KPC dan NNT kantongi peringkat biru dari KLH

Kementerian Negara Lingkungan Hidup, 14/4 mengumumkan hasil penilaian 
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) dalam pengelolaan 
lingkungan. Dua perusahaan tambang mendapat peringkat hijau, yakni PT 
Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). 

Menurut Deputi Menneg LH Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Isa Karmisa 
Ardiputra, delapan perusahaan mendapat peringkat Hijau karena telah 
melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan dan mencapai hasil lebih baik 
dari persyaratan yang ditentukan perundangan. Sementara 51 perusahaan 
mendapat peringkat Biru karena telah melaksanakan upaya pengelolaan 
lingkungan dan telah mencapai hasil yang sesuai dengan persyaratan minimum, 
dan 22 perusahaan mendapat peringkat Merah, yakni perusahaan yang telah 
melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan, tapi belum mencapai persyaratan 
minimum seperti diatur oleh perundang-undangan yang berlaku. 

Empat --dari 85 perusahaan�memperoleh peringkat Hitam, Keempat perusahaan 
mendapat peringkat Hitam karena mengabaikan pengolahan limbah industri yang 
memenuhi persyaratan baku mutu, dan tidak mengolah limbahnya atau yang 
membuang limbahnya secara sembarangan. Satu dari ke-empat perusahaan 
tersebut yakni PT Pertamina UP IV Cilacap (industri migas). Pertamina UP IV 
Cilacap mendapat peringkat hitam karena tidak mengolah ampas minyak (sludge 
oil) produk mereka.* (inv-daily)







---

---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke