Subhanallah…
From: shinta nizal
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 25 March 2005 07:59
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Iman-Yakin] Dialog Islam
- Kristen di Philadelphia, USA
Assalamualaikum wr.wb.
Pada tanggal 5 Maret 2005 yg baru lalu tepatnya
hari sabtu telah
berlangsung debat sengit (pada awalnya di sebut
dialog) Islam - Kristen di
Philadelphia, USA. Yang menarik dari acara debat tersebut adalah karena
yang mewakili Islam adalah saudara kita Ustadz
Heri Kusrianto dari
IMCP/ICGP (Indonesian Muslim Community of
Philadelphia www.imcp.org) dan
yang jadi lawan dialog tersebut bukanlah sembarang
orang tapi seorang
misionaris kristen evangelis yang sangat aktif
melakukan pemurtadan
dikalangan umat islam di Philadelphia namanya Mr.Sean Mauer. Pada
awalnya
kita semua pengurus IMCP (termasuk saya) merasa
khawatir apa jadinya hasil
debat tersebut, bak pepatah sepertinya kita
bertempur di 'kandang musuh'
begitulah kira-kira analisa awal jalannya debat
tsb. Prakarsa debat ini
diawali dengan sering bertemunya Ustadz Heri
dengan Sean Mauer di South
Philadelphia, karena Mr.Mauer agresif sekali melakukan 'peng injilan'
pada
siapa saja yang di temui khususnya pada
imigran/pendatang di Philadelphia.
Awalnya Ustadz Heri dengan halus selalu menghindar
dialog yg dibuka oleh
Mr.Mauer, tapi demi dakwah demikian pikir pak
Ustadz maka mereka berdua
sepakat untuk melakaukan dialog di muka umum. Kami
pikir dialog ini cuma
sekedar dialog rumahan, ternyata Mr.Mauer sudah
membuat selebaran banyak
sekali dan dibagikan di jalan2 South
Philadelphia dan juga ke
sekolah-sekolah misionaris, serius sekali memang.
Sponsor utama acara
tersebut adalah stasiun radio lokal di South Philladelphia dan satu orang
dari stasiun tsb ditunjuk sebagai moderator. Dari
IMCP di utus juga
beberapa ustadz yang biasa berdakwah yaitu Ustadz
Nur Munir (mahasiswa
doktoral Tempel University),
Ustadz Zainal Shahab dan Ustadz Sulaiman
Effendi sebagai suporter untuk Ustadz Heri.
Menurut penuturan Ustadz Munir,
audiens nya banyak dari murid-murid sekolah
kristen yg berseragam dan
membawa alkitab di tangannya masing-masing dan
masyarakat South
Philadelphia, juga ternyata Alhamdulillah ternyata ada juga beberapa
ustadz
Amerika yang hadir di situ. Acara yang di adakan
di Old Pine Community
Center di mulai tepat pukul 14:00 sore, di awali
dengan perkenalan kedua
presenter oleh moderator, dan pertanyaan pada
Mr.Mauer yang intinya adakah
titik temu antara Kristen - Islam. Mr.Mauer yang
merasa 'sudah menang di
atas kertas' menjelaskan inti dari ajaran Bible
dan wajib untuk di sebarkan
ke seluruh penjuru dunia. Ternyata ustadz Heri
sudah mempersiapkan
segalanya dengan catatan yang lengkap ayat-ayat
injil dan AlQuran, bahkan
ayat-ayat injil yang di kutip oleh Mr.Mauer dengan
mudah di mentahkan oleh
ustadz kita yg kalem ini. Kemudian Ustadz heri
bertanya dng lantangnya
sambil menghadap ke audiens, "Kalau anda
semua mempercayai Yesus, dan
menjadi pengikutnya jangan belajar dari injil Paul
tapi belajarlah dari
Alquran", moderator bertanya kembali
"Kenapa?" Ustadz Heri menimpali,
"Karena ajaran yesus yang sebenarnya adalah
ajaran Islam, ajaran Paul
adalah distorsi dari ajaran Injil"
Kemudian Ustadz Heri melanjutkan debatnya dengan
mengatakan bahwa yesus itu
bukan tuhan tapi Nabi yang di utus oleh Allah SWT,
dan dilanjutkan dengan
mengatakan bahwa Yesus itu Islam dan bersembahyang
seperti orang Islam
dengan bersujud ke atas tanah, ustadz Heri
kemudian mencontohkan bagaimana
Yesus bersembahyang menyembah Allah SWT,
murid-murid Mr.Mauer terhenyak
semua, melongo dan saling pandang (kita tidak tau
apa yg ada di benak
mereka). Makin lama perdebatan makin panas, rupanya
Mr.Mauer salah
perhitungan dan tidak siap sehingga banyak
serangan2 Ustadz Heri yg banyak
mengutip ayat Alquran dan membandingkan dng Injil
tidak bisa di jawab
dengan baik, bahkan wajah Mr.Mauer sangat gugup
sekali dan terlihat pucat.
Rupanya ada kecenderungan moderator juga akan
berpihak ke Mr.Mauer dengan
banyak bertanya ke Ustadz Heri dan pertanyaannya
banyak yg mencoba
menjatuhkan, untung Ustadz Nur Munir yg asal
Jombang Jatim ini meng
interupsi dan mengatakan supaya sebaiknya
pertanyaan di serahkan ke audiens
dan menyilakan muridnya Mr.Mauer untuk membantu
sang guru yang sudah
kepepet dan pucat pasi tersebut (gimana nggak
kepepet wong di bantai
dedapan banyak muridnya gitu kok), akan tetapi tak
seorang murid pun yang
dapat membantu. Walhasil dialog di tutup pukul
17:00 dengan kesimpulan kami
bahwa ternyata Ustadz Heri telah memberikan kasil
yang sangat bagus sekali
untuk dakwah Islam di tanah Amerika ini dan banyak
membuka mata para
pengikut Evangelish yang sangat agresif
memurtadkan umat Islam ini. Seperti
kita ketahui bersama bahwa setelah peristiwa 11
September lalu, kaum
Evangelish ini mencoba semakin agresif mengepakkan
sayap dengan segala cara
yang intinya memojokan umat Islam di manapun
berada, hasilnya?, makin
banyak studi-studi Islam di buka, di
universitas-universitas,
sekolah-sekolah, bahkan dituangkan dalam buku
konyol semacam "Islam for
dummies" dll... ternyata Allah SWT justru
banyak membuka masyarakat Amerika
tentang kebenaran, banyak sekali orang-orang
Amerika yang justru memeluk
agama Islam yang di yakininya lebih masuk akal dan
tidak se 'seram' apa
yang di dengung2kan kaum evangelish... Wallahualam
bissawab...
Wassalamualaikum warrakhmatullah...
Kang yayan
Philadelphia USA.
Learning, practicing, inviting people to Allah and
making others do the same.
Belajar, beramal, berdakwah dan buat orang lain
berbuat sama, insya Allah.
Yahoo! Groups Links