Wah, kalo ngomongin konsep agama, sih. Saya bisa dibejeg-bejeg sama yang agamis, nih - -" Masalahnya, saya lebih memandang agama sebagai bentuk admirasi dan ucapan terimakasih pada sang sumber, sang prima causa. Sang genesis, energi asal-muasal yang bukan kreasionis. Mungkin, pembimbingan sikap baik-buruk dan hal-hal lainnya hanya perpanjangan fungsi dari ini.
Tapi, sebagus apapun konsep awal, praktek di lapangan masih harus berhadapan dengan kondisi-kondisi tertentu, kan? Banyak yang tidak senang perbedaan, lebih banyak lagi yang malas mengurusi itu, ditambah lagi penyalahtafsiran ajaran lama. Mungkin kendala bahasa, atau waktu yang terlalu lama, atau sifat manusia. Tapi, tetap saja, konsep yang paling universal adalah korelasi. Keterkaitan. Duh, mas. Lagi-lagi ngobrolin ini di topik yang tidak berkaitan. Jadi ngerasa OT, nih :( --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Quote: ** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will become scientific. Disagreements between science and religion will come to an end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are derived from the same source, and are only modifications of the One Universal Energy ** Milis HU Internasional: http://health.groups.yahoo.com/group/harmonization-universal -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
