Diperlukan kejujuran kita bersama untuk mencegah dan mengatasi agar kebocoran data tidak terjadi apalagi di tengah teknologi transfer data yang sedemikian canggih. Tetapi, ini mungkin lamunan atau angan-angan sebab ada saja yang menjual data sehingga pasar data gelap pun muncul di mana-mana, sehingga susah membedakan apakah ini pasar gelap, pasar terang, atau remang-remang, sebab yang gelap pun sudah berani terang-terangan. Kalau aturan Dirjen Migas sebenarnya, adalah bahwa di daerah yang aktif dioperasikan semua jenis data hanya dimiliki oleh operating company dan partnernya, kalau ada data trade pun sangat diawasi dan ada dokumen letter of confidentiality. Untuk daerah2 yang telah direlinquishment datanya dikembalikan ke Dirjen Migas yang kemudian dikelola oleh PND (Patra Nusa Data) di Plumpang. Tetapi, sumur yang baru dibor pun, ada pasar gelap yang bisa menawari : mau lognya, dll. Nah... Ini sudah penyakit kronis, belum ada solusinya. Apakah kita bisa serempak jujur bersamaan ? Lamunan ? Salam, Awang - BP Migas
MANWAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Berbicara tentang "kebocoran" data yang secara legal berstatus sebagai "rahasia negara" rasanya sudah menjadi rahasia umum. Mencari data di pasar gelap kadang-kadang lebih mudah daripada di pasar terang (formal). Sebenarnya Ditjen Migas sudah punya aturan main bagaimana mengelola data migas, namun data itu umumnya tidak berada di "tangan"nya, sehingga mudah terjadi penyimpangan, apalagi teknologi copy mengcopy dan transfer sudah demikian maju. Kelihatannya Ditjen Migas perlu lebih serius menanganinya, tanpa harus mengorbankan kepentingan dunia usaha. Salam, Marwadi Anwar ----- Original Message ----- From: "PUTROHARI Rovicky" To: Sent: Tuesday, December 02, 2003 3:11 PM Subject: Re: [iagi-net-l] Membeli data geology / perminyakan Indonesia di Amerika > Herman, > Emang cukup banyak koleksinya, walopun tidak kumplit-plit tapi cukup utk > studi ilmiah. Aku ngga yakin uni di Indonesia ada yg sekumplit ini utk > data indonesianya. > Apakah bener bahwa data ini bisa diakses (di"beli") ? > Sebenernya siapa sih yg memiliki (proprietary right) dari data-data ini ? > Indonesia, sponsor, atau sudah public domain ? > Kalo mau nyari data di "black market" saja tentunya mudah mencarinya. Tapi > UTAH.edu ini kan institusi resmi. > Bisa jadi sulit melacak dari mana data itu "lolos", beberapa aku lihat > dari Huffco Brantas yg nota bene perusahaannya sudah lenyap, walopun > daerahnya saat ini dikelola Lapindo Brantas.... dan mnurutku sudah ngga > penting lagi mengetahui serta meneliti "kebocoran" ini. Namun mnurutku yg > lebih penting Migas mustinya tanggap thd data yg mustinya masih menjadi > proprietary Negara. > > Semoga data itu tidak "dijual-belikan" walopun sekedar ganti 'ongkos > cetak' ... :( > Aku nda tau apakah Dir MIGAS sudah membuka data menjadi "open file" > setahuku policy-nya masih "closed file"? > > rdp > > > > > "Darman, Herman H BSP-TSX/4" > > > > [iagi-net-l] Membeli data geology / perminyakan Indonesia di Amerika > > Rekan-rekan, > Jika anda mengalami kesulitan untuk mencari data di Indonesia boleh coba > di EGI Utah. > http://associates.egi.utah.edu > > > Go to Quick Search select Indonesia, pilih data seismic, well, > geochemistry atau lainnya. Saya browse well data, cukup lumayan juga > koleksi mereka. > > Salam, > > Herman Darman > > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Do you Yahoo!? Protect your identity with Yahoo! Mail AddressGuard

