Memang masih menyimpan misteri itu meledaknya jalan tol Padaleunyi...Ini 
fakta yang saya dengar waktu itu:

- arah rekahan adalah melintang jalan kurang lebih di km 8.9 arah 
Padalarang (kurang lebih 1 km setelah pintu tol Pasir Koja), jadi hanya 
uras arah Padalarang saja yang merekah, ruas sebaliknya aman-aman saja.
- Lebar rekahaan paling besar ada di bagian tengah jalan dan semakin 
mengecil ke arah luar (arah bahu jalan)
- Kedalaman hasil rekahan kurang lebih 60 cm
- Bagian ujung beton yang pecah mencuat ke arah atas
- Kejadian ini untuk pertama kalinya setelah jalan beroperasi kuranglebih 
9 tahun

Saya kurang tahu bentuk jalan di lokasi tsb, apakah lurus atau berbelok 
karena mungkin ini berpengaruh terhadap geometri hasil rekahan.

Nah monggo fakta-fakta ini diinterpretasikan. 

salam,








"Koesoema" <[EMAIL PROTECTED]>
10/18/02 06:58 AM
Please respond to iagi-net

 
        To:     <[EMAIL PROTECTED]>
        cc: 
        Subject:        Re: [iagi-net-l] Jalan tol minta korban


Kalau saya melihatnya gejala di jalan beton tol Padaleunyi itu seperti
sering terjadi tegel keramik yang kepanasan terus melenting ke atas. Daya
muai dari beton lebih besar dari pada fondasi tanah di bawahnya. Kemarau
yang terik membuat tanah itu kering dan menciut, sedangkan blok beton di
atas memuai, sehingga melenting ke atas dan meledak. Juga daya muai 
keramik
lebih besar dari beton dibawahnya. Saya coba perbaiki keramik itu dengan
memberi lubang udara diantara naad antar tegel untuk memberikan kesempatan
gas yang memuai keluar, tetapi tetap saya keramik kembali melenting kalau
kepanasan. Kalau biogas, mengapa munculnya sekarang? Dan biogas itu
mempunyai kesempatan keluar ke pinggir dengan difusi, karena sulit untuk
difahami  ada bahan yang impermeable terhadap gas.
Saya sendiri mempunyai kesulitan di rumah karena tiang pilar pintu gerbang
saya ambles terus setiap musim kemarau, karena tanah timbunan dibawahnya
menciut terus karena kekeringan, dan pintu pager saya melenceng enggap 
bisa
ditutup rapat.
Ini ide saya saja.
Wassalam,
R.P.Koesoemadinata
Jl. Raya Ciburial 17
Dago Pakar
Bandung
telp: 022-2503995
----- Original Message -----
From: "Untung Sudarsono" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "iagi-net" <[EMAIL PROTECTED]>; "HATTI"
<"HATTI<sekretariat"@hatti.or.id>
Sent: Thursday, October 17, 2002 5:42 AM
Subject: [iagi-net-l] Jalan tol minta korban


> Beberapa hari yang lalu beton di jalan tol Padalarang Cileunyi meledak
> dan betonnya mencuat ke atas sehingga minta korban sebuah Baleno dan
> beberapa mobil lain. Persoalannya mengapa itu bisa terjadi. Analisis
> sementara yang perlu dibuktikan adalah terdapatnya timbunan gas (biogas)
> maklum kan bekas danau yang dekat permukaan, karena panas maka gas
> tersebut meledak.Jadi kaya blow out di perminyakan gitu. Mungkin hal ini
> bisa dibuktikan dari penelitian geofisika. Ini cuman gagasan saya saja.
> Silahkan kalau ada ide lain
> Salam: Untung Sudarsono
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> =====================================================================
> Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
> September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA
>


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
=====================================================================
Indonesian Association of Geologists [IAGI] - 31st Annual Convention
September 30 - October2, 2002 - Shangri La Hotel, SURABAYA



Kirim email ke