” papar Menperin.
>
> Kepada para *tenant*, Menperin berpesan untuk selalu menjaga kesehatan,
> menaati protokol kesehatan dimanapun berada, dalam mengikuti inkubator
> bisnis dengan tertib dan aktif.
>
> “Sektor industri diharapkan dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru
> sekaligus bertransformasi dalam memanfaatkan peluang adanya pandemi saat
> ini,” ujar Menperin.
>
> Kepala BDI Jakarta Hendro Kuswanto menyampaikan seiring perkembangan era
> Industri 4.0, BDI Jakarta menyiapkan SDM industri yang mampu menerapkan
> teknologi digital. Sebab, pemanfaatan teknologi akan mendorong peningkatan
> produktivitas di sektor industri serta menciptakan inovasi unggulan.
>
> *Baca juga: Menperin: Revolusi Industri 4.0 tuntut SDM industri cepat
> beradaptasi
> <https://www.antaranews.com/berita/1719166/menperin-revolusi-industri-40-tuntut-sdm-industri-cepat-beradaptasi>*
>
> “Ke depan, kami ingin membuat *mini factory* yang akan memberikan
> gambaran alur proses di industri garmen, mulai dari penerimaan bahan baku
> sampai barang jadi yang siap dipasarkan,” terangnya.
>
> *Mini factory* tersebut akan berisi mesin-mesin seperti yang digunakan
> dalam industri garmen, antara lain mesin potong otomasi, mesin *metal
> detector*, meja sablon, *screen sablon*, *printer sablon*, *mini border*,
> mesin press, dan mesin *steam sealing*.
>
> Di samping itu, BDI Jakarta juga akan mengembangkan fasilitas perpustakaan
> yang menjadi sarana edukasi untuk menampilkan berbagai macam jenis tekstil
> dan produk tekstil beserta turunannya. Bahkan, turut menampilkan
> produk-produk hasil pelatihan yang selama ini telah dilaksanakan oleh BDI
> Jakarta.
>
> *Baca juga: Kemenperin gelar Diklat 3 in 1 serentak di 7 balai
> <https://www.antaranews.com/berita/1718318/kemenperin-gelar-diklat-3-in-1-serentak-di-7-balai>*
>
> “Namun, yang saat ini sedang berjalan, BDI Jakarta tengah mengaplikasikan 
> *smart
> office* pada area kantor dan area asrama sehingga menjadi lebih efisien
> dan dapat memperkenalkan teknologi yang terintegrasi internet kepada
> seluruh peserta diklat,” imbuhnya.
>
> Pencapaian BDI Jakarta pada 2019, telah berhasil mencetak lulusan tenaga
> kerja industri TPT yang kompeten sebanyak 10.525 peserta yang di tempatkan
> di berbagai mitra industri garmen. Selain itu, BDI Jakarta juga telah
> membina wirausaha industri di bidang batik, *custom made*, dan *shibori*.
>
> Sejak 2013, BDI Jakarta telah bekerja sama dengan 104 perusahaan tekstil
> dalam melaksanakan Diklat 3in1. Pelaksanaan Diklat 3in1 juga dilakukan
> dengan menggandeng Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Organisasi
> Pekerja Garmen Indonesia (OPGI).
>
> *Baca juga: Cetak SDM industri animasi, Kemenperin kembali gelar diklat
> <https://www.antaranews.com/berita/1636870/cetak-sdm-industri-animasi-kemenperin-kembali-gelar-diklat>*
>
> Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
> Editor: Risbiani Fardaniah
>
> 
>

Kirim email ke