Rekans, Saya sedang melakukan sintesa sedimentologi suatu daerah. Di core yang saya periksa, ditemukan dua unit batupasir yang menunjukkan bacaan GR yang sangat tinggi (di atas 150 API), dan oleh konsultan dideskripsikan sebagai "hot-sand".
Dari dua core itu, walaupun sama-sama kategori "hot-sand" ternyata deskripsinya sangat berbeda (keduanya berwarna kehijauan terang, dan salah satunya sangat bioturbated, sementara satunya tidak sama sekali). Memang disebutkan bahwa tingginya GR lebih karena konsentrasi mineral berat (garnet dan Zircon..?), yang kelihatan dari sayatan tipis. Ini pertama kali saya menemukan hal ini (selama ini tahunya banyakan tentang hot-shale atau high organic shale...). Barangkali ada yang punya pengalaman menemukan "facies" ini dan kira-kira apa interpretasi genetik atau lingkungan pengendapannya..? Terima kasih sebelumnya. salam, --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

