mba Eva yang baik. Saya jadi makin penasaran dan makin tertarik dengan Konsep awal yang di paparkan mengenai : penghasilan kita kedalam 5 pos N = needs D = debts W = Wants S = Saving I = Investasi.
Cuman Perlu pemaparan lebih detail lagi mengenai ke 5 POS diatas, agar saya pribadi dan teman2 di Milist ini bisa lebih paham konsep 5 POS di atas. Dan saya yakin akan banyak yang sangat senang dan antusias jika memang benar setelah mengikuti Konsep tersebut dapat membawa angin segar dalam Ekonomi Kehidupan Pribadi dan tentu saja ini merupakan bagian dari salah satu Visi dan Misi pendirian Milist ini adalah Sharing yang saling menguntungkan. Mengenai MLM mungkin banyak yang akan apriori dengan kata MLM, bahkan banyak akan berkata "OHHH BO HANYA MLM" bagi sebagian orang yang pernah menggeluti MLM dan gagal pasti akan skeptis dengan MLM, apalagi bagi yang belum pernah menjalankannnya dan hanya selalu mendengar kegagalan demi kegagalan orang lain, tentu saja orang tersebut akan merasa .... anti MLM. Padahal tdk semua MLM tdk bagus. Semua MLM pada dasarnya bagus tp Strategi Bisnisnya berbeda-beda. Di Butuhkan waktu, Kesabaran serta Dukungan dari Keluarga untuk bisa menjalankan dan Fokus dalam MLM, karena untuk saat ini jika kita mau membuka usaha tentu saja butuh Modal Besar Minimal 30 JUTA, tp di MLM modal utama adalah "Mental,Kesabaran dan Semangat" Duit nomor 2. Saya pribadi sudah pernah terjun di MLM tp bagi saya masih gagal, saya sadar kegagalan saya karena waktu sangat sempit utk bisa Fokus, dan Kurang melakukan Follow UP terhadap yang sudah memberikan Janji dan masih banyak lagi Faktor yang membuat Gagal. Setelah 4 Tahun saya vacum di Dunia MLM awal 2008 ada yang menawarkan Bisnis MLM, awalnya saya menolak, tp karena faktor terpaksa saja karena yang menawarkannnya adalah tante saya sendiri dan rasa tidak enak saja akhirnya saya daftar saja.Dan yang menjalankan MLM tersebut saya serahkan kepada istri saya karena Bisnis MLM tersebut memang Lebih banyak Segmentnya adalah wanita Product "ORIFLAME" di bulan pertama saya mencoba membuktikan Kemampuan utk merekrut Downline, alhamdulillah Pertama Gabung dengan Koneksi jaringan saya miliki bisa memiliki Downline 15 Orang, dengan Komisi masih sangat Kecil 400 Ribu Tapi perlu saya patut syukuri bahwa ternyata ada hasilnya. Saat ini Downline saya telah berjumlah 35 orang "Gorontalo, Kendari, Yogya, Makassar" Tapi sayang semuanya Kurang Aktif..... karena kurangnya koordinasi di sebabkan dalam 2 bulan terakhir ini saya sangat sibuk. Ada tawaran dari teman saya MELIANA, TAHITI NONI semua masih saya pending semuanya bagus... karena saya masih fokus pada sesuatu. heheh koq cari curhat.... yach....... sorii mba eva...... mungkin ke depan mba Eva bs kase sharing ke saya mengenai Konsep 5 POS tersebut yang bisa membawa perubahan. sekali lagi terima kasih... semoga semua anggota Milist bs sukses dalam segala hal. Wassalam Taufik Polapa --- On Wed, 7/9/08, eva putri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: eva putri <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [GM2020] FINANSIAL PLANING (mohon tanggapannyae) To: [email protected] Date: Wednesday, July 9, 2008, 8:11 PM mas taufik.. makasih atas tanggapannya, saya sangat senang anda mau menanggapai. yang saya maksud financial planning disini adalah bagaimana cara mengatur dan merencanakan keuangan kita. ada dua cara untuk kita bisa memperbesar perndapatan kita, yang pertama adalah dengan menambah dan yang kedua adalah dengan mengatur. nah, banyak orang yang kadang bingung dengan kedua-duanya, mengharap gaji, kita tidak bisa menambah, mengharap mengatur, kita pun tidak tau mengatur. dari pemahaman saya, untuk pengaturan keuangan, kita harusnya bisa membagi penghasilan kita kedalam 5 pos N = needs D = debts W = Wants S = Saving I = Investasi. setiap bulan ketika kita menerima gaji, kita harus membagi kedalam 5 pos tersebut, dan kita HARUS menabung di awal. sekarang saya baru belajar juga menerapkannya, tapi dari beberapa bulan ini saya merasa lebih baik mengenai keuangan saya. saat ini saya sudah mencari-cari tampat pelatihan atau pendidikan mengenai perencanaan keuangan, kemudian saya di sarankan tempat kursus teman saya namanya BIC. saya udah menanyakan apa bisa mereka mengadakan kursus, seminar atau pelatiha di gorontalo, dan mereka bersedia tapi ada minimum peserta yang harus di penuhi, hal ini yang membuat saya sampai saat ini belum bisa mengikuti pelatihan financal planning secara langsung, padahal waktu membaca brosurnya saja saya udah merasakan manfaat untuk diri saya. membahas tentang bagaimana memberdayakan potensi diri,saya merasa salut dengan anda yang sudah menyadarinya, kata kasar saya (mohon maaf) "kita tidak akan kenyang dengan gengsi" mmg benar, kta harus bisa mengambangkan diri kia sampai tanpa batas. sebenarnya kita bisa menjadi seorang entrepreneur yang baik dan memulai dari nol, kalau saya pribadi, saya saat ini sedang menggeluti suatu bidang usaha, tapi mengenai konsep MLM saya cukup mendukung dan menganggap itu adalah suatu hal yang baik dan merupakan profesi yang diprediksi akan berkembang nantinya, karena saya melihat akhir-akhir ini banyak sekali MLM yang bermunculan. untuk pembahasan mengenai bagimana cara menambah teruama jika anda meninjau dari sudut MLM, mugkin bisa kita sharing tidak di milis ini karena kala saya tidak sala ingat katanya tidak bisa bicara tentnag MLM dan lain-lain, saya takutnya perbedaan sudut pandang menanggapai membuat ada yang berpikir saya lagi promosi padahal sama sekali tidak. trima kasih atas tanggapannya. --- On Thu, 7/10/08, Taufik Polapa <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Taufik Polapa <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [GM2020] FINANSIAL PLANING (mohon tanggapannyae) To: gorontalomaju2020@ yahoogroups. com Date: Thursday, July 10, 2008, 9:46 AM Mba Eva,,, sebenarnya saran dari Mba Eva mengenai Finansial Planning ini sangatlah bagus,,,, tak usah jauh sampai utk daerah kita, Cukup utk diri kita sendirilah dahuli. Jika kita berhasil dari Lingkungkan kita sendiri barulah kita memikirkan daerah kita. Nah boleh tahu nggak Konsepnya mengenai FINANSIAL PLANNING yang di maksud ? Apakah semacam MLM or Pengaturan Kuangan RT atau apa ? Karena memang saat ini saya pribadi merasakan dengan Naik BBM Kebutuhan makin meningkat di satu sisi kita di paksa utk berpikir mencari tambahan penghasilan dari luar. Di luar Penghasilan Pokok. Karena di khawatirkan jika berharap dari GAJI akan terjadi tindakan KKN, jadi perlu adanya pemberdayaan Diri dan mengeluarkan SDM dalam diri kita sendiri utk bisa menciptakan Duit mengalir terhadap Kita. Tapi permasalahannnya saat ini banyak orang gtlo berkata "Gengsi Mo Pate" nah itu yang menghambat orang gtlo umumnya bisa sukses.... trus mungkin ada Solusi yang bisa di Sharing di Milist ini utk bs membuat kita lebih terbuka pemahaman mengenai Upgrade SDM yang kita miliki saat ini ? Karena tanpa Keinginan yang kuat dari diri kita sendiri maka kita hanya akan menjadi Orang yang biasa-biasa saja. Mohon Maaf... Wasalam Taufik Polapa --- On Wed, 7/9/08, eva putri <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: eva putri <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: [GM2020] FINANSIAL PLANING (mohon tanggapannyae) To: gorontalomaju2020@ yahoogroups. com Date: Wednesday, July 9, 2008, 7:36 PM Ass.wr.wb. Mohon maaf jika tulisan yang hanya merupakan renungan yang cukup mengganggu pikiran saya ini tidak berkenan dihati anda. Saya udah cukup lama mengikuti GM2020 ini tapi hanya pasif, selain kesibukan, saya juga minder karena tidk bisa menulis dengan baik. Dari banyak bukiu-buku yang saya baca tentnag pengambangan dri, psikologi populer, kepemimpinan dll sering kita dihadapakan pada satu masalah bahwa hanya sebagian kecil orang di dunia ini yang bisa menjalani hidup di atas rata-rata. Trus termasuk di manakah golongan manakah saya??? Pertanyaan ini selalu mengganggu saya. Dan tanda tanya besar saya yang kedua apakah jumlah yang di perkirakan hanya 3% ini bisa bertambah besar,menjadi 4% atau 10 bahkan 50%??? Beberapa bulan yang lalu, saya ketemu teman lama dari makassar, perbincangan kami sangat membuat saya bertanya-tanya apakah ini penyebab kenapa banyak orang di Indonesia hidup dalam kondisi miskin, menurut teman saya, penyebab utamanya adalah karena (maaf) BANYAK ORANG HIDUP DENGAN POLA ORANG MISKIN. Dan yang membuat saya kaget,dsaya termasuk dalam pola ini, yaitu pola hidup konsumtif. dimana biasanya rata-rata apalagi kalau kita bicara orang gorontalo, kerja setahun untuk dihabiskan di hari raya. teman saya ini baru saja mengikuti pendidikan financial planning, dimana di situ dia di ajarkan bagaimana mengelola keuangan dengan baik melalui pos N, D, W, S, I. hal utama yang ditegaskan oleh teman saya, maksimal hutang yang menjadi tanggungan kita yang bisa kita mabil adalah tidak bisa lebih dari 30% penghasilan perbulan, tapi banyak orang yang bahkan memiliki hutang lebih dari 30%. terpikir oleh saya, semua orang butuh tau tentang pengelolaan keuangan dan perencanaan keuangan pribadi dengan baik, tapi sayangnya hal tersebut sangat sulit di dapatkan, sehingga selama ini banyak orang terpola dengan kehidupan yang konsumtif. saya punya pikiran, bagaimana jika melalui GM2020 ini saya bisa punya satu kumpulan atau komunitas yang peduli tentang perencanaan finansial yang mungkin bisa membantu daerah kita, karena jika banyak yang sadar, mungkin kita bisa memberikan angin segar bai pekembangan daerah. sekian dulu tulisan ini, semoga bermanfaat dan nantinya ada yang bisa menggapinya

