Pak Kartiko dan rekan yg lain,

Agak panjang..... tapi saya coba..........Geologi teknik sangat diperlukan
terutama pada tahap development dan operasi penambangan sehari-hari. Yang
spesifik adalah di ruang lingkup kegiatan penambangannya sendiri (baik open
pit maupun underground).

Untuk open pit yang paling utama adalah evaluasi kestabilan lereng, yang
tentunya melibatkan struktur geologi dan mekanika batuan/ tanah. Ini
berkaitan dengan seberapa terjal slope dari pit mau dibuat dst...dst.... Ada
tambahan dari rekan yang berkecimpung di operasi open pit???

Untuk underground, geotek lebih banyak lagi dipakai terutama untuk mendesain
decline, stope, shaft dll. Ini berkaitan dengan evaluasi kondisi
(kestabilan) batuan dinding kalau mau kita "lubang"-i. Biasanya data seperti
ini diambil sebelum pekerjaan decline/ shaft dimulai dari drill core (tapi
bisa juga bersamaan dengan penambangan), bisa meliputi jumlah dan orientasi
fractures, RQD, degree of alteration, rock strength dll. Test lab-nya
tentunya berkaitan dengan data-data yang mau kita koleksi tsb. Hasil
akhirnya adalah berupa rekomendasi di mana dan bagaimana decline/ shaft
harus dibuat, dindingnya perlu di- shotcrete atau tidak, kalau perlu rock
bolt..... berapa panjang dan berapa banyak dst...dst.

Kalau hydrogeology dimasukkan sebagai bagian geotek (?), ini juga pekerjaan
yang sangat penting di tambang terutama untuk mengetahui kondisi hidrologi
calon daerah tambang, e.g. untuk keperluan dewatering. Seperti halnya
hydrology di luar tambang, bor piezometer harus di buat dan berbagai test
harus dilakukan (rock permeability test dll)

ARD (Acid Rock Drainage) juga harus dievaluasi, i.e. seberapa potential-kah
batuan (waste) yang kita gali akan menimbulkan acid drainage. Test di
lab-nya antara lain NAPP (Net Acid Production Potential), NAG (Net Acid
Generation), ANC (Acid Neutralizing Capacity) dll. Hasilnya adalah
rekomendasi bagaimana cara menyimpan dan menangani waste materials (mungkin
satu saat nanti bisa dikembalikan untuk menutup lubang tambang).

Yang tak kalah penting pertimbangan geotek juga dilibatkan, e.g. untuk
menempatkan pabrik pengolahan, area TSF (Tailing Storage Facility), haulage
route (jalan peralatan berat). Yang ini adalah yang normal dipakai
dilingkungan teknik sipil seperti SPT (Standard Penetration Test), DCP
(Dynamic Cone Penetrometer), test-test mekanika batuan/ tanah, dll.

Semoga cukup menjelaskan.......

Salam - Daru

----- Original Message ----- 
From: "KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, June 09, 2004 10:27 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Serttifikasi Geologi Teknik


> Pak Daru
>
> Ingin menanyakan lebih detail...
> Sebenarnya apa saja yang dikerjakan oleh Geologi Teknik di pertambangan
> dan
> apakah ada perbedaan yang harus dilakukan /data yang diberikan untuk open
> pit atau underground..?
>
> Dan test - test apa saja yang dikerjakan dan aplikasinya dalam
> pertambangan ....?
>
> jarang - jarang nih diskusi tentang Geologi Teknik
>
>
>
> Regards
>
> Ferdinandus Kartiko Samodro
> TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
> DKS/TUN/G&G
> 0542- 533852
>
>


---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke