Nadi Sodhana (Alternate Pernapasan Hidung) Jika Anda tidak melakukan apa-apa lagi, ini adalah latihan pernapasan yoga sederhana yang dapat dilakukan secara virtual di mana saja, di mana pun. Anda akan senang Anda lakukan. Ini hanyalah dinamis!
Nama alternatif lubang hidung pernapasan disebabkan oleh kenyataan bahwa kita bergantian antara kedua lubang hidung ketika kita melakukan pernapasan. Yogi percaya bahwa latihan ini akan membersihkan dan meremajakan saluran vital energi, sehingga nama nadi sodhana (pemurnian nadi atau saluran). Dengan latihan ini, kita bernapas melalui hanya satu lubang hidung pada satu waktu. Logika di balik latihan ini adalah pernapasan normal tidak bergantian dari satu lubang hidung yang lain di berbagai kali dalam sehari. Pada orang sehat nafas akan bergantian antara lubang hidung sekitar setiap dua jam. Karena kebanyakan dari kita tidak dalam kesehatan optimal, periode ini bervariasi antara orang dan lebih jauh mengurangi vitalitas kita. Menurut para yogi, ketika napas terus mengalir di satu lubang hidung selama lebih dari dua jam, seperti halnya dengan sebagian besar dari kita, itu akan memiliki efek buruk pada kesehatan kita. Jika lubang hidung kanan yang terlibat, hasilnya adalah gangguan mental dan saraf. Jika lubang hidung kiri terlibat, hasilnya adalah kelelahan kronis dan mengurangi fungsi otak. Semakin lama aliran napas dalam satu lubang hidung, yang lebih serius akan penyakit. Manfaat Latihan menghasilkan fungsi optimal pada kedua sisi otak: yang optimal optimal kreativitas dan aktivitas verbal logis. Hal ini juga menciptakan orang yang lebih seimbang, karena kedua bagian otak yang berfungsi properti. Para yogi menganggap hal ini sebagai teknik terbaik untuk menenangkan pikiran dan sistem saraf. Konfirmasi Ilmiah Bergantian Pernapasan Hidung Ilmu kedokteran baru-baru ini menemukan siklus hidung, sesuatu yang dikenal oleh para yogi ribuan tahun yang lalu. Para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa kita tidak bernapas sama dengan kedua lubang hidung, satu lubang hidung yang lebih mudah untuk bernapas melalui dari yang lain pada waktu tertentu dan bahwa cadangan ini kira-kira setiap tiga jam. Para yogi mengklaim bahwa periode alam setiap dua jam, tetapi kita harus ingat studi ini dilakukan pada orang-orang yang tidak memiliki tingkat kesehatan yang optimal. Para ilmuwan juga menemukan bahwa siklus hidung sesuai dengan fungsi otak. Aktivitas listrik dari otak ditemukan lebih besar pada sisi yang berlawanan dengan kurang padat lubang hidung. Sisi kanan otak mengendalikan aktivitas kreatif, sementara sisi kiri mengendalikan aktivitas verbal logis. Penelitian menunjukkan bahwa ketika lubang hidung kiri kurang terhambat, sisi kanan otak dominan. Tes subjek memang ditemukan untuk berbuat lebih baik pada tes kreatif. Demikian pula ketika lubang hidung kanan kurang menghambat sisi kiri otak dominan. Tes mata pelajaran itu lebih baik pada kemampuan verbal. Ilmu kedokteran belum cukup berhasil mengejar para yogi kuno belum. Para yogi pergi satu langkah lebih jauh. Mereka mengamati bahwa banyak penyakit disebabkan oleh siklus hidung yang terganggu yaitu, jika seseorang terlalu lama bernapas melalui satu lubang hidung. Untuk mencegah dan memperbaiki kondisi ini, mereka mengembangkan alternatif teknik pernapasan lubang hidung. Ini membersihkan semua sumbatan aliran udara di lubang hidung dan membangun kembali siklus hidung alami. Sebagai contoh, para yogi telah dikenal sejak lama yang berkepanjangan bernapas melalui lubang hidung kiri saja (selama periode tahun) akan menghasilkan asma. Mereka juga tahu bahwa apa yang disebut penyakit tak tersembuhkan dapat dengan mudah dihilangkan dengan mengajar pasien untuk bernapas melalui lubang hidung kanan sampai asma sembuh, dan kemudian untuk mencegah hal itu berulang dengan melakukan alternatif teknik pernapasan lubang hidung. Para yogi juga percaya bahwa diabetes disebabkan untuk sebagian besar dengan bernapas terutama melalui lubang hidung kanan. Teknik Tutup lubang hidung kanan dengan ibu jari kanan Anda dan tarik napas melalui lubang hidung kiri. Lakukan ini ke empat hitungan detik. Segera menutup lubang hidung kiri dengan jari manis kanan dan kelingking, dan pada saat yang sama menghapus ibu jari Anda dari lubang hidung kanan, dan buang napas melalui lubang hidung ini. Lakukan ini ke delapan hitungan detik. Ini melengkapi setengah bulat. Menghirup melalui lubang hidung kanan ke empat hitungan detik. Tutup lubang hidung kanan dengan ibu jari kanan Anda dan buang napas melalui lubang hidung kiri dengan hitungan delapan detik. Ini melengkapi satu putaran penuh. Mulailah dengan melakukan tiga putaran, menambahkan satu per minggu sampai Anda melakukan tujuh putaran. Alternatif lubang hidung pernapasan tidak boleh dilakukan jika Anda memiliki dingin atau jika hidung Anda diblokir dengan cara apapun. Memaksa bernapas melalui hidung dapat mengakibatkan komplikasi. Dalam pranayama adalah penting untuk mengikuti aturan ini: dalam keadaan apa pun harus dipaksa. Jika Anda menggunakan lubang hidung untuk menarik napas kontrol mereka harus terhalang. Jika tidak, Anda harus berlatih pernapasan tenggorokan. -- Quote: ** In this age of Aquarius, science will become religious, and religion will become scientific. Disagreements between science and religion will come to an end, and people will begin to comprehend that both spirit and matter are derived from the same source, and are only modifications of the One Universal Energy ** **** Sharing File Audio-Video-Software-Manual Meditasi di : http://tiny.cc/huarchive **** List events inisiasi di group HU & registrasi di : http://tiny.cc/huevents ****
