Maaf sekedar bertanya, apakah yang anda dan teman2 tuntut itu hak2
pegawai yang ada dalam kontrak kerja, peraturan pegawai KPC atau sudah
sesuai dengan UU Ketenaga kerjaan.
Setahu saya di industri perminyakan bila terjadi penjualan oleh pemilik
lama berapapun besarnya keuntungan yang dihasilkan dari penjualan itu
karyawan memang tak punya hak untuk minta prosentase. Kalaupun ada itu
hanya sekedar kebaikan pemilik lama dan jumlahnya juga tak seberapa.

Witan


-----Original Message-----
From: Adriansyah, Yan (KPC) [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, September 01, 2003 8:13 AM
To: '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: RE: [iagi-net-l] Pekerja PT KPC mogok kerja

Sedikit meluruskan biar beritanya berimbang.
Kami dari karyawan tidak menuntut kepemilikan saham karena itu bukan hak
kita, yang kita tuntut adalah presentasi dari nilai penjualan saham dari
pihak pemegang saham yang lama (Rio Tinto/BP). Dan nilainya kecil sekali
bila dibandingkan dengan keuntungan yang telah diperoleh oleh RT/BP yang
selama lebih dari 10 tahun mengekploitasi SDA yang dimiliki di negara
ini.
Apalagi kondisi aset tambang yang dimiliki sudah tua (break down) dan
nilainya paling $ 50 juta, sementara mereka jaul $ 500 juta, berarti
akan
punya dana segar sekitar $ 450 juta, plus segala keuntungan yang telah
diperoleh selama ini. Perlu rekan ketahui bahwa modal dasar RT/BP di
Sangatta-Kaltim ini hanya $ 2 juta.

Kalau ditanya mengenai jumlah yang mogok, saya sendiri susah
menghitungnya
yang jelas aktivitas tambang mati total bukan hanya di bagian
pengangkutan
saja seperti diinfokan dibawah, so rekan sekalian bisa
menginterpretasikan
sendiri khan.

YN



-----Original Message-----
From: Bondan Brillianto [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Sunday, August 31, 2003 1:56 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [iagi-net-l] Pekerja PT KPC mogok kerja

> Aksi mogok kerja itu dilakukan berkaitan dengan tuntutan  para
karyawan 
untuk memiliki sebagian dari saham perusahaan yang secara riil masih 
dikuasai Rio Tinto (RT) Australia dan Beyond Petroleum (BP) Inggris.

Wah hebat ya pegawai KPC sudah pada kaya
Sehingga mampu membeli saham milik KPC.
Setelah jadi owner, mending tunggu RUPS trus ambil deviden
Dari pada kerja terus, enakan jadi owner.

BTW "sebagian" itu seberapa ya ? apakah 0,001 atau 0,01 atau 0,1 atau
10% ?

> Belum  diketahui  apakah  mogok kerja itu dilakukan oleh  seluruh
pekerja 
KPC yang berjumlah sekitar 2.700 pekerja atau hanya sebagian saja, namun

menurut salah seorang Humas KPC,  Wawan Setiawan, seperti dikutip dari 
Kompas cyber media, yang ia ketahui pasti adalah  para  pekerja di
bagian 
pengangkutan.

Iya lah kalau yang mogok termasuk managernya, siapa dong yang 
menangani ?
Atau bagian pengangkutan yang belum dapat kebagian saham ?


-----Original Message-----
From: argo [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 29 Agustus 2003 13:29
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [iagi-net-l] Pekerja PT KPC mogok kerja

Pekerja PT KPC mogok kerja

Pekerja perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Indonesia milik 
penanam modal asing yang  berlokasi di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur,
PT 
Kaltim Prima Coal (KPC), sejak Jumat (29/8) pagi melakukan mogok kerja.
     
Aksi mogok kerja itu dilakukan berkaitan dengan tuntutan  para karyawan 
untuk memiliki sebagian dari saham perusahaan yang secara riil masih 
dikuasai Rio Tinto (RT) Australia dan Beyond Petroleum (BP) Inggris.
     
Belum  diketahui  apakah  mogok kerja itu dilakukan oleh  seluruh
pekerja 
KPC yang berjumlah sekitar 2.700 pekerja atau hanya sebagian saja, namun

menurut salah seorang Humas KPC,  Wawan Setiawan, seperti dikutip dari 
Kompas cyber media, yang ia ketahui pasti adalah  para  pekerja di
bagian 
pengangkutan.
     
Manager government dan public relations, Nuniek Maulana kepada
Miningindo 
membenarkan bahwa sekarang ini ada aksi mogok kerja di KPC. "Kami akan 
mengadakan jumpa pers di Kantor KPC di Sangatta pukul 14.30 WITA
mengenai 
aksi mogok kerja tersebut," katanya.*



---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------

Disclaimer - This message and any attachments may contain privileged
information. Any unauthorised use of this message by any person may lead
to
legal consequences. Any views expressed in this message are those of the
individual sender and may not necessarily reflect the views of PT Kaltim
Prima Coal.

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke