Apa yang terjadi di Gaza sungguh tidak bisa diterima atas nama keadilan dan
kemanusiaan. Sunguh mulia mengirimkan energy positif dan doa kepasa korban2
tak berdosa yang teraniaya.

Mungkinkah selain mengirimkan energy positif ke Gaza, kita juga titip doa
buat orang2 di Irak? Atau di selatan Georgia yang diserbu oleh Rusia?

Tidakkah bisa kita semua juga mengirimkan energy positif buat para pejabat
supaya mereka berhenti korupsi dan menganiayak rakyatnya dengan segala macam
kebijakan yang justru menyengsarakan rakyatnya?

Tidakkah bisa kita mengirimkan energy positif buat para polisi dan tentara
di pelosok nusantara tercinta, supaya mereka berhenti membunuh dan menyiksa
rakyat miskin yang tak bersenjata? yang senjatanya hanyalah cangkul dan
kebodohan.

Masyarakat Suluk di  Bengkalis, Riau sana, baru saja diserbu polisi-polisi
bersenjata, 2 orang terbunuh, lainnya luka2 dan rumah serta ladang mereka
dihancurkan. Mungkinkah mengirimkan  energy positif buat PT Arara Abadi
(anak PT Sinar Mas Groups) untuk berhenti memperkaya diri sendiri dan
mendukung kekerasan terhadap orang2 yang pada dasarnya sudah tak berdaya?

Mungkinkah mengirim energy positif buat PT Freeport supaya berhenti
menghancurkan lingkungan di Papua dan membunuh orang Amungme dan Komoro?

Tidak bisakah kita mengirim doa buat perempuan-perempuan yang
diperdagangkan? Atau kepada mereka yang terpaksa menjual diri demi sesuap
nasi? Termasuk kepada mereka yang terpaksa berangkat menjadi TKW..

Tidak bisakah kita mengirim doa kepada para tuan-tuan dan nyonya-nyonya di
manapun berada supaya berhenti menyiksa pembantunya?

Kalau Gaza yang jauh disana bisa terjangkau doa dan energy positif, saya
rasa  orang2 teraniaya di tanah air sendiri tidaklah tak terjangkau.

Mohon petunjuk..

salam

rukka


2009/1/8 dohan satria <[email protected]>

> Rasanya Tidak  ada yg jdi masalah,..ungkapkan saja,.TOH  bukan utk mencari
> pembenaran bukan,..?
> Semua tetap damai selama tdk ada penilian,.anggapan,....maupun
> kesimpulan..
> Apapun itu bentuknya bila sebuah Kuasa menjadi Kekuasaan ,..akan saling
> menghancurkan,,
>
> Alangkah Bijaknya biasa sebuah Kuasa dijadikan sebuah Pelayanan untuk
> Sesama,...
>
> Palestina Israel memiliki nafas kehidupan demikian,.bersyukur sekali Nafas
> Nusantara memiliki Nafas Kehidupan yang Menjaga meski  sangat tidak pernah
> disadari ,..disukuri.,...
> .Doa tetap kita panjatkan dgn melihat mereka sbg bagian Jiwa,..bukan dri
> sisi issue agama,.
> Masih masing Komunitas akan Nafas Hidup dan Kehdiupan yang membawa
> keberadaan ,....masing masin yang akan meoreh SUKERTA ke anak cucu
> kelak,....Ada jalur tersembunyi yang menjadikan demikian,...
> Esensi Kehidupan,,,masa lalu disadari atau tidak ,.....itlah Hidup....saat
> dulu berlaku pada perutaran saat ini,..dalam Esensi Waktu yan sama...
>
> Bersyukrlah,..meski Nusantara bukan turunnya  tempat para NABI...karena
> Nafas Kehidupan sangat terjaga dengan Kehidupan Leluhur yang sangat
> bersahabat dengan Kondisi Alam Semesta dan Ciptaan Nya
>
> ~ Rasa Cinta bila tidak  di Pahami~di Kuasai Sepenuhnya nya dengan
> Mengerti,  ibarat bermain main degan sebilah Pisau tanpa mengerti Manfaat
> Pisau seseungguhnya......ang sekedar Untuk melukai....hanya Sekedar
> Melukai  , Berbuat Cinta akan sesuatu Tanpa kita Menguasai Pengertian akan
> Hakekat Welas Asih,...ibarat memperebutkan Hak tanpa mau mengerti Alasan
> Dasar apa itu Rasa menerima dan memberi ...Semua menjadi Kuasa Buta,..yang
> lemah akan Terjajah,....yang Kuat akan menghancurkan..~
>
>
> Salam Sejati
>
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Quote: 
** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will 
become scientific. Disagreements between science and religion will come to an 
end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are 
derived from the same source, and are only modifications of the One Universal 
Energy **

Milis HU Internasional: 
http://health.groups.yahoo.com/group/harmonization-universal
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke