Sebenarnya, banyak faktor yang mempengaruhi % CO2 di reservoir : multiple sources, 
high solubility in formation fluids, dan high reactivity. Pressure dan temperatur 
juga, walau sudah termasuk ke dalam multiple sources dan solubility. CO2 asal organik 
(dari breakdown kerogen) akan terdapat pada kedalaman  dengan temperatur maksimum 100 
celsius, sedangkan CO2 asal anorganik (misal dari carbonate thermal breakdown dan 
volcanic degassing semakin banyak semakin ke dalam). Isotop karbon CO2 satu-satunya 
yang bisa membedakan ini. Tentang solubility, solubility CO2 di air pada T dan P kamar 
punya rasio volume 1:1, pada tekanan sekitar 7000 psi (kira-kira ekivalen dengan 
kedalaman 15.000 ft) rasio volume menjadi 30 : 1. Tetapi, pada tekanan yang sama 
volume CO2 dalam minyak dengan API 40 degree bisa menjadi 170 : 1. Jadi konsentrasi 
CO2 di reservoir ada pengaruh tekanan juga fluida di sekitarnya (solubility). Seperti 
disebutkan di atas, kalau CO2 makin banyak ke bawah, maka harus mulai
 dicurigai bahwa source anorganik sudah semakin dominan, apalagi data isotop 
mendukungnya.
 
Faktor lain adalah juga peranan sealing beds yang bisa menekan bocornya CO2 ke 
reservoir dangkal, juga peranan fault yang bisa berperan sebagai konduit yang efeknya 
akan berlawanan dengan sealing beds. Kasus di Sumatra Utara, Jawa Barat, dan 
Muriah-Bawean adalah contoh2 yang bagus.
 
Ploting antara % CO2 dengan partial pressure saya belum pernah buat, juga dari data 
KPS2 yang ada rasanya belum pernah saya lihat, tetapi dari uraian di atas rasanya 
boleh saya simpulkan bahwa konsentrasi CO2 berbanding lurus dengan tekanan dan 
temperatur. Tapi, tetap ada pengaruh solubility, sealing beds, dan conduit fault yang 
bisa membuat anomali.
 
Salam,
Awang H. Satyana
Eksplorasi BP Migas

"Siregar, Parvita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Rekans, 

Ada yang bisa bantu saya re: hubungan CO2 dengan partial pressure dan
CO2 dengan temperatur? Secara umum memang CO2 berhubungan dengan
kedalaman tetapi di beberapa tempat %CO2 tidak berhubungan langsung
dengan kedalaman tetapi lebih kepada partial pressure CO2nya dan
temperatur (yang berhubungan dengan kedalaman biasanya). Mungkin
(tembak langsung ya) temen2 yang kerja di South Sumatra bisa bantu? Ada
yg mencoba membuat graph CO2 vs partial pressure?

Nuhun, 

Parvita H. Siregar
Geologist-ConocoPhillips

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------



---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

Kirim email ke