Ass.wr.wb.
Mohon maaf jika tulisan yang hanya merupakan renungan yang
cukup mengganggu pikiran saya ini tidak berkenan dihati anda.
Saya udah cukup lama mengikuti GM2020 ini tapi hanya pasif,
selain kesibukan, saya juga minder karena tidk bisa menulis dengan baik.
Dari banyak bukiu-buku yang saya baca tentnag pengambangan
dri, psikologi populer, kepemimpinan dll sering kita dihadapakan pada satu
masalah bahwa hanya sebagian kecil orang di dunia ini yang bisa menjalani hidup
di atas rata-rata. Trus termasuk di manakah golongan manakah saya??? Pertanyaan
ini selalu mengganggu saya.
Dan tanda tanya besar saya yang kedua apakah jumlah yang di
perkirakan hanya 3% ini bisa bertambah
besar,menjadi 4% atau 10 bahkan 50%???
Beberapa bulan yang lalu, saya ketemu teman lama dari makassar, perbincangan
kami sangat membuat saya bertanya-tanya apakah ini
penyebab kenapa banyak orang di Indonesia
hidup dalam kondisi miskin, menurut teman saya, penyebab utamanya adalah karena
(maaf) BANYAK ORANG HIDUP DENGAN POLA ORANG MISKIN.
Dan yang membuat saya kaget,dsaya termasuk dalam pola ini, yaitu pola hidup
konsumtif. dimana biasanya rata-rata apalagi kalau kita bicara orang gorontalo,
kerja setahun untuk dihabiskan di hari raya.
teman saya ini baru saja mengikuti pendidikan financial planning, dimana di
situ dia di ajarkan bagaimana mengelola keuangan dengan baik melalui pos N, D,
W, S, I.
hal utama yang ditegaskan oleh teman saya, maksimal hutang yang menjadi
tanggungan kita yang bisa kita mabil adalah tidak bisa lebih dari 30%
penghasilan perbulan, tapi banyak orang yang bahkan memiliki hutang
lebih dari 30%.
terpikir oleh saya, semua orang butuh tau tentang pengelolaan keuangan dan
perencanaan keuangan pribadi dengan baik, tapi sayangnya hal tersebut sangat
sulit di dapatkan, sehingga selama ini banyak orang terpola dengan kehidupan
yang konsumtif.
saya punya pikiran, bagaimana jika melalui GM2020 ini saya bisa punya satu
kumpulan atau komunitas yang peduli tentang perencanaan finansial yang mungkin
bisa membantu daerah kita, karena jika banyak yang sadar, mungkin kita bisa
memberikan angin segar bai pekembangan daerah.
sekian dulu tulisan ini, semoga bermanfaat dan nantinya ada yang bisa
menggapinya