Ternyata negara kayak gini, bukan melulu karena dijajah Belanda, buktinya mereka masih lebih genah...
Amrie ----- Original Message ----- From: "Andoko" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, May 31, 2004 5:52 PM Subject: [IA-ITB] Fw: [anggota] Ironi > dari milis sebelah... sekedar informasi dan pertimbangan dalam menghadapi > pemilu mendatang. > > Andoko > 10195058 > > > > > > Subject: Fw: ironi... > > > > Setelah gaji dan fasilitas Presiden, wakil-wakil rakyat > > (DPR RI), dan pejabat-pejabat yang lainnya lebih tinggi > > daripada Perdana Menteri dan anggota parlemen di negeri > > sekaya Belanda. > > Ternyata, fasilitas para menteri ini lebih wah juga. Orang > > barangkali akan maklum, ketika mobil dinas Menteri Kabinet > > Gotong Royong, Volvo S90 Executive Automatic, melintas > > memantulkan kilat cahaya.Maklum menteri harus dijatah > > mobil yang representatif menilai Rp743.000.000, yang > > sebenarnya bisa dipakai untuk menyediakan 4 mobil gres > > yang > > lebih rendah hati. > > Sikap maklum muncul, mungkin saja karena itu sudah menjadi > > pemandangan biasa atau karena tidak ada pengetahuan > > pembanding. Namun, sikap maklum tersebut bisa menguap dan > > berubah menjadi tanda tanya, ketika ada bahan pembanding > > yang menggugah nalar sehat. > > Di Belanda, salah satu negeri terkaya di dunia dengan > > pendapatan per Kapita mencapai 22.570 euro, mobil dinas > > menterinya cuma mobil bekas! > > Mengapa menteri Indonesia, yang praktis hampir bangkrut > > dan mayoritas rakyatnya melarat, harus bermewah-mewah? > > Mobil dinas yang dipakai Minister van Volkshuisvesting, > > Ruimtelijke Ordeningen Milieubeheer (Menteri Urusan > > Perumahan Rakyat, Tata Ruang, danPengelolaan Lingkungan), > > Jan Pronk (dulu menteri Kerjasama Pembangunan) adalah > > mobil bekas (tweedehand) dari menteri pendahulunya, > > Margreet de Boer. > > Pengertian mobil dinas di Belanda ya begitu masa jabatan > > selesai harus dikembalikan kepada negara, sehingga > > Mercedes E230 itu kini bisa dipakai oleh Pronk. Tanpa > > negara harus merogoh brankas untuk membeli mobil baru. > > Untuk mobil yang benar-benar su! dah tak layak pakai, > > barulah diadakan mobil baru. Jenisnya terserah, sesuai > > selera para menteri. Namun negara > > membatasi bahwa harga mobil itu tidak boleh melebihi 44,54 > > sen euro per km x usia mesin. Jika usia mesin rata-rata > > 200.000 km, maka harga untuk mobil dinas menteri Belanda > > itu maksimal 89.080 euro. Jika diasumsikan 1 euro = 8.000 > > maka harga paling mahal mobil tersebut adalah Rp > > 712.640.000. > > Menteri Keuangan Belanda Gerrit Zalm misalnya, dia > > mengendarai Volvo S80.Sedangkan Menteri Perhubungan dan > > Perairan Tineke Netelenbos cukup dengan Volvo S70. Seri > > mobil di atas dalam pandangan para 'manajer negara' > > Belanda sudah dinilai cukup representatif. > > Parlemen kita kini terkesan mewah. Gedung DPR RI Senayan > > bagai show room Mobil mewah. Padahal di Belanda, anggota > > parlemen tidak mendapat gaji dan tunjangan mobil. Mereka > > hanya mendapat schadeloosstelling (ganti rugi) yang cekak > > dan tunjangan yang zakelijk. > > "Jatah mobil dinas?" Demikian reaksi pertama Hugo van der > > Steenhoven, anggota partai Groenlinks, saat ditanya soal > > 'sarana mobilitas untuk menunjang tugas wakil rakyat' itu. > > "Ah, laat me niet lachen, meneer (Jangan membuat saya > > tertawa, pak.)" kata Van der Steenhoven. > > Dijelaskan bahwa anggota parlemen Belanda itu bukan > > pegawai negara. Jadi jangankan mobil dinas, salaris (gaji) > > pun tidak ada. Istilah salaries menunjukkan bahwa anggota > > parlemen berdinas pada pihak tertentu. > > Sebagai imbalan jerih payah, anggota parlemen menerima apa > > yang disebut schadeloosstelling alias ganti rugi. > > "Anggota parlemen sepatutnya kan independen dan oleh > > karena itu diatidak berdinas pada pihak manapun," jelas > > dia. > > Jadi untuk urusan mobil ke Gedung Parlemen di Binnenhof > > (Den Haag),Yang nyata-nyata demi kepentingan negara, itu > > menjadi tanggung jawab masing-masing anggota parlemen. > > Apalagi 'mobilitas untuk merawat konstituen', itu bu! kan > > menjadi tanggung jawab dan beban negara melainkan partai > > darimana mereka berasal. Di sini logika yang dipakai > > simpel saja: > > urusan menemui konstituen adalah kepentingan partai, masa > > negara harus menanggung biayanya? > > Negara hanya menyediakan uang ganti transport untuk > > kepentingan tugas anggota parlemen, besarnya 781,36 euro > > untuk yang bertempat tinggal dalam radius 10-15 kilometer > > dari Kompleks Parlemen Binnenhof (Den Haag),1.093,63 euro > > untuk radius 15-20 kilometer dan 1.562,72 euro untuk > > radius lebih dari 20 kilometer. Jumlah tersebut semuanya > > bruto > > untuk satu tahun. Untuk yang bertempat tinggal dalam > > radius 10 kilometer ke bawah, tidak masuk dalam ketentuan > > tersebut alias tidak mendapat apa-apa. > > Makanya banyak anggota parlemen yang ngantor dengan naik > > trem, sejenis angkutan umum kota mirip kereta api tapi > > bentuknya lebih kecil. Jan Pronk, kini Minister van > > Volkshuisvesting, Ruimtelijke Ordening en Milieubeheer > > (Menteri Urusan Perumahan Rakyat, Tata Ruang, dan > > Pengelolaan Lingkungan), malah sering datang naik sepeda. > > Demikian hati-hati dan ketatnya Belanda mengelola keuangan > > negara, sehingga pada tahun 2001 neraca keuangan negara > > surplus sampai 7 milyar gulden (mata uang euro belum > > diberlakukan). Kelebihan tersebut sebagian dikembalikan > > kepada rakyat sebagai uang surprised di mana tiap-tiap > > rumah tangga mendapat 100 gulden atau setara 100 kg gula. > > Sebagiannya lagi dipakai untuk pembayaran utang negara, > > agar secepatnya berkurang. > > Bila anda berkesempatan melancong ke Belanda, tidak ada > > salahnya mampir sebentar ke kompleks parlemen Binnenhof, > > di jantung kota Den Haag.Sekalian melakukan 'studi > > banding' dan setidak-tidaknya anda akan menyaksikan bahwa > > di halaman gedung parlemen negeri berpenghasilan 22.570 > > euro per kapita itu, tidak ada ditemukan mobil kelas > > Jaguar dan sejenisnya. > > Bagaimana dengan parlemen kita? > > ironis memang.....padahal penerapan hukum yg berlaku di > > kita masih sebagian besar berdasarkan hukum belanda, > > kenapa bukan peraturan-peraturan seperti ini yg kita ambil > > ya.... > > > > > > +++ "Solidarity Forever" Alumni Mesin ITB '70-'72'+++ > > > > > > Yahoo! Groups Sponsor > > > > > > > > ADVERTISEMENT > > > > > > > > > > > > > > > > > > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > > http://groups.yahoo.com/group/Alumni-Mesin-ITB/ > > > > To unsubscribe from this group, send an email to: > > [EMAIL PROTECTED] > > > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > > > > > > > ---[Anggota YON-1 ITB]------------------------------------- > > Diluar anggota dilarang masuk! > > Anggota dilarang keluar, hanya boleh cuti :-) > > > > Donasi untuk Corps Menwa bisa disampaikan ke rekening > > Bank : BCA Cabang Ahmad Yani - Bandung > > Rekening # : 437-063-4373, a/n Onang Mertoyono > > > > > > > > *** > > Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung, > minta mereka kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] > > Members: 1,508 Last Updated: Jun 1, 2004 > ------------------------------------------------------------ > ***** IA-ITB ***** > - Merajut komunitas alumni ITB - > Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni > http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB > > Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International > ------------------------------------------------------------ > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/wf.olB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *** Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung, minta mereka kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Members: 1,508 Last Updated: Jun 1, 2004 ------------------------------------------------------------ ***** IA-ITB ***** - Merajut komunitas alumni ITB - Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International ------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
