Rekan-rekan yang terkasih,
  Saya kirimkan artikel Gali Kata Alkitab berjudul: Mengasihi (1) yang 
merupakan hasil kajian dari akar kata bahasa Ibrani kuno. Harap berguna dan 
menjadi berkat bagi Anda sekalian. Saya tetap menunggu masukan, saran, ataupun 
kritik dari Anda sekalian.
  Untuk penyebaran artikel itu saya juga menyediakan blog Gali Kata Alkitab 
yang dapat diakses di alamat berikut:
  http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata/
  http://herysetyoadi_001.blogs.friendster.com/gali_kata/
  Silakan jika Anda ingin menyebarkan artikel ini kepada rekan, kenalan, 
sahabat, atau siapa saja. Atau, jika Anda ingin mendaftarkan alamat-alamat 
email rekan, beritahukan kepada saya dan saya akan mengirim ke alamat-alamat 
tersebut.
  Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati kita.
   
  Salam saya,
  herysa
   
  -------------
  Gali Kata Alkitab
  Rubrik  ini menyediakan artikel yang berisi makna suatu kata dalam Alkitab 
yang diteliti dengan menggali akar kata dalam bahasa Ibrani Kuno. Artikel yang 
dimuat di rubrik ini merupakan pengembangan dari artikel pendek dalam 
"Pelayanan via SMS" yang disebarkan setiap hari Rabu dengan rubrik "Gali Kata 
Alkitab" dari nomor selular 085294397157 atas nama Hery Setyo Adi. Sedangkan 
rubrik “Gali Kata Alkitab” –yang disebarkan melalui e-mail ini -- mempostingkan 
satu artikel seminggu sekali setiap hari Kamis. Artikel yang sama disebarkan 
juga melalui http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata. Harap 
artikel-artikel ini menjadi berkat bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati.
   
  Layanan via Email
  Edisi 9, Kamis, 8 May 2008
    Mengasihi (1)
  Salah satu kata Ibrani yang dipadankan dengan kata “mengasihi” (terjemahan 
LAI) adalah “khabab” (khet-qames-bet-patah-bet). Kata “khabab” berasal dari 
akar kata (induk) yang terdiri dari dua huruf “khet-bet”.  Makna mula-mula kata 
ini sangat konkret, sebelum mengalami perluasan ide seperti sekarang ini. 
Ditinjau  dari tulisan Ibrani kuno, gabungan dua piktograf “khet-bet” di atas 
berarti  “pelindung keluarga”. Bagaimana bisa berarti seperti itu?
  Huruf “khet” dalam piktograf Ibrani Kuno adalah gambar dinding tenda, yang 
salah satunya menyimbolkan ide “pelindung”. Dinding tenda dipasang mengelilingi 
bagian samping tenda. Fungsi utamanya sebagai pelindung keluarga yang tinggal 
di dalamnya. Karena adanya dinding inilah fungsi utama tenda terpenuhi, yaitu  
sebagai tempat berlindung. Artinya, tempat untuk menyembunyikan keluarga dari  
situasi apa pun, baik serangan orang jahat, musuh, binatang buas, maupun cuaca 
buruk. 
  Sedangkan huruf “bet” adalah gambar denah pembagian ruang dalam tenda, 
biasanya menyimbolkan ide “rumah” atau “keluarga”. Pada masa lalu, mereka tidak 
tinggal di suatu rumah permanen. Mereka tinggal dalam sebuah tenda. Tenda 
tersebut terbagi dalam dua ruang: ruang wanita dan ruang pria. Ruang pria 
terletak di depan pintu tenda, sedangkan ruang wanita terletak di tempat yang 
lebih terlindung. Denah seperti  itulah yang menjadi cikal bakal piktograf 
“bet” pada zaman Ibrani Kuno dan akhirnya berkembang menjadi huruf  kedua 
alfabet Ibrani modern.
  Dengan demikian makna “mengasihi” menunjuk kepada tindakan “melindungi  atau 
menyembunyikan keluarga dari situasi/ancaman apa pun”. 
  
  Tuhan Sendiri Pelindung Kita
  Menarik pernyataan Musa sebelum mati: “Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua 
orang-Nya yang kudus di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka 
duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu” (Ulangan 33:3).
  Kata “mengasihi” dalam ayat tersebut diterjemahkan dari kata “khabab” yang 
telah dibahas di atas. Itu berarti Tuhan (YHWH) melindungi atau menyembunyikan 
umatNya dari situasi apa pun (ancaman) di dalam pelukan dan pangkuanNya 
sendiri. PerlindunganNya tidak diserahkan kepada pihak lain atau dengan 
menggunakan alat, tetapi dilakukanNya sendiri dan dengan diriNya sendiri. 
Betapa berharganya kita ini di mata Tuhan. 
  Hal lain, berdasarkan kajian Ibrani kuno di atas, “keluarga” memiliki makna 
penting. Umat yang dilindungi atau disembunyikan itu adalah “keluargaNya”. 
Kedekatan hubungan Tuhan dengan umatNya itu telah dilukiskan melalui makna 
mula-mula dari kata “mengasihi” itu. Bukankah Paulus juga menyatakan bahwa 
jemaat Tuhan adalah anggota-anggota keluarga Allah (Efesus 2:19; 1 Timotius 
3:15)?
  (Artikel ini ditulis oleh Hery Setyo Adi, yang dikembangkan dari artikel 
“Mengasihi-1” yang dimuat dalam Pelayanan via SMS dalam rubrik "Gali Kata 
Alkitab" edisi 9, Rabu 7 Mei 2008 dari nomor 085294397157. Berbagai sumber 
dipakai sebagai rujukan tulisan ini)
  


       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke