Bencana adalah suatu kondisi dimana ada kehilangan nyawa ...(karena saya 
bicara sebagai manusia ya jadinya nyawa manusia...) yang terlepas dari 
kondisi geologi tersebut...
ada 2 hal yang menyebabkan bencana...

1. hal yang disebabkan karena alam yang di luar kontrol manusia...(mis : 
tektonik lempeng yang menumbuk sana - sini dan menimbulkan gempa dan 
letusan gunung api..yang lebih disebabkan karena alam menyesuaikan 
diri.....yang kadang perlu untuk alam ini sehingga berguna buat manusia 
(gunung api yang menyebabkan tanah subur..dsb)
Pada kasus ini keadaan geologi tersebut bukan menjadi bencana bila kita 
dapat mengantisipasi dan mengerahkan segala effort untuk menjaga keadaan 
geologi yang terjadi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa....
di sini peran manusia sebagai orang yang diberi akal budi berperan 
besar...contohnya  bagaimana ahli kontruksi jepang mengantisipasi 
konstruksi menghadapi gempa, bagaimana ahli geologi mengantisipasi gempa 
yang akan terjadi (inget fractalnya Pak Sigit...), lalu para volcanologist 
berusaha mengetahui gerakan gempa sebelum meletus sehingga dapat 
mengevakuasi penduduk....
pernah nonton twister...? bagaimana ada ilmuwan yang mengejar tornado 
untuk dapat melakukan penelitian sehingga dapat mencegah tornado 
/meminimalisir tornado tersebut....?
nah daripada dana dan effort yang ada digunakan untuk bikin bom 
atom/pemusnah masal kan mendingan diinvest untuk riset yang menjaga 
kelangsungan hidup umat manusia....

2. Hal yang didalam kontrol manusia 
Mis ; tanah longsor....yang seperti kata Mas Vicky...longsor timbul karena 
lereng tersebut mencari kesetimbangan baru....
Nah yang jadi pertanyaan kenapa kesetimbangannya berubah...? apakah karena 
ulah manusia...? penebangan pohon, pembangunan yang tidak semestinya 
dsb...
kalau ini kasusnya ya jangan dilakukan lagi....kalau lalu timbul bencana 
ya jadinya manusia menimbulkan bencana tersebut....
Banjir di jakarta...? sama saja..
Aids...? sudah diciptakan pria dan wanita untuk saling melengkapi kok 
masih ada aja yang aneh-aneh....
Perang...? Bunuh-bunuhan...? Korupsi...? ya itu contoh manusia yang jadi 
sumber bencana....

Tuhan itu baik selalu....tinggal manusia mau berjalan di jalurNya 
tidak...? kalau tidak ya jadi timbul bencana...kalau di jalurNya ya tidak 
ada bencana....

kayaknya banyak yang bisa dibuat oleh geologist untuk bekerja di 
jalurNya...

Regards

Ferdinandus Kartiko Samodro
TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
DKS/TUN/G&G 
0542- 533852






Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]>
20/10/2004 02:13 PM
Please respond to iagi-net

 
        To:     [EMAIL PROTECTED]
        cc: 
        Subject:        Re: [iagi-net-l] Saat Tuhan Memerintahkan Geologi Membinasakan 
Sodom 
danGomorrah


On Wed, 20 Oct 2004 11:22:27 +0700, O.K Taufik <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> bahwa yg buruk-buruk itu datangnya dari manusia, yg baik-baik itu 
datangnya 
> dari Allah SWT...mungkin itu yg disadari bung ferdi, perlunya hidup 
mengikuti 

> Eh..mana Geologinya Vick?

Geologinya ada di Bulletin AAPG bulan lalu dalam artikel tentang
global warming (Tokyo Protokol, past, present and future).
Disitu dipertanyakan, apakah benar bahwa global warming "kali ini"
diakibatkan oleh ulah manusia ?. Sebagai geologist tentunya kita tahu
bahwa Global warming merupakan siklus yg pernah terjadi juga pada
masa-masa lampau, bhkan jauuuh sebelum ada manusia.
Ah, sebegitu kuatnya kah manusia mampu merubah kejadian siklus alam ini ? 
Atau sebegitu rapuhnya alam kita yg katanya ciptaan Yg Maha Sempurna ini ?

Pertanyaan diatas sebenernya berhubungan dengan kalimatmu yg sering
juga kudengar ini ... "yg buruk-buruk itu datangnya dari manusia, yg
baik-baik itu datangnya dari Allah SWT ?"

Lantas apakah yang diatas tidak mempunyai 'kontrol' thd sesuatu yang
kita anggap atau kita rasakan salah ?
Yang baik dan buruk itu datangnya "dari sana" juga kan ?
Ada yg percaya dengan Dewa syiwa sebagai perusak
Ada yg menggunakan istilah takdir buruk 
Namun keduanya tetap menyatakan bahwa yg saat ini dirasakan burukpun
berasal dari sana.

Kepatuhan dan kepasrahan ini mestinya untuk semua hal yg dianggap
baik, maupun dianggap buruk. Yang sering membuat kita ini mudah
terpeleset adalah terburu-buru menilai sebuah kejadian sebagai hal yg
buruk atau hal yg baik.
Apakah benar Gunung meletus itu buruk, padahal kita juga tahu bahwa
tanah gunung-api itu lebih subur utk pertanian ?
Apakah benar longsor itu buruk, padahal hanya dengan itulah maka
lereng bukit menjadi stabil ?
Yang penting adalah mengetahui kapan dan dimana gunung api itu akan
meletus, kapan dan bagaimana longsor akan terjadi, bagaimana banjir
itu terjadi, kapan gempa bumi itu akan terjadi sehingga kita mempunyai
masa untuk menghindarinya.

Banyak juga kejadian serta fenomena alam yg saat inipun kita tidak
ketahui apa fungsinya (misalnya gempa, petir), itulah yg menyebabkan
kita sering menganggap sebuah kejadian alam sebagai sebuah petaka.
Jadi sepertinya jelas bahwa sumber petaka adalah "ketidak tahuan" kita
tentang fenomena ini. Bukan sekedar menyalahkan trus nuduh ulah si
setan, kan ?

RDP
"GeoGathuk"

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan 
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke