��� ���� ������ ������

HTI News on Republika

(Info Aceh)

 

Republika, Ahad 13 Februari 2005

Pesan Muharram Bagi Aceh

 

Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia, M. Ismail Yusanto,  mengajak seluruh kaum Muslim di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menjadikan Tahun Baru Hijrah 1 Muharram 1426 H sebagai momentum kebangkitan. Berbagai cobaan yang terjadi di NAD tidak boleh menghalangi rakyat Aceh untuk menatap hari depan yang lebih baik.  ��Insyaallah, Allah akan menolong hamba-Nya yang bersabar dan berjuang untuk bangkit kembali,�� kata Ismail.

Ia menambahkan kebangkitan kaum Muslim di Aceh harus didukung oleh seluruh kaum Muslim. Sinergi ini akan mempercepat pemulihan keadaan di Serambi Makkah sekaligus mempererat tali ukhuwah antar sesama kaum Muslim. Ini penting mengingat, pemulihan Aceh tidak boleh dilepaskan dari budaya dan kultur masyarakat Aceh yang bersendikan Syariat Islam. Rehabilitasi dan rekonstruksi yang tidak memperhatikan kultur dan budaya masyarakat berarti mengkhianati rakyat Aceh.

Ismail menyatakan persoalan Aceh bisa diselesaikan oleh kaum Muslim sendiri, kendati tanpa bantuan asing. Hanya saja, ini perlu komitmen seluruh komponen Islam baik yang ada di Aceh, di Indonesia, dan di seluruh dunia untuk mengulurkan tangannya. ��Di sinilah penting dan mendesak bagi kaum Muslim untuk bersatu. Tanpa itu, berbagai persoalan yang terjadi di negeri-negeri kaum Muslim tak akan pernah terselesaikan secara tuntas,�� tegasnya. Karena itu, momentum Tahun Baru Hijrah ini seyogyanya menjadi titik tolak bagi umat Islam untuk bangkit menuju persatuan yang hakiki dan menghindari perpecahan seperti sekarang ini.

Sementara itu, peringatan Tahun Baru Hijrah 1426 H dilakukan secara sederhana di Banda Aceh. Acara berlangsung di Masjid Baiturrahman dan beberapa SMU. Peringatan itu diisi dengan ceramah yang berisi antara lain ajakan untuk bersabar menghadapi musibah dan bangkit kembali untuk membangun Aceh yang lebih baik.

 



Republika, Jum�at 11 Februari 2005

Posko Bersama untuk Tangkal Pemurtadan

 

Pada hari Senin, 31 Januari lalu, di camp pengungsi Samahani, ditemukan banyak selebaran dengan gambar anak-anak yang bersayap dengan lingkaran putih di atas kepala oleh Ustadz Ilham, da�I relawan HTI.  Ini terjadi ketika Beliau membuka paket bantuan yang diterima pengungsi dari salah satu lembaga. Temuan ini kemudian dilaporkan ke panitia pengungsi dan pengurus masjid setempat.  Akhirnya disepakati untuk membahas masalah ini dengan berbagai kelompok Islam dan tokoh masyarakat (Kades, Camat, Kapolsek dan Danramil).  Pertemuan ini sekaligus membahas mekanisme pemberian bantuan dan upaya untuk mencegah masuknya bantuan yang berbau pemurtadan.  Juga disepakati pembagian tugas antar kelompok relawan di camp pengungsi Samahani.

                Dari pertemuan tersebut lahirlah Pokja atau Posko Bersama antar kelompok Islam yang terdiri dari HTI, PKS, As-Sofwa, PII dan lembaga-lembaga pemerintah yang ada di kecamatan Samahani.

                Setelah adanya posko bersama itu, keadaaan di camp pengungsi Samahani menjadi lebih tertib.  Bantuan dapat diseleksi.  Beberapa yang tampak mencurigakan diperiksa dan bahkan ditolak.  Selain itu penanganan program mental recovery bagi para pengungsi juga berjalan lebih baik.  Misalnya kegiatan pembinaan remaja dan bapak-bapak ditangani oleh da�i relawan HTI, sementara anak-anak dan ibu-ibu oleh PKS.

                Kejadian ini merupakan bukti kesekian kali tentang adanya agenda pemurtadan dibalik bantuan kemanusiaan yang diberikan lembaga tertentu.

 



Do you Yahoo!?
Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term'

--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved otherwise.

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the title "change to daily digest".



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke