Sedikit meluruskan biar beritanya berimbang. Kami dari karyawan tidak menuntut kepemilikan saham karena itu bukan hak kita, yang kita tuntut adalah presentasi dari nilai penjualan saham dari pihak pemegang saham yang lama (Rio Tinto/BP). Dan nilainya kecil sekali bila dibandingkan dengan keuntungan yang telah diperoleh oleh RT/BP yang selama lebih dari 10 tahun mengekploitasi SDA yang dimiliki di negara ini. Apalagi kondisi aset tambang yang dimiliki sudah tua (break down) dan nilainya paling $ 50 juta, sementara mereka jaul $ 500 juta, berarti akan punya dana segar sekitar $ 450 juta, plus segala keuntungan yang telah diperoleh selama ini. Perlu rekan ketahui bahwa modal dasar RT/BP di Sangatta-Kaltim ini hanya $ 2 juta.
Kalau ditanya mengenai jumlah yang mogok, saya sendiri susah menghitungnya yang jelas aktivitas tambang mati total bukan hanya di bagian pengangkutan saja seperti diinfokan dibawah, so rekan sekalian bisa menginterpretasikan sendiri khan. YN -----Original Message----- From: Bondan Brillianto [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, August 31, 2003 1:56 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [iagi-net-l] Pekerja PT KPC mogok kerja > Aksi mogok kerja itu dilakukan berkaitan dengan tuntutan para karyawan untuk memiliki sebagian dari saham perusahaan yang secara riil masih dikuasai Rio Tinto (RT) Australia dan Beyond Petroleum (BP) Inggris. Wah hebat ya pegawai KPC sudah pada kaya Sehingga mampu membeli saham milik KPC. Setelah jadi owner, mending tunggu RUPS trus ambil deviden Dari pada kerja terus, enakan jadi owner. BTW "sebagian" itu seberapa ya ? apakah 0,001 atau 0,01 atau 0,1 atau 10% ? > Belum diketahui apakah mogok kerja itu dilakukan oleh seluruh pekerja KPC yang berjumlah sekitar 2.700 pekerja atau hanya sebagian saja, namun menurut salah seorang Humas KPC, Wawan Setiawan, seperti dikutip dari Kompas cyber media, yang ia ketahui pasti adalah para pekerja di bagian pengangkutan. Iya lah kalau yang mogok termasuk managernya, siapa dong yang menangani ? Atau bagian pengangkutan yang belum dapat kebagian saham ? -----Original Message----- From: argo [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: 29 Agustus 2003 13:29 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [iagi-net-l] Pekerja PT KPC mogok kerja Pekerja PT KPC mogok kerja Pekerja perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Indonesia milik penanam modal asing yang berlokasi di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, PT Kaltim Prima Coal (KPC), sejak Jumat (29/8) pagi melakukan mogok kerja. Aksi mogok kerja itu dilakukan berkaitan dengan tuntutan para karyawan untuk memiliki sebagian dari saham perusahaan yang secara riil masih dikuasai Rio Tinto (RT) Australia dan Beyond Petroleum (BP) Inggris. Belum diketahui apakah mogok kerja itu dilakukan oleh seluruh pekerja KPC yang berjumlah sekitar 2.700 pekerja atau hanya sebagian saja, namun menurut salah seorang Humas KPC, Wawan Setiawan, seperti dikutip dari Kompas cyber media, yang ia ketahui pasti adalah para pekerja di bagian pengangkutan. Manager government dan public relations, Nuniek Maulana kepada Miningindo membenarkan bahwa sekarang ini ada aksi mogok kerja di KPC. "Kami akan mengadakan jumpa pers di Kantor KPC di Sangatta pukul 14.30 WITA mengenai aksi mogok kerja tersebut," katanya.* --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------- Disclaimer - This message and any attachments may contain privileged information. Any unauthorised use of this message by any person may lead to legal consequences. Any views expressed in this message are those of the individual sender and may not necessarily reflect the views of PT Kaltim Prima Coal. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

