Rekan-rekan sekalian, 


Berikut ini saya postingkan
artikel Gali Kata Alkitab dengan judul “Belajar”.


Harap artikel ini menjadi berkat
bagi kita sekalian. 


Artikel ini dan artikel sejenis
dapat Anda akses di alamat berikut ini: 


http://herysa.blog.friendster.com/ 


Tuhan Yesus memberkati. 


  


Salam, 


herysa 


Gali Kata Alkitab


Rubrik  ini
menyediakan artikel yang berisi makna suatu kata dalam Alkitab yang diteliti
dengan menggali akar kata dalam bahasa Ibrani Kuno. Artikel yang dimuat di
rubrik ini merupakan pengembangan dari artikel pendek dalam "Pelayanan via
SMS" yang disebarkan setiap hari Rabu dengan rubrik "Gali Kata
Alkitab" dari telepon selular nomor 
085294397157 atas nama Hery Setyo Adi. Sedangkan rubrik “Gali Kata
Alkitab” –yang disebarkan melalui e-mail ini -- mempostingkan satu artikel
seminggu sekali setiap hari Kamis. Artikel yang sama disebarkan juga melalui 
http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata.
Harap artikel-artikel ini menjadi berkat bagi kita semua. Tuhan Yesus
memberkati.


 


Pelayanan via E-mail 


Edisi 32: Kamis, 16 Oktober  2008


Belajar


 


Kata “belajar” dipadankan dengan kata Ibrani “lamad”
(lamed-qames-mem-patah-dalet). Kata “lamad” berasal dari akar kata induk lm 
(lamed-mem). Huruf “lamed” pada
awalnya merupakan gambar tongkat gembala, sedangkan huruf “mem” adalah gambar
air, yang antara lain menyimbolkan kekuatan. Gabungan keduanya berarti “tongkat
kekuatan”.  Apa maksudnya?


 


Pada zaman kuno, setidaknya ada dua macam tongkat untuk
keperluan yang berkenaan dengan hewan piaraan. Tongkat yang dipakai gembala
yang selalu dipegang di tangannya dan tongkat yang digunakan untuk kuk bajak. 


 


Tongkat merupakan alat utama bagi seorang gembala dan tidak
dapat lepas darinya. Tongkat dipakai untuk menuntun, memberi petunjuk atau
mengarahkan, dan melindungi hewan gembalaannya. Sedangkan kuk bajak juga berupa
tongkat atau galah yang lebih besar dan panjang. Tongkat itu dipasang melintang
di bahu dua sapi dan diikatkan di leher mereka. Keduanya terikat bersama,
sehingga keduanya mudah diarahkan untuk keperluan membajak atau pun menarik
kereta.  


 


Dengan demikian kata “lamad” berarti “mengarahkan sapi
dengan tongkat”. Suatu pembelajaran dengan tongkat. 


 


Firman Tuhan adalah
Tongkat Kekuatan


 


Musa menyampaikan pesan kepada imam-imam bangsa Israel pada tahun-tahun 
terakhir pengembaraan
mereka di padang
gurun, sebelum memasuki tanah Kanaan. Mereka diminta membacakan Taurat Tuhan di
depan seluruh umat Israel
agar umat itu mendengarnya dan belajar (lamad)
takut akan Tuhan (Ulangan 31:10-13). Pada pasal sebelumnya, Musa juga meminta
raja yang akan memerintah Israel
agar membaca Taurat Tuhan itu untuk belajar (lamad) takut akan Dia (Ulangan 
17:18-20).


 


Taurat atau Firman Tuhan adalah “tongkat kekuatan” bagi raja
dan bangsa Israel,
sehingga mereka tidak menyimpang dari perintah itu ke kanan atau ke kiri. 


 


Seperti halnya tongkat di tangan sang gembala, demikianlah
fungsi firman Tuhan itu bagi umat gembalaan Allah. Firman itu berguna untuk
menuntun, mengarahkan, dan melindungi segenap bangsa Israel. Seperti kuk yang 
dipasang
melintang dibahu dua sapi dan terikat di leher mereka, demikianlah firman Tuhan
dipakai untuk mengarahkan mereka sesuai kemauan sang pembajak, Tuhan kita.


 


Firman Tuhan adalah “tongkat kekuatan”, yang menuntun,
mengarahkan, dan melindungi segenap umatNya untuk takut akan Tuhan.


 


(Hery Setyo Adi, penulis artikel ini,  menggunakan rujukan dari berbagai
sumber)


 


 


 




      
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke