----- Original Message ----- 
From: "Abu Iqbal" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, May 29, 2004 10:51 AM
Subject: Ruqyah : Cara Dan Bacaannya


> Ruqyah : Cara Dan Bacaannya
> http://www.syariahonline.com/konsultasi/?act=view&id=440
>
> Soalan :
> Ass.WrWb Ustadz, Mohon penjelasan detail tentang
> metode ruqyah yang lengkap termasuk doa dan cara
> menghadapi tipuan jin. Terima kasih, WassWrWb
>
> Jawaban:
>
> Assalamu 'alaikum Wr. Wb.
>
> 'RUQIYAH, dalam prakteknya adalah upaya untuk
> mengusir jin dan segala macam gangguannya dengan
> membacakan ayat-ayat Al-Quran Al-Kariem. Bagi jin yang
> mengganggu dan jahat, bacaan Al-Quran terutama pada
> ayat tertentu- yang dibaca dengan baik dan benar oleh
> orang yang shalih dan bersih imannya, akan sangat
> ditakuti. Mereka akan merasakan panas yang membakar
> dan pergi.
>
> Diantaranya yang paling sering digunakan adalah ayat
> kursi, beberapa penggalan ayat dalam surat Al-Baqarah
> (tiga ayat terakhir), Surat Ali Imron, Surat Yasin,
> Surat Al-Jin, surat Al-Falaq dan Surat An-Naas. Selain
> itu masih banyak ayat dan doa-doa lainnya yang
> diriwayatkan kepada kita untuk dibacakan kepada orang
> yang kesurupan.
>
> Tetapi bila orang itu menggunakan cara-cara yang
> menyimpang, apalagi dengan melanggar syariat dan
> aqidah, tidak boleh dilakukan. Karena tujuan jin
> ketika mengganggu manusia tidak lain adalah untuk
> menyeret manusia kepada pelanggaran dan syirik kepada
> Allah.
>
> Misalnya, bila orang itu bilang bahwa jin itu minta
> sesajen, minta kembang, atau dikorbankan hewan
> sembelihan sebagai tumbal, itulah syirik yang sejati.
> Atau apapun yang secara syariah bertentang dengan
> hukum-hukum Allah.
>
> Pada dasarnya bila dibacakan Ruqiyah, jin itu sangat
> takut dan tidak berani menawar-nawar dengan minta ini
> itu. Karena pembacaan ayat-ayat Al-quran itu
> membuatnya kesakitan yang sangat, sehingga dalam
> proses Ruqyah, tidak ada permintaan dari jin kecuali
> harus pergi dan berhenti dari menganggu manusia.
>
> Ruqyah sendiri adalah salah satu cara dari banyak
> jalan untuk mengusir gangguan setan dan sihir. Abdul
> Khalik Al-Atthar dalam bukunya menolak dan
> membentengi diri dari sihir menyebutkan bahwa untuk
> bisa terbebas dari pengaruh jahat itu, bisa dilakukan
> beberapa cara, antara lain:
>
> 1. Metode Istinthaq
>
> Methode istinthaq adalah mengajak bicara setan yang
> ada di dalam tubuh orang yang terkena sihir. Dan
> menanyakan kepadanya tentang namanya, nama tukang
> sihir yang memanfaatkan jasanya, nama orang yang
> membebani tukang sihir untuk melakukan sihir,
> menanyakan tempat penyimpanan sihir serta
> barang-barang yang digunakan untuk menyihir. Meskipun
> demikian, kita dituntut untuk tetap waspada dan tidak
> mempercayai sepenuhnya akan apa yang diucapkan oleh
> setan yang ada di dalam tubuh pasien, sebab bisa jadi
> setan berbohong dengan tujuan untuk menimbulkan fitnah
> dan memecah belah hubungan baik diantara sesama
> manusia.
>
> 2. Metode Istilham
>
> Melalui Istilham adalah memohon ilham dan petunjuk
> yang benar dari Allah swt) agar Ia berkenan memberikan
> isyarat lewat mimpi, sehingga sihir yang menimpa
> seseorang bisa terdeteksi dan kemudian dilenyapkan.
>
> 3. Metode Tahshin
>
> Methode Tahsin adalah pembentengan, yaitu dengan
> membentengi dan melindungi korban sihir dengan
> menggunakan bacaan Al-Quran, zikir dan ibadah-ibadah
> tertentu.
>
> Syaikh bin Baaz mengatakan bahwa cara yang paling
> efektif dalam mengobati pengaruh sihir adalah dengan
> mengerahkan kemampuan untuk mengetahui tempat sihir,
> misalnya di tanah, gunung dan lain-lain. Dan bisa
> diketahui lalu diambil, maka lenyaplah sihir itu.
>
> Pengobatan sihir yang diharamkan adalah menyingkirkan
> sihir dengan sihir juga, ini sesuai dengan perkataan
> Rasul yang melarang keras seorang muslim pergi ke
> rumah dukun dan tukang sihir untuk meminta bantuan
> kepadanya.
>
> Imam Ibnul Qayyim mengatakan bahwa mengeluarkan sihir
> dan memusnahkannya adalah pengobatan yang paling
> efektif, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Rasulullah
> saw bahwasanya beliau memohon kepada Allah untuk dapat
> melakukan hal itu. Allah memberi petunjuk kepada
> beliau, sehingga beliau pernah mengeluarkan sihir dari
> sebuah sumur.
>
> 4. Hijamah
>
> Cara yang lainnya adalah dengan hijamah (berbekam)
> pada anggota tubuh yang terasa sakit akibat pengaruh
> sihir, karena sihir bisa berpengaruh pada tubuh, dan
> melemahkannya.
>
> 5. Obat-obatan
>
> Pengobatan sihir dapat juga dilakukan dengan
> menggunakan obat-obatan yang mubah(dibolehkan) seperti
> dengan memberi kurma Ajwah kepada si penderita.
>
> Diriwayatkan dari Amir bin Saad dari bapaknya
> bahwasanya Rasulullah saw bersabda,Barangsiapa setiap
> pagi hari memakan kurma Ajwah maka tidak akan
> membahayakan dirinya baik racun maupun sihir pada hari
> itu hingga malam hari. (HR. Bukhari)
>
> Tentang keistimewaan kurma ini Imam Al-Khattabi
> berkata: Kurma Ajwah memiliki hasiat dan manfaat
> yaitu bisa menjadi penangkal racun dan sihir karena
> berkat doa Rasulullah saw terhadap kurma Madinah, dan
> bukan karena keistimewaan kurma itu sendiri.
>
> 6. Ruqyah
>
> Cara yang lainnya yang dapat dilakukan untuk
> mengeluarkan sihir adalah dengan membacakan ruqyah
> syariyyah (pengobatan melaui bacaan Al-Quran, zikir
> dan doa).
>
> Imam Ibnu Qayyim mengatakan: Diantara obat yang paling
> mujarab untuk melawan sihir akibat pengaruh jahat
> setan adalah dengan pengobatan syari yaitu dengan
> zikir, doa dan bacaan-bacaan yang bersumber dari
> Al-Quran. Jiwa seseorang apabila dipenuhi dengan
> zikir, wirid dan mensucikan nama Allah niscaya akan
> terhalangi dari pengaruh sihir. Orang yang terkena
> sihir bisa sembuh dengan membaca ruqyah sendiri atau
> dari orang lain dengan ditiupkan pada dada atau tubuh
> yang sakit sambil membaca zikir dan doa.
>
> Berikut ini adalah bacaan-bacaan yang diyakini mampu
> menolak dan menghilangkan bahaya sihir, diantaranya:
>
> A. Surat Al-Fatihah.
>
> B. Surat Al-Baqarah, khususnya ayat-ayat 1-5,
> 254-257 dan 284-286.
>
> C. Surat Al-Imran khususnya ayat 1-9 dan 18-19
>
>
> D. Surat An-Nisa khususnya ayat 115-121
>
>
> E. Surat Al-Araf khususnya ayat 54-55.
>
>
> F. Surat Al-Muminun khususnya ayat 115-118.
>
>
> G. Surat Yasin khususnya ayat 1-12.
>
>
> H. Surat As-Shaffat khususnya ayat 1-10.
>
>
> I. Surat Ghafir khususnya ayat 1-3, dan masih banyak
> lagi ayat-ayat lainnya.
>
>
> Sedangkan doa-doa yang dianjurkan diantaranya:
>
> Ya Allah, Rabb bagi semua manusia, hilangkanlah rasa
> sakit, berilah kesembuhan, Engkau zat yang
> menyembuhkan tiada yang bisa menyembuhkan kecuali
> Engkau, kesembuhan yang tiada menimbulkan sakit
> sedikitpun.
>
> Dengan nama Allah aku meruqyahmu dari kejahatan
> setiap jiwa atau pandangan orang yang dengki, Allah
> yang memberi kesembuhan padamu, dengan nama Allah saya
> meruqyahmu.
>
> Saya mohon untuk kamu perlindungan kepada Allah
> dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari
> kejahatan apa yang diciptakan
>
> Bin Baz mengatakan: Hendaklah seorang muslim meminta
> kesembuhan hanya kepada Allah dari segala kejahatan
> dan bencana, dengan membaca doa-doa berikut ini:
>
> Dengan menyebut nama Allah yang dengan keagungan
> nama-Nya itu menjadikan sesuatu tidak berbahaya baik
> yang ada di langit atau di bumi, dan Dia Maha
> Mendengar lagi Maha Mengetahui (Dibaca 3x pada pagi
> dan sore hari)
>
> Dan dianjurkan pula untuk membaca Ayat Kursy ketika
> hendak tidur dan sehabis salat fardhu, disamping
> membaca surat Al-Falaq, Al-Nas dan Al-Ikhlash setiap
> selesai melakukan salat subuh dan salat maghrib serta
> menjelang tidur.
>
> Seluruh cara di atas hanyalah sekedar doa dan usaha,
> sumber kesembuhan hanyalah dari Allah semata, Dialah
> yang Maha mampu atas segala sesuatu dan di tangan-Nya
> segala obat dan penyakit, dan segala sesuatu bisa
> terjadi berdasarkan ketentuan dan takdir Allah swt.
>
> Nabi saw. Bersabda:
>
> Dan berdasarkan penjelasan ulama, maka pengobatan
> Ruqyah Syar'iyah diperbolehkan dengan kriteria sbb:
>
> A. Bacaan rukyah berupa ayat-ayat Alqur'an dan Hadits
> dari Rasulullah saw.
>
> B. Do'a yang dibacakan jelas dan diketahui maknanya.
>
> C. Berkeyakinan bahwa ruqyah tidak berpengaruh dengan
> sendirinya, tetapi dengan takdir Allah SWT.
>
> D. Tidak isti'anah dengan jin ( atau yang lainnya
> selain Allah).
>
> E. Tidak menggunakan benda-benda yang menimbulkan
> syubhat dan syirik.
>
> F. Cara pengobatan harus sesuai dengan nilai-nilai
> Syari'ah.
>
> G.Orang yang melakukan terapi harus memiliki
> kebersihan aqidah, akhlak yang terpuji dan istiqomah
> dalam ibadah.
>
> Pada dasarnya membantu pengobatan dengan ruqyah adalah
> amal tathowu&'i(sukarela) yang dibolehkan menerima
> hadiah dan bukan kasbul maisyah (mata pencaharian
> rutin).
>
> Wallahu 'lam
>
> Wassalamu 'alaikum Wr. Wb.
> 





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 


--------------------------------------------------------------------------

All views expressed herein belong to the individuals concerned and do not in 
any way reflect the official views of Hidayahnet unless sanctioned or approved 
otherwise. 

If your mailbox clogged with mails from Hidayahnet, you may wish to get a daily 
digest of emails by logging-on to http://www.yahoogroups.com to change your 
mail delivery settings or email the moderators at [EMAIL PROTECTED] with the 
title "change to daily digest".  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/hidayahnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke