Ini kan masalah "hilir" (berhubungan dg limbah), rasanya kok kompetensi kegeologianya relatuf kecil. Jadi kalau bikin penelitian tidak bisa sendirian dan harus kwantitatif
ISM > > --- In [EMAIL PROTECTED], "deddy Sitorus" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Berapa persen orang-orang IAGI ini yang hidupnya terkait dengan > aktivitas pertambangan? Hampir semua kali ya??? Kenapa mereka tidak > bicara tentang sub-marine tailing disposal (STD) yang merusak itu? > Kemana perginya organisasi ini sebelum kasus buyat meledak? Kenapa > organisasi profesi begitu menghamba kepada industri pertambangan > saja ? > Apakah segala celoteh dan kamuflase soal ilmiah bisa menutupi isu > yang mendasar tentang Buyat? Seolah kita nggak tahu kalau di negeri > ini penelitian dan hasilnya bisa dipelintir sesuka hati sesuai > kepentingan. > Saya sarankan orang-orang IAGI ini bikin penelitian mulai sekarang di > Batu Hijau dan mulai bersuara secara seimbang tentang Freeport. Mau > nggak ya? > > tabik, > deddy > > ============= > PRESS RELEASE > IKATAN AHLI GEOLOGI INDONESIA (IAGI) > > Dalam Rangka Pertemuan Ilmiah Tahunan - 33 dan Rapat Kerja Nasional > 2004 > Bandung, 1 Desember 2004 > > BUYAT > Kasus Buyat telah merebak dan menjadi pembicaraan beberapa bulan > terakhir ini. Media massa memberitakan kasus ini dengan gencarnya > dari berbagai sudut pandang. Masyarakatpun mungkin menjadi > kebingungan dalam memahami > kasus yang berlarut-larut ini. > > Panjang dan berlikunya kasus ini dikarenakan adanya pergeseran- > pergeseran topik: dari kasus penyakit Minamata, kasus pencemaran > merkuri di darah, kasus pencemaran Teluk Buyat, kasus perijinan > tailing sampai terakhirnya kasus tingginya arsenik di sumur > penduduk. Dimana semua ini bermuara pada suatu praduga keterkaitan > dengan adanya kegiatan penambangan. Panjang dan berlikunya kasus ini > juga karena tidak lagi berada dalam wilayah teknis, tapi telah > bergeser ke sosio-ekonomi-politis. > > Bahwa terjadi pemberitaan adanya penduduk daerah Buyat Pante yang > terkena penyakit "aneh". Bahwa ada kegiatan penambangan yang > menempatkan tailing tambangnya di teluk Buyat. Namun hubungan > kegiatan penambangan dengan penduduk yang terkena penyakit "aneh" > ini memerlukan kajian dan penelitian detil. > > --- End forwarded message --- > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

