Agar IAGI gak berlepotan minyak melulu seperti sentilan bung RDP (padahal
gak ada salahnya lho dengan minyak......), ini aku postingkan masukan
seorang pengusaha kecil (?) tambang batubara (geologist juga) mengenai aspek
praktis bisnis pertambangan batubara di era otoda yang disampaikan melalui
salah seorang kawan di PP IAGI.
(1) Positip: Disentralisasi dirasakan banyak memberi kemudahan bagi
pengusaha tambang batubara nasional di daerah, yang tentu saja berimplikasi
pada efisiensi investasi
(2) Negatifnya: pandangan para birokrat di Jakarta yang masih diskriminatif
terhadap pengusaha lokal. Padahal berdasarkan pengalamannya dengan jumlah
karyawan 40 - 100 orang, perusahaannya jauh lebih efisien dibandingkan
perusahaan multinasional di sebelah KP-nya yang memiliki 1000an orang
karyawan. Dan yang paling 'menggusar'kan adalah, royalty yang hanya 13 %
('padahal menurutnya keuntungan mereka bisa 100 - 150 %, apalagi mereka
ekspor'). Jual batubara US $ 25 - 26 / ton, sementara biaya produksi paling
top US$ 12.Secara eksplisit ybs minta IAGI untuk melakukan advokasi tentang hal ini (penghapusan diskriminasi perlakuan 'oknum birokrat' thd pengusaha tambang batubara nasional, sekaligus untuk penciptaan iklim usaha yang kondusif --> akses perbankan). Saya sudah menanggapi hal ini terutama masalah pendapatan negara yang tidak hanya dari royalty seperti tax dan restribusi lainnya yang jumlahnya bisa di atas 50% (mestinya beliau ini tahu masalah ini ya..............). Salam - SP RDP.....aku gak tahu banyak ttg magnet, mungkin kawan lain bisa kasih input.......... ----- Original Message ----- From: "PUTROHARI Rovicky" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, March 13, 2003 9:50 AM Subject: [iagi-net-l] [PHYSICS-UI] Edaran 01: Seminar Nasional Bahan Magnet III > Sebagai geologist aku kok ngga tahu ya .. mineral "bahan magnet" itu apa > saja sih ? selain magnetit tentunya ... > ada yang tahu ...logam apa saja yg bisa jadi --> Potensi Sumber Daya Alam > di Indonesia untuk Bahan Magnet dari segi geologi tentunya, mineralnya, > batuannya, asosiasinya dan terbentuknya. > > Ah, Dimas nDaru dan temen-temen di mining mustinya lebih tahu, > mohon pencerahan doonk ....!! > > lumayan kan biar IAGI ngga belepotan minyak mlulu ... !! > > rdp > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

