kalo menurut saya dunia pendidikan di Indonesia untuk yang punya " duit"sudah berkembang dengan baik, sudah banyak sekolah2 swasta dan negri dengan mutu yang bagus nggak hanya dijejali itung2an-hapal2an-PR banyak....tapi sisi EQ nya juga disentuh. Tingal pilih saja mau yg model apa? sebagaimana sekarang partai sudah banyak pilihan.......
Justru "dunia pendidikan" yg kurang berkembang dengan baik adalah yg nggak punya duit...nggak punya pilihan......
coba lihat acara BUSER, BRUTAL, DERAP HUKUM.....yg isinya berita pembunuhan, perampokan, perkosaan....didominasi oleh saudara-saudara kita yg kurang berpendidikan...
he...he..kalo yg berpendidikan kayak Akbar Tanjung nggak termasuk di acara tersebut.....acaranya khusus......
he..he...maka dari itu pilihlah saya......cobloslah saya.....Caleg nomer jadi.....dari Partai Angin Ribut......
salam, PR
At 02:31 PM 03/17/2004 +0700, you wrote:
Bener sih, Qi, aku belum tahu jawabannya. Yg jelas, kalau masih demen di Bogor, ya di SBI Madania hingga kelas 7-9 (setara smtp) dan 10-12 (setara smta). Kalau nggak salah, putra (atau putri) pak Sumardiman sekarang sudah kelas 7.
Salam, Syaiful
"Musakti, Oki"
<[EMAIL PROTECTED] To: <[EMAIL PROTECTED]>
antos.com> cc:
Subject: RE: [iagi-net-l] Profesor termuda Nelson Tansu - pengalaman
03/17/04 02:01 Houst on
PM
Please respond
to iagi-net
Masalahnya Ful, sekolah model tempat anakmu itu menerus jenjangnya. Maksudnya kalau dia lulus dari SD Madania , apakah tidak akan mengalami hambatan untuk masuk dan mengikuti pelajaran di SMP atau SMU yang 'klasik' (baca banyak hafalan dll). Sedangkan kalau mau masuk SMP/SMU yang 'plus' biasanya biayanya juga plus.
Teman2 saya yang sedang study disini banyak yang pusing. Jadinya aku ikut pening juga. Takut kalau pulang nanti, anakku bakal keteteran untuk mengikuti pelajaran SD di INA. Maklum, disini anak kelas 1 baru mulai di ajar baca dengan mengeja dan sampai kelas 4 SD pelajarannya masih banyak main-mainnya. Gimana kalau nanti disuruh menghapal Magna Charta dan HAM segala macam......?
-----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, 17 March 2004 17:18 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [iagi-net-l] Profesor termuda Nelson Tansu - pengalaman Houst on
mBang, dipindah aja ke sekolah anakku, paling2 cuma bawa hamster, kucing, kambing, atau binatang peliharaan lain utk diuyel-uyel di kelasnya. Cukup banyak lho, anak2 kita di sana (mohon ijin utk menyebutkan nama pak Sukmandaru, pak Sumardiman, pak Amireno, pak Syamsu Alam, pak Alit Ngakan, dsb).
Mau?
Salam, Syaiful
Bambang Murti
<[EMAIL PROTECTED] To: [EMAIL PROTECTED]
m> cc:
Subject: RE: [iagi-net-l] Profesor termuda Nelson Tansu - pengalaman
03/16/04 04:17 Houst on
PM
Please respond
to iagi-net
Abah, Komentar untuk point pertama saja. Mungkin perlu dicermati beliau ini mengambil pendidikan dasarnya dimana...karena tiap-tiap sekolah memiliki pola pendidikan yang berbeda. Saya setuju dengan sinyalemen Abah, bahwa saat ini rasanya kita sudah bisa teriak "Quo vadis" pendidikan dasar ?? Sudah cukup banyak-lah contoh-contoh yang bisa merujuk kalau pendidikan dasar disini lebih mengarah "bunga rampai" (untuk tidak mengatakan sebagai "gado-gado")...semua mau dimasukkan tanpa (menurut pendapat pribadi) melihat kompetensi dan urgensinya. AKhirnya yang kita peroleh adalah produk yang hanya tahu kulit-kulitnya saja...spesialis? Hmmm, ini perlu langkah kongkret...
Salam, Bambang (lagi puyeng, anakku di kelas 5 Sd sudah harus memahami Piagam Magna Charta, Implementasi Hak Azazi Manusia, mengepa Revolusi Perancis dapat terjadi....mengapa perang antara warga Amerika dan Inggris dapat disejajarkan dengan Revolusi Perancis.....walah, bingung aku menjawabnya....mendngan nonton Dunia Lain dah....).
-----Original Message----- From: Yanto R. Sumantri [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, March 16, 2004 3:45 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [iagi-net-l] Profesor termuda Nelson Tansu - pengalaman Houston
Pak Koes
Ada yang terlupa mengenai Nelson , komentarnya berikut ini :
1. Bahwa sisitim pendidikan yang dia ikuti sampai SMA di Indonesia sangat baik dan karena itu dia tidak mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran di AS. Apakah benar demikian ? Padahal di Indonesia sedangrame ramenya isu bahwa sistim pendidikan dasar Indonesia payah. 2. Nelson mengharapkan dan menurut dia sebenarnya paling tidak tiga PT terkemukan di Indonesia seharusnya dapat menjadisalh sati Best of feve atau paling tidak best of ten di Asia. Apa kira kira kita bisa PT ini mencapainya ? dan kapan ?
Si Abah
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED]) -http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------
Santos Ltd A.B.N. 80 007 550 923 Disclaimer: The information contained in this email is intended only for the use of the person(s) to whom it is addressed and may be confidential or contain privileged information. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any perusal, use, distribution, copying or disclosure is strictly prohibited. If you have received this email in error please immediately advise us by return email and delete the email without making a copy.
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED]) -http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

