dari milis sebelah... sekedar informasi dan pertimbangan dalam menghadapi pemilu mendatang.
Andoko 10195058 > > Subject: Fw: ironi... > > Setelah gaji dan fasilitas Presiden, wakil-wakil rakyat > (DPR RI), dan pejabat-pejabat yang lainnya lebih tinggi > daripada Perdana Menteri dan anggota parlemen di negeri > sekaya Belanda. > Ternyata, fasilitas para menteri ini lebih wah juga. Orang > barangkali akan maklum, ketika mobil dinas Menteri Kabinet > Gotong Royong, Volvo S90 Executive Automatic, melintas > memantulkan kilat cahaya.Maklum menteri harus dijatah > mobil yang representatif menilai Rp743.000.000, yang > sebenarnya bisa dipakai untuk menyediakan 4 mobil gres > yang > lebih rendah hati. > Sikap maklum muncul, mungkin saja karena itu sudah menjadi > pemandangan biasa atau karena tidak ada pengetahuan > pembanding. Namun, sikap maklum tersebut bisa menguap dan > berubah menjadi tanda tanya, ketika ada bahan pembanding > yang menggugah nalar sehat. > Di Belanda, salah satu negeri terkaya di dunia dengan > pendapatan per Kapita mencapai 22.570 euro, mobil dinas > menterinya cuma mobil bekas! > Mengapa menteri Indonesia, yang praktis hampir bangkrut > dan mayoritas rakyatnya melarat, harus bermewah-mewah? > Mobil dinas yang dipakai Minister van Volkshuisvesting, > Ruimtelijke Ordeningen Milieubeheer (Menteri Urusan > Perumahan Rakyat, Tata Ruang, danPengelolaan Lingkungan), > Jan Pronk (dulu menteri Kerjasama Pembangunan) adalah > mobil bekas (tweedehand) dari menteri pendahulunya, > Margreet de Boer. > Pengertian mobil dinas di Belanda ya begitu masa jabatan > selesai harus dikembalikan kepada negara, sehingga > Mercedes E230 itu kini bisa dipakai oleh Pronk. Tanpa > negara harus merogoh brankas untuk membeli mobil baru. > Untuk mobil yang benar-benar su! dah tak layak pakai, > barulah diadakan mobil baru. Jenisnya terserah, sesuai > selera para menteri. Namun negara > membatasi bahwa harga mobil itu tidak boleh melebihi 44,54 > sen euro per km x usia mesin. Jika usia mesin rata-rata > 200.000 km, maka harga untuk mobil dinas menteri Belanda > itu maksimal 89.080 euro. Jika diasumsikan 1 euro = 8.000 > maka harga paling mahal mobil tersebut adalah Rp > 712.640.000. > Menteri Keuangan Belanda Gerrit Zalm misalnya, dia > mengendarai Volvo S80.Sedangkan Menteri Perhubungan dan > Perairan Tineke Netelenbos cukup dengan Volvo S70. Seri > mobil di atas dalam pandangan para 'manajer negara' > Belanda sudah dinilai cukup representatif. > Parlemen kita kini terkesan mewah. Gedung DPR RI Senayan > bagai show room Mobil mewah. Padahal di Belanda, anggota > parlemen tidak mendapat gaji dan tunjangan mobil. Mereka > hanya mendapat schadeloosstelling (ganti rugi) yang cekak > dan tunjangan yang zakelijk. > "Jatah mobil dinas?" Demikian reaksi pertama Hugo van der > Steenhoven, anggota partai Groenlinks, saat ditanya soal > 'sarana mobilitas untuk menunjang tugas wakil rakyat' itu. > "Ah, laat me niet lachen, meneer (Jangan membuat saya > tertawa, pak.)" kata Van der Steenhoven. > Dijelaskan bahwa anggota parlemen Belanda itu bukan > pegawai negara. Jadi jangankan mobil dinas, salaris (gaji) > pun tidak ada. Istilah salaries menunjukkan bahwa anggota > parlemen berdinas pada pihak tertentu. > Sebagai imbalan jerih payah, anggota parlemen menerima apa > yang disebut schadeloosstelling alias ganti rugi. > "Anggota parlemen sepatutnya kan independen dan oleh > karena itu diatidak berdinas pada pihak manapun," jelas > dia. > Jadi untuk urusan mobil ke Gedung Parlemen di Binnenhof > (Den Haag),Yang nyata-nyata demi kepentingan negara, itu > menjadi tanggung jawab masing-masing anggota parlemen. > Apalagi 'mobilitas untuk merawat konstituen', itu bu! kan > menjadi tanggung jawab dan beban negara melainkan partai > darimana mereka berasal. Di sini logika yang dipakai > simpel saja: > urusan menemui konstituen adalah kepentingan partai, masa > negara harus menanggung biayanya? > Negara hanya menyediakan uang ganti transport untuk > kepentingan tugas anggota parlemen, besarnya 781,36 euro > untuk yang bertempat tinggal dalam radius 10-15 kilometer > dari Kompleks Parlemen Binnenhof (Den Haag),1.093,63 euro > untuk radius 15-20 kilometer dan 1.562,72 euro untuk > radius lebih dari 20 kilometer. Jumlah tersebut semuanya > bruto > untuk satu tahun. Untuk yang bertempat tinggal dalam > radius 10 kilometer ke bawah, tidak masuk dalam ketentuan > tersebut alias tidak mendapat apa-apa. > Makanya banyak anggota parlemen yang ngantor dengan naik > trem, sejenis angkutan umum kota mirip kereta api tapi > bentuknya lebih kecil. Jan Pronk, kini Minister van > Volkshuisvesting, Ruimtelijke Ordening en Milieubeheer > (Menteri Urusan Perumahan Rakyat, Tata Ruang, dan > Pengelolaan Lingkungan), malah sering datang naik sepeda. > Demikian hati-hati dan ketatnya Belanda mengelola keuangan > negara, sehingga pada tahun 2001 neraca keuangan negara > surplus sampai 7 milyar gulden (mata uang euro belum > diberlakukan). Kelebihan tersebut sebagian dikembalikan > kepada rakyat sebagai uang surprised di mana tiap-tiap > rumah tangga mendapat 100 gulden atau setara 100 kg gula. > Sebagiannya lagi dipakai untuk pembayaran utang negara, > agar secepatnya berkurang. > Bila anda berkesempatan melancong ke Belanda, tidak ada > salahnya mampir sebentar ke kompleks parlemen Binnenhof, > di jantung kota Den Haag.Sekalian melakukan 'studi > banding' dan setidak-tidaknya anda akan menyaksikan bahwa > di halaman gedung parlemen negeri berpenghasilan 22.570 > euro per kapita itu, tidak ada ditemukan mobil kelas > Jaguar dan sejenisnya. > Bagaimana dengan parlemen kita? > ironis memang.....padahal penerapan hukum yg berlaku di > kita masih sebagian besar berdasarkan hukum belanda, > kenapa bukan peraturan-peraturan seperti ini yg kita ambil > ya.... > > > +++ "Solidarity Forever" Alumni Mesin ITB '70-'72'+++ > > > Yahoo! Groups Sponsor > > > > ADVERTISEMENT > > > > > > > > > Yahoo! Groups Links > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/Alumni-Mesin-ITB/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > > ---[Anggota YON-1 ITB]------------------------------------- > Diluar anggota dilarang masuk! > Anggota dilarang keluar, hanya boleh cuti :-) > > Donasi untuk Corps Menwa bisa disampaikan ke rekening > Bank : BCA Cabang Ahmad Yani - Bandung > Rekening # : 437-063-4373, a/n Onang Mertoyono > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/wf.olB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *** Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung, minta mereka kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Members: 1,508 Last Updated: Jun 1, 2004 ------------------------------------------------------------ ***** IA-ITB ***** - Merajut komunitas alumni ITB - Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International ------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
