Buah Mengembalikan Urusan Kepada Allah Dan Bersabar - Syaikh Ibrahim bin
Abdullah Al-Hazimi
Posted on December 21st, 2004 by admin
http://blog.vbaitullah.or.id/2004/12/21/486-buah-mengembalikan-urusan-kepada-allah-dan-bersabar-syaikh-ibrahim-bin-abdullah-al-hazimi/
Sedikit
selingan untuk menenangkan pikiran sejenak, kami sajikan kisah-kisah
nyata yang ringan namun sarat dengan makna yang dapat kita jadikan
contoh dan penguat keyakinan kita terhadap janji Allah. Janji Allah
kepada orang-orang yang selalu bersabar dan menyerahkan segala
urusannya kepada-Nya.
Dalam hidup ini, setiap muslim kadang menghadapi ujian, cobaan dan
bencana. Karena itu, ketika diuji, hendaknya ia bersabar dan mengharapkan
pahala kepada Allah atas musibahnya.
Jika demikian, tentu Allah tidak akan menyia-nyiakan sesuatu pun untuknya,
bahkan Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik dari
apa yang hilang darinya.
Dalam Shahih-nya, Imam Muslim meriwayatkan dari Ummu Salamah, bahwasanya
ia berkata,
Aku mendengar Rasulullah bersabda,
Tidaklah seorang muslim yang ditimpa suatu musibah, lalu dia mengatakan
apa yang diperintahkan Allah,
Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali
kepada-Nya. Ya Allah, berilah aku pahala karena musibah ini, dan gantikanlah
untukku sesuatu yang lebih baik darinya.
kecuali akan Allah akan memberikannya ganti yang lebih baik.
(Ummu Salamah berkata,) Ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku berkata,
"Siapakah orang Islam yang lebih baik dari Abu Salamah? (penghuni)
rumah yang pertama kali hijrah kepada Rasulullah?"
Lalu aku mengatakan ucapan di atas, kemudian Allah menggantikan untukku
Rasulullah sebagai suami.
Wahai umat Islam, ketahuilah! Sesungguhnya barangsiapa yang meninggalkan
sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantikannya dengan sesuatu
yang lebih baik daripadanya.
Siapa yang meninggalkan dari menampar pipi sendiri, mengoyak-ngoyak
pakaian dan berteriak-teriak meratap serta kemungkaran yang sejenisnya,
kemudian ia memohon pahala di sisi Allah atas musibahnya serta mengembalikan
semuanya kepada Allah, niscaya Allah akan menggantinya dan sungguh
Allah adalah sebaik-baik Pemberi ganti.
Contoh lain yaitu kisah seseorang yang memiliki tanaman. Tanamannya
habis dirusak badai, karena dia bersabar, dia diganti oleh Allah dengan
yang
lebih baik. Al-Barqy1 berkata,
Saya melihat seorang perempuan di dusun. Saat itu salju sudah turun
dan semua tanamannya habis, rusak karena salju tersebut. Banyak orang
yang datang untuk menghibur dan menampakkan rasa prihatin.
Tiba-tiba perempuan tersebut menengadahkan pandangannya ke langit
dan berdo’a,
Ya Allah, Engkaulah satu-satunya yang dapat diharapkan oleh makhluk(Mu)
yang terbaik (yaitu manusia). Berada dit tangan-Mulah pengganti dari
apa-apa (tanaman) yang telah rusak. Maka, berbuatlah untuk kami sesuai
dengan sifat yang Engkau miliki (Pengasih, Penyayang). Sungguh, rizki
kami ada pada-Mu, harapan kami pun hanya kepada-Mu.
Tak lama setelah itu, datang dari seorang kaya dan dermawan dari daerah
tersebut. Dan setelah mendapat informasi dari apa yang terjadi, orang
tersebut memberikan uang untuk si perempuan tadi sebesar lima ratus
dinar.
HREF="#foot75">2
________________________________
Catatan Kaki
…Al-Barqy
HREF="#tex2html5">1
Dia adalah Abu Abdillah Ahmad bin Ja’far bin Abdu Rabbih bin Hassan.
Seorang penulis yang dikenal dengan Al-Barqy. Lihat Al-Khatib Al-Baghdadi
dalam kitab Tarikh-nya 4/69.
…
HREF="#tex2html6">2
Al-Faraj ba’das Syiddah 1/181.
________________________________
Disalin dari buku Kisah-kisah Nyata Tentang Nabi, Rasul, Shahabat, Tabi’in,
Orang-orang Dulu dan Sekarang, Syaikh IBrahim bin Abdullah Al-Hazimi, Darul
Haq, hal. 28 - 29 & 42 - 43..
->Be D'MASTER of D'TEACHERS...<- as GREAT as Nabiina...MUHAMMAD RASULULLAH,
insya-Allah.
-Segalanya Demi ISLAM-
Dapatkan nama E-mel keutamaan anda!
Kini anda boleh @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/my/