Kenapa Tidak Minta Yang Terbaik?

 

Manusia memang tidak pernah luput dari yang namanya �menyesal�. Setelah 
menyesal, 

barulah dia merasa sedih dan memohon ampun pada Sang Khalik. Memang seperti 
itulah 

kudratnya. Tetapi bagi hamba yang telah mencapai titik keimanan yang lebih, 
tentunya ia 

tidak akan mengalami perkara seperti diatas, dia akan pasrah kepadaNya, dan 
menerima 

semua keputusanNya dengan lapang dada, sehingga tidak tampak penyesalan di 
wajahnya. 

 

Manusia memang diberi nafsu oleh Allah Swt. Jika nafsu itu dapat dikelola 
dengan baik, 

ertinya apa yang diinginkannya semata-mata adalah untuk mencapai keredhaanNya, 
maka 

apapun hasilnya, insyaAllah, akan menyenangkan. Lain halnya jika manusia 
bernafsu akan 

suatu hal, tetapi ia tidak mengelolanya dengan baik, maka hasil apapun yang 
diberi Allah 

dianggapnya sebagai suatu tanda bahawa Allah tidak sayang lagi padanya. 

 

Manusia hanya manusia pemikir, begitu kata teman saya, semuanya akan kembali 
kepada 

Allah juga. Ketika usaha sudah kita lakukan dengan segenap kemampuan kita, 
sudah 

sepatutnya semua hasilnya pun kita serahkan pada Allah, tidak lantas memaksa 
Allah untuk 

mengabulkan apa maunya kita sendiri. Allah Maha Mengetahui segalanya, apa yang 
ada di 

hati kita Dia tahu, apa yang terbaik untuk kita jelas Dia sangat tahu. Kenapa 
masih saja 

kita memaksakan suatu keinginan kepadaNya? 

 

Seringkali kita baca ayat yang menyebutkan bahawa, apa yang baik menurut kita 
belum 

tentu baik menurut Allah, dan apa yang buruk menurut kita belum tentu buruk 
menurut 

Allah, tapi kenapa pula kita seringkali tidak merealisasikan ayat tersebut? 

 

Banyak rahsia Allah yang tidak kita ketahui, mungkin dibalik apa yang buruk 
menurut kita, 

Allah menyimpan suatu keberhasilan untuk kita di kemudian hari. Atau 
sebaliknya, mungkin 

dibalik apa yang baik menurut kita tersimpan suatu kegagalan di hari depan, 
sehingga 

tidak Ia kabulkan apa yang kita minta tersebut. 

 

Sudah selayaknya kita ber-husnudzan kepada Allah. Tidak berat rasanya di setiap 
doa 

kita meminta Allah memberikan yang terbaik untuk hari depan kita, beratkah 
mengucapkan 

sebaris kata-kata itu? Mungkin berat kerana hati kita masih dikuasai oleh 
nafsu. Nafsu 

yang menyelimuti hati punya bahagian lebih besar dari kepasrahan kita 
kepadaNya. Cuba 

kita latih untuk dapat mengucapkan kalimat itu di hadapanNya, setiap kita 
berdoa. Jika 

kita sudah mampu mengatakannya, insyaAllah, hati kita telah pasrah kepadaNya 
dan 

insyaAllah hasil apapun yang Allah berikan akan dapat kita terima dengan ikhlas 
dan 

lapang dada. Allah pun, insyaAllah, akan memberikan pahala buat kita. Amiin. 

 

Berdoa apa saja memang Allah anjurkan, asalkan itu adalah kebaikan. Tapi tidak 
ada 

salahnya jika di setiap akhir doa kita sisipkan kata-kata itu, sehingga hati 
lebih tenteram. 

Saya yakin hasil apa pun yang akan Allah berikan akan dapat kita terima dengan 
ikhlas 

dan menjalaninya pun akan dengan senang hati. 

 

Mulailah untuk dapat meminta yang terbaik kepada Allah, jangan sampai kita 
terbelenggu 

oleh nafsu kita sendiri. Ingat, Allah Maha Mengetahui dan akan memberi yang 
terbaik 

untuk hambaNya yang beriman. 

 

Wallahualam Bisshawab. 

 

Terima kasih ya Allah, hamba tahu inilah yang terbaik untuk hamba.






=============================
the designer of MOVE DAIHATSU�
http://www.kenarianz.com


 
--------------------------------------
'Sambutan 100 Tahun Universiti Malaya'
http://www.um.edu.my





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/hjtSRD/3MnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in 
any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved 
otherwise. 

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily 
digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your 
mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the 
title "change to daily digest".  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke