KLARIFIKASI

Sehubungan dengan berita terlampir dibawah, bersama ini saya menyatakan
bahwa telah terjadi salah kutip oleh wartawan yang menuliskan gelar "Dr"
didepan nama saya. Meskipun saya sudah lulus dalam sidang tertutup untuk
meraih gelar tersebut, tetapi pada saat ini saya belum berhak menyandang
gelar tersebut karena belum melewati sidang promosi / pengukuhan yang
rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Untuk menguatkan klarifikasi ini, saya siap mengirimkan file asli presentasi
saya dimana hanya tertulis nama saya "ANDANG BACHTIAR" tanpa embel-embel /
imbuhan gelar apapun pada halaman muka pengantar presentasinya, kepada
pihak-pihak yang membutuhkan.

Mudah-mudahan klarifikasi ini dapat juga disebar-luaskan kepada masyarakat
umum, sehingga dapat mengurangi salah persepsi yang berlarut-larut mengenai
tingkat kepakaran/keahlian dengan gelar formal.

Bandung, 14 April 2004
Andang Bachtiar





----- Original Message -----
From: "argo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, April 14, 2004 11:22 AM
Subject: [iagi-net-l] Perusda Benuo Taka akan kelola migas eks Vico


>
> Perusda Benuo Taka akan kelola migas eks Vico
>
> Perusahaan Daerah (Perusda) Benuo Taka milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
> Penajam Paser Utara (PPU) berupaya mendapatkan hak untuk mengelola sisa
> cadangan minyak dan gas (migas) yang ditinggalkan oleh Vico Indonesie di
> Lawelawe, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara.
>
> Kasubag Humas dan Protokol Pemkab Penajam Paser Utara, Drs Tohar, kepada
> harian Kaltim Post, 13/4 mengatakan dari presentasi yang sudah dilakukan
di
> dewan, disimpulkan, dengan memperhatikan cost dan benefitnya, ladang gas
> bekas Vico Indonesie di Lawelawe itu sangat feasible untuk dikelola
> langsung oleh Pemkab Penajam Paser Utara.
>
> Upaya untuk pengelolaan migas itu bagian dari cara pemerintah untuk
> meningkatkan pendapatan daerah sebagai sumber pembiayaan pembangunan
> daerah, yang diharapkan berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal, dan
> pada gilirannya dapat memberdayakan ekonomi masyarakat.
>
> Ladang minyak itu per 31 Desember 2002 lalu telah diserahkan kembali oleh
> Vico Indonesie ke pemerintah pusat dalam hal ini Ditjen Migas. Ditjen
Migas
> ini sampai sekarang belum menunjuk kontraktor baru, sehingga untuk
> sementara waktu pengelolaannya dititipkan kembali kepada Vico. "Sejak 1
> Oktober 2003 pengoperasian ladang gas itu dititipkan pengelolaannya kepada
> Pertamina selama maksimal 6 bulan melalui perjanjian antara Vico Indonesie
> dengan Pertamina.
>
> Dalam perkembangan selanjutnya, Vico Indonesie dan Pertamina tidak
berminat
> untuk melanjutkan pengelolaan ladang gas tersebut, padahal, dari sisi
> bisnis ladang gas tersebut masih prospektif untuk dikelola lebih lanjut.
> Saat ini, Perusda Benuo Taka sudah menunjuk konsultan migas yang diketuai
> oleh Dr Ir Andang Bachtiar MSc untuk melakukan penelitian dan pengkajian
> lebih lanjut.
>
> Secara keseluruhan, di Kaltim terdapat 6 perusahaan yang memproduksi gas
> bumi. Hanya saja, tiga di antaranya Total Indonesie, Unocal Indonesia
> Company dan Vico Indonesie paling banyak memproduksi. Hasil produksi gas
> bumi dari ketiga perusahaan yang diproduksi dari beberapa lapangan
> dikumpulkan di fasilitas Badak Central di areal Vico Indonesie Muara Badak
> untuk ditransfer ke PT Badak NGL & Co Bontang, dan selanjutnya diproses di
> Train Badak menjadi gas alam cair.*
>
>
>
>
> ---
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke