CDC: Virus Corona Ditemukan Di Kemasan Makanan Beku Melalui Rantai
Dingin di Qingdao
http://indonesian.cri.cn/20201018/61b0c475-aacb-8bf1-7e33-4f5cc788c0be.html
2020-10-18 16:10:12
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok dalam
pengumuman di situs webnya pada 17 Oktober kemarin mengatakan, dalam
proses penyelidikan sumber wabah covid-19 di Qingdao baru-baru ini,
pihaknya mendeteksi virus corona yang masih hidup dalam sampel kemasan
luar ikan kod beku impor yang diangkut oleh buruh setempat. Inilah
pertama kali menemukan virus corona hidup pada kemasan luar makanan beku
rantai dingin, hal ini membuktikan orang yang berkontak dengan kemasan
luar yang kena virus corona dapat terinfeksi wabah Covid-19.
CDC Tiongkok menyatakan, pihaknya menemukan virus hidup pada kemasan
luar makanan beku rantai dingin, telah membuktikan bahwa virus dapat
hidup dalam waktu relatif panjang pada kemasan barang dalam syarat
khusus transportasi rantai dingin, jadi ada kemungkinan bahwa virus
corona dapat disebarkan ke wilayah dari jarak jauh via transportasi
rantai dingin. Dalam syarat tertentu, virus yang hidup pada kemasan
barang mungkin akan menular pada mereka yang mudah terinfeksi dan tidak
melakukan pencegahan efektif, kelompok orang yang beresiko terinfeksi
ialah petugas transportasi barang beku rantai dingin.
CDC menyatakan, sekarang pihaknya sudah melakukan pendeteksian terhadap
makanan beku rantai dingin. Terhitung sampai 15 September yang lalu, di
antara 2,98 juta hasil tes asam nukleat yang diserahkan dari 24 provinsi
di seluruh Tiongkok, hanya 22 sampel positif, sebelumnya pihaknya belum
pernah menemukan virus hidup.
Ketegasan dan Efisiensi di Balik Angka,
Perbandingan Tiongkok dan AS dalam Perlawanan COVID-19
http://indonesian.cri.cn/20201018/f8b2e418-43e0-9002-acb3-e36884c4ad19-3.html
2020-10-18 14:20:42
Ketegasan dan Efisiensi di Balik Angka, Perbandingan Tiongkok dan AS
dalam Perlawanan COVID-19_fororder_青岛7
<http://indonesian.cri.cn/20201018/f8b2e418-43e0-9002-acb3-e36884c4ad19-2.html>
Pada 16 Oktober 2020, kota Qingdao menyelesaikan pengambilan sepesimen
terhadap semua warga dengan jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 10,78
juta. Kesemua ini dirampungkan dalam waktu 5 hari. Kecuali kasus-kasus
yang terdeteksi sebelumnya, tidak ditemukan kasus infeksi yang baru
dalam pengetesan selanjutnya.
Ketegasan dan Efisiensi di Balik Angka, Perbandingan Tiongkok dan AS
dalam Perlawanan COVID-19_fororder_青岛2
Masih pada 16 Oktober, data dari Universitas Johns Hopkins, AS,
menunjukkan bahwa jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di seluruh wilayah
AS menembus 8 juta kasus, dengan angka kematian total sebanyak 218 ribu
orang.
Ketegasan dan Efisiensi di Balik Angka, Perbandingan Tiongkok dan AS
dalam Perlawanan COVID-19_fororder_青岛4
Situs web CNN AS melaporkan, 12 kasus positif yang terdeteksi di Qingdao
belum lama yang lalu menimbulkan perhatian tinggi otoritas setempat.
Mereka segera melakukan pemeriksaan massal terhadap 9 juta warga.
Tindakan-tindakan positif tersebut berhasil menekan tambahan kasus
COVID-19 di Tiongkok dalam jumlah yang sangat rendah, sehingga
masyarakat dapat kembali ke kehidupan normal secepatnya. Pada liburan
panjang antara 1 Oktober hingga 8 Oktober lalu, badan pariwisata
Tiongkok mencatat sebanyak 600 juta kunjungan dari wisatawan domestik.
Ketegasan dan Efisiensi di Balik Angka, Perbandingan Tiongkok dan AS
dalam Perlawanan COVID-19_fororder_青岛5
Protokol kesehatan yang ketat, cepat dan masif yang dilakukan Tiongkok
merupakan fondasi kuat yang menjamin Tiongkok dapat selekasnya
mengendalikan wabah serta memulihkan operasi ekonomi dan sosial. Hal ini
tentunya tidak terpisahkan dari ketangkasan pemimpin Tiongkok yang
berani mengambil kebijakan dan tindakan tegas untuk membalikkan situasi
ketika wabah mulai merajalela di Tiongkok. Hal ini juga memperlihatkan
efisiensi tinggi pemerintah Tiongkok yang terbukti kuat dalam melakukan
mega proyek dengan mengerahkan seluruh masyarakat untuk bersatu padu.
Dari penguncian kota Wuhan hingga pemeriksaan massal terhadap
masyarakat, pemerintah berbagai tingkat Tiongkok telah menunjukkan
kemampuan mobilisasi dan koordinasi serta pelaksanaan yang luar biasa,
sekaligus sikapnya yang menghormati sains.
Ketegasan dan Efisiensi di Balik Angka, Perbandingan Tiongkok dan AS
dalam Perlawanan COVID-19_fororder_青岛6
Pandemi COVID-19 di samping membawa krisis kepada dunia, juga
mendatangkan ujian besar kepada para pemimpin mancanegara, di mana
pemimpin AS telah menjadikan krisis sebagai tragedi. Pada awal pandemi
COVID-19 mewabah, AS gagal melakukan pengetesan virus secara efektif,
bahkan tidak bisa memberikan alat pelindung pokok kepada para tenaga
kesehatan maupun masyarakat. Pemeriksaan virus yang dilakukan AS pada
hari-hari kemudian juga dinilai tertinggal jika dibandingkan laju
penularan virus corona. Kebijakan AS yang inefisiensi dan mudah berubah
telah sangat merugikan AS yang berkali-kali kehilangan peluang emas
untuk mengendalikan penyebaran virus di negerinya.
Ketegasan dan Efisiensi di Balik Angka, Perbandingan Tiongkok dan AS
dalam Perlawanan COVID-19_fororder_mei6
AS sebenarnya memiliki banyak sumber dan keunggulan dalam menghadapi
krisis. Selain punya manufaktur yang kuat, AS juga memiliki sistem
penelitian kedokteran yang kuat serta cadangan ilmu pengetahuan yang
melimpah di bidang-bidang kesehatan publik, kebijakan kesehatan serta
ilmu biologi. AS selama ini terkenal dengan terapi maupun protokol
pencegahan yang kondusif. Akan tetapi, gara-gara pertimbangan politik,
pemerintah AS dari awalnya terus meremehkan risiko penularan virus
corona, sengaja mengabaikan sains, dan menyombongkan kemampuannya untuk
menghadapi krisis. Ketika wabah virus corona benar-benar terjadi, para
pemimpinnya gagal memperlihatkan kepemimpinannya yang kuat sebagai
negara besar, malah terus menimpakan kesalahannya kepada negara lain dan
memfitnah perlawanan wabah sehingga jumlah kasus positif di AS terus
melonjak untuk berkutat di peringkat pertama di dunia.
Ketegasan dan Efisiensi di Balik Angka, Perbandingan Tiongkok dan AS
dalam Perlawanan COVID-19_fororder_mei