Rekan-rekan yang terkasih, Saya perkenalkan artikel-artikel Gali Kata Alkitab yang merupakan hasil kajian dari akar kata bahasa Ibrani kuno. Harap berguna dan menjadi berkat bagi Anda sekalian. Saya juga menunggu masukan, saran, ataupun kritik dari Anda sekalian. Untuk penyebaran artikel itu saya juga menyediakan blog Gali Kata Alkitab yang dapat diakses di alamat berikut: http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata/ http://herysetyoadi_001.blogs.friendster.com/gali_kata_alkitab/ Jika Anda keberatan dengan email ini, saya mohon maaf, dan silakan Anda kirim email balik dengan pesan “berhenti”. Jika Anda tidak keberatan menerima email seperti ini, saya akan mengirimnya secara rutin, seminggu sekali. Tuhan memberkati kita sekalian. Salam saya, herysa --------------------- Gali Kata Alkitab Rubrik ini menyediakan artikel yang berisi makna suatu kata dalam Alkitab yang diteliti dengan menggali akar kata dalam bahasa Ibrani Kuno. Artikel yang dimuat di rubrik ini merupakan pengembangan dari artikel pendek dalam "Pelayanan via SMS" yang disebarkan setiap hari Rabu dengan rubrik "Gali Kata Alkitab" dari telepon selular nomor 085294397157 atas nama Hery Setyo Adi. Sedangkan rubrik “Gali Kata Alkitab” –yang disebarkan melalui e-mail ini -- mempostingkan satu artikel seminggu sekali setiap hari Kamis. Artikel yang sama disebarkan juga melalui http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata. Harap artikel-artikel ini menjadi berkat bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati. Pelayanan via E-mail Edisi 29: Kamis, 25 September 2008 Menangis “Di waktu petang, pagi dan tengah hari aku cemas dan menangis; dan Ia mendengar suaraku” (Mazmur 55:18) Anda dan saya pernah menangis. Penyebabnya bisa beraneka ragam: kesusahan hidup, kehilangan, putus asa, kegagalan, kecemasan, ketakutan, dan sebagainya. Mari kita telusuri kata “menangis” ini dalam bahasa Ibrani kuno. Padanan kata “menangis” dalam bahasa Ibrani antara lain “bakah” (bet-qames-kaf-qames-he) dan “hamah” (he-qames-mem-qames-he). Apa makna kedua kata tersebut ditinjau dari tulisan Ibrani kuno? Kata pertama, “bakah”, diturunkan dari akar induk kata “b-k” (bet-kaf). Dalam piktograf Ibrani kuno, huruf “bet” adalah gambar denah ruang dalam tenda, yang antara lain menyimbolkan ide “di dalam”. Sedangkan huruf “kaf” adalah gambar telapak tangan. Gabungan dua gambar tersebut berarti “di dalam telapak tangan”. Ide “menangis” (bakah) yang secara harfiah berarti “di dalam telapak tangan” ini, berasal dari perilaku menangis yang seringkali menempatkan mata di telapak tangan. Seseorang yang berkabung ataupun terkena kepulan asap rokok pada matanya akan menempatkan matanya ke dalam telapak tangannya. Sedangkan kata kedua, “hamah”, berasal dari akar induk kata “h-m” (he-mem). Huruf “he” adalah gambar seorang laki-laki yang berdiri dengan mengangkat kedua tangan, yang mengandung makna simbolis “melihat ke arah”. Sedangkan huruf “mem” adalah gambar air. Gabungan kedua gambar tersebut berarti “suatu penglihatan ke arah air”. Orang Ibrani memiliki pengalaman melihat kedahsyatan laut, sebagai suatu kumpulan air yang besar. Mereka melihat badai yang mengamuk, ombak yang bergolak, dan gelombang yang bergemuruh di laut. Perasaan “ngeri”, seram, dan gentar bisa ditimbulkan olehnya. Puncak kengeriannya, bagi orang Ibrani kuno, laut tidak jarang dihubungkannya dengan kengerian maut. Mazmur 55 Menangis (hamah), “suatu penglihatan ke arah air yang penuh badai yang mengamuk, ombak yang bergolak, dan gelombang yang bergemuruh”, dialami Daud. Mazmur 55 mempertontonkan badai dan gelombang kehidupan yang terjadi pada anak Tuhan, Daud, sang Pemazmur. Dia cemas dan menangis. Banyak hal menyakitkan telah diperbuat oleh musuh. Dia diteriaki, dianiaya, ditimpakan kemalangan, dan dimusuhi (ayat 4). Dia mendapatkan kekerasan dan perbantahan (ayat 10), penghancuran,penindasan, dan penipuan, kemalangan dan bencana (ayat 12 dan 13). Dia dilanggar janjinya (ayat 21), diserang melalui kata-kata (ayat 22). Hal-hal seperti itulah yang membuat perasaan Daud cemas (ayat 3), gelisah dan ngeri (ayat 5), takut, gentar, dan seram (ayat 6). Karena itu khayalnya, “Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang, bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Aku akan segera mencari tempat perlindungan terhadap angin ribut dan badai” (ayat 7-8). Perasaannya yang tertekan itu semakin dicabik-cabik, karena musuhnya adalah orang dekatnya. Ia teman dan orang kepercayaannya (ayat 14). Mereka saling bergaul dan sama-sama masuk rumah Allah (ayat 15). Daud tahu persis siapa musuhnya. Dikatakannya, bahwa “mereka tidak berubah dan mereka tidak takut akan Allah” (ayat 20). Karena itu, Daud mengucapkan doanya dengan nada kutuk. Daud menangis, karena segala peristiwa yang terjadi dalam hidupnya. Namun, dia menunjukan seruan dan kekhawatirannya kepada Allah (ayat 17,23). Dia memiliki keyakinan yang besar bahwa Tuhan akan menyelamatkannya (ayat 17), mendengar seruan doanya (ayat ayat 18), membebaskannya (aya 19), memeliharanya (ayat 23). Bagaimana hidup Anda saat-saat ini? Apakah Anda sedang menangis karena sedang menghadapi badai yang mengamuk, ombak yang bergolak, dan gelombang yang bergemuruh dalam hidup Anda? Tetap milikilah iman yang besar kepada Tuhan! Ia akan menolong Anda. Doakan orang-orang yang membawa badai ke dalam hidup Anda itu, tanpa nada kutuk. “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Matius 5:44-45). (Artikel ini ditulis oleh Hery Setyo Adi, yang dikembangkan dari artikel dengan judul “Menangis” yang dimuat dalam Pelayanan via SMS dalam rubrik "Gali Kata Alkitab" edisi 29, Rabu 24 September 2008 dari nomor HP 085294397157. Berbagai sumber dipakai sebagai rujukan tulisan ini) ___________________________________________________________________________ Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga. http://id.toolbar.yahoo.com/
