#yiv1565162653 #yiv1756017939 UNKNOWN {
FONT-FAMILY:Helvetica;panose-1:2 11 5 4 2 2 2 2 2 4;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 UNKNOWN {
FONT-FAMILY:Tahoma;panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 UNKNOWN {
FONT-FAMILY:"Monotype Corsiva";panose-1:3 1 1 1 1 2 1 1 1 1;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 UNKNOWN {
FONT-FAMILY:Garamond;panose-1:2 2 4 4 3 3 1 1 8 3;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 UNKNOWN {
MARGIN:1in 1.25in;}
#yiv1565162653 UNKNOWN {
FONT-FAMILY:Helvetica;panose-1:2 11 6 4 2 2 2 2 2 4;}
#yiv1565162653 UNKNOWN {
FONT-FAMILY:"Gill Sans MT";panose-1:2 11 5 2 2 1 4 2 2 3;}
#yiv1565162653 UNKNOWN {
FONT-FAMILY:Garamond;panose-1:2 2 4 4 3 3 1 1 8 3;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 #yiv1756017939 P.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 LI.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 DIV.MsoNormal {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 P.MsoAutoSig {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN-LEFT:0in;MARGIN-RIGHT:0in;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 LI.MsoAutoSig {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN-LEFT:0in;MARGIN-RIGHT:0in;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 DIV.MsoAutoSig {
FONT-SIZE:12pt;MARGIN-LEFT:0in;MARGIN-RIGHT:0in;FONT-FAMILY:"Times New Roman";}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 PRE {
FONT-SIZE:10pt;MARGIN:0in 0in 0pt;FONT-FAMILY:"Courier New";}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 SPAN.emailstyle191 {
COLOR:navy;FONT-FAMILY:Arial;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 SPAN.emailstyle192 {
COLOR:navy;FONT-FAMILY:Arial;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 SPAN.emailstyle201 {
COLOR:navy;FONT-FAMILY:Arial;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 SPAN.emailstyle193 {
COLOR:navy;FONT-FAMILY:Arial;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 SPAN.emailstyle202 {
COLOR:navy;FONT-FAMILY:Arial;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 SPAN.emailstyle211 {
COLOR:navy;FONT-FAMILY:Arial;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 SPAN.EmailStyle30 {
FONT-WEIGHT:normal;COLOR:windowtext;FONT-STYLE:normal;FONT-FAMILY:"Gill Sans 
MT";TEXT-DECORATION:none;}
#yiv1565162653 UNKNOWN {
MARGIN:1in 1.25in;}
#yiv1565162653 #yiv1756017939 DIV.Section1 {

}








              Ada Sifat Babi Yg
              Sangat Diharamkan Untuk Umat Islam

               

              Ada
              orang asing bertanya (ilmuwan) kepada salah seorang ulama
              mengenai
haiwan babi ini...

Ilmuwan: Haramnya haiwan
              babi bagi umat muslim adalah disebabkan kerana
banyaknya
              parasit dan kotoran dalam haiwan ini.   Dengan semakin
              canggihnya
ilmu kedoktoran, bukankah mungkin nantinya haiwan
              babi dapat dibersihkan
dari virus dan parasit yg mematikan ini?
              Apakah nantinya haiwan babi yg
bersih ini akan menjadi
              halal?

Ulama: Haramnya babi bukan kerana hal itu
              saja.   Tetapi ada sifat babi yg
sangat diharamkan
              untuk umat Islam.

Ilmuwan: Apakah
              itu?

Ulama:
              Cuba anda buat 2 kandang.  Satu kandang anda isi dgn 2 ekor
              ayam
jantan dan 1 ekor ayam bet ina .  Satu kandang lagi
              anda isi dgn 2 ekor babi
jantan dan 1 ekor babi bet ina
              .   Apakah yg akan terjadi pada masing2 di
kandang
              tersebut?  Bisakah anda meneka nya?

Ilmuwan:
              Tidak.

Ulama: Mari kita lihat sekarang.   Pada
              kandang pertama dimana ada 2 ekor
ayam jantan dan 1 ekor ayam
              bet ina . Yg terjadi adalah 2 ekor ayam jantan
tersebut
              berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 ekor ayam bet ina
              tersebut
sampai ada yg menang atau kalah. 
              Dan
              itu adalah sesuai dgn kudrat & fitrah
manusia yg
              diciptakan.

Ilmuwan: Pada kandang babi?

Ulama: Ini
              yg menarik.  Pada kandang kedua itu, 2 ekor babi jantan itu
              tidak
berkelahi untuk memperebutkan babi bet ina tersebut
              malahan menyetubuhi
secara beramai2 babi bet ina tersebut dan
              juga terjadi hubungan homoseksual
antara kedua ekor babi jantan
              tersebut setelah selesai dgn si bet ina .  Hal
inilah yg
              jelas2 bertentangan dgn fitrah umat manusia.  Bila umat
              Islam
ikut2 kan memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan
              mempunyai sifat &
karakteristik seperti babi
              ini..

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam
              Bish-shawab,

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah,
              daging babi,(daging haiwan) yang
disembelih atas nama selain
              Allah, yang tercekik,yang dipukul, yang jatuh,
yang ditanduk,
              dan yang diterkam b ina tang buas, kecuali yang sempat
              kamu
menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih
              untuk berhala. Dan
(diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak
              panah, (mengundi nasib dengan
anak panah itu) adalah kefasikan.
              Pada hari ini orang-orang kafir telah
putus asa untuk
              mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut
              kepada
mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah
              sempurnakan untuk kamu
agamamu,dan telah Ku-cukupkan kepadamu
              nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam
itu jadi agama bagimu. Maka
              barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa
sengajaberbuat
              dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
              Penyayang."
(QS. Al-Maidah (5): 3).






      

Kirim email ke