Pak Rovicky,

Saya tidak bisa mengaksesnya karena muncul kalimat ...

Forbidden
You don't have permission to access
/0430/1500_words/Rahardjo_folder/ on this server.

--------------------------------------------------------------------------------

Apache/1.3.33 Server at www.artwrite.cofa.unsw.edu.au
Port 80

Mungkin bisa dibantu untuk downloadnya kemudian
dishare ke milis ini atau japri kepada yang
membutuhkan, termasuk saya.

Buat rekan/sahabat anggota milis IAGInet lainnya,

Karena bahasan yang menarik tentang prestasi Junghuhn
dari rekan semuanya, maka tadi malam saya buka kembali
koleksi majalah dan buku IPTEK saya dan didapatkan
artikel tentang Beliau dalam Edisi Khusus GATRA 2004 :
EUREKA ! Indonesia.

Pada halaman 58-59 disebutkan (intisarinya), "Dr.
Franz Wilhelm Junghuhn dikenang karena berhasil
membudidayakan tanaman kina untuk industri obat
malaria. Minatnya besar terhadap ilmu botani
(tumbuh-tumbuhan), geologi, selain klimatologi. Dari
catatan yang ia himpun, kemudian ia menerbitkan
buku-buku tentang kondisi alam di Jawa dan Sumatra. Ia
termasuk generasi ilmuwan pertama yang membuat
pemetaan botani mengikuti ketinggian tempat dan
sebaran hujannya. Ia tahu persis, perbedaan formasi
hutan pegunungan dan dataran rendah" .... dst.

(Cari dan baca saja bukunya bila ingin memahami
detailnya)

Pada buku tsb halaman 66-67, dibahas tentang ilmuwan
Inggeris Alfred Russel Wallacea yang menemukan kawasan
ekosistem transisi yang eksotis di belahan Indonesia
Timur. Keragaman hewan dan tumbuhan di bagian timur
dan barat Indonesia sangat berbeda. Kedua wilayah ini
terpisah oleh batas alam yang tegas. Itulah Garis
Wallacea, yang secara tegas memisahkan Sulawesi, nusa
Tenggara, Maluku dan Irian dengan Sumatra, Kalimantan,
Jawa dan Bali. Kedua daerah tes berbeda secara
biogeografis dan zzogeografis. Ini merupakan
pembuktian tidak langsung atas teori lempeng tektonik,
yaitu permukaan bumi yang kini berusia sekitar 6
milyar tahun itu terus saja berubah. Ada proses
formasi dan deformasi. Sekitar 200 juta tahun lalu,
kawasan Indonesia Timur bergandengan dengan kontinen /
lempeng Australia yang kemudian bergerak mendekati
kontinen Asia, lalu akhirnya menghuni sebuah habitat
di daerah tropik basah yang bersebelahan dengan daerah
Indonesia Barat saat ini, yaitu Kepulauan Nusantara
kita ini... dst (baca saja bukunya).

Selain prestasi dari sebagian ekspat (tentunya masih
banyak yang lainnya, Pak Awang pasti punya catatan
yang lengkap) yang menaruh minat pada geologi di
Indonesia, pada majalah tsb di halaman 162 disinggung
pula tentang prestasi ilmuwan pribumi asli Indonesia
yang berhasil memenangi Lomba Karya Ilmiah oleh Dewan
Riset Nasional pada bulan Juni 1997 bidang energi.
Mereka adalah Dr. Suprajitno Munadi bersama tiga
rekannya dari LEMIGAS, yaitu; Dr. Bambang Widarsono,
Ir. Hasto Widodo dan Ir. Fakhriyadi Saptono, M.Si.
Mereka mengajukan penelitian metode baru untuk
menggabungkan teknik impedansi akustik dengan analisis
data log. Komentar akhir di tulisan tersebut
menyatakan ..."Sayangnya upaya mematenkan penemuan ini
sejak 23 Juni 1999 belum juga berbuah. Barangkali
karena bahasa orang hukum itu berbeda dengan bahasa
orang teknik, katanya menebak-nebak".

Kita prihatin dengan rendahnya apresiasi bangsa kita
terhadap prestasi anak bangsa kita sendiri. Siapa lagi
yang mau menghargainya kalau tidak kita sendiri,
jangan sampai "BRAIN DRAIN" bangsa kita ini (meminjam
istilah Pak Rovicky) semuanya akan berkembang di
negara lain.

Saya percaya masih banyak ilmuwan atau cendekiawan
kita khususnya di bidang energi, yang punya potensi
untuk berkembang, sebut misalnya Dr. Sigit Sukmono,
Dr. Wawan, Dr. Basuki Puspoputro, Dr. Makky sampai Ir.
Rovicky D.P. M.Si dan Ir. Maryanto M.T. serta yang
lain-lainnya.

Khusus Pak Rovicky dan Maryanto, saya berharap ada
korelasi Teori Fraktal dengan Hipotesa SALAM. Pada
JCJ2003 kedua paper poster tersebut ramai dilihat
orang dan saya punya kedua file tersebut.

Salam buat semua

Taufik Manan
anggota HAGI yang aktif di milis IAGI-net
yang ingin juga menjadi anggota IAGI, apa syarat dan
prosedurnya ?

--- Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Bagi yg penasaran kiprah Junghuhn di Indonesia
> berikut saya kutip 
> tulisan di 
>
http://www.artwrite.cofa.unsw.edu.au/0430/1500_words/Rahardjo_folder/
> rahardjo.html
> 
> Anda bisa melihat salah satu gambar dr Junghuhn di
> link tsb
> 
> ===== quote ===
> The Politics of Landscape: Images and Colonialism in
> the Netherlands 
> Indies
> 
> ....
>  This essay is going to discuss the notion of
> landscape as a 
> cultural practice, as an instrument of cultural
> power, as a 
> political means bounded by colonial policy. At the
> very least, we 
> need to explore the possibility that the
> representation of landscape 
> is also bound up with politics and colonialism. Many
> writers 
> nowadays believe that these landscapes are
> manipulated images - 
> manipulated in many ways to serve one's political
> needs.
> 
> .....
> 
> In Het Sumadangsche is a work by the Dutch
> commissioned artist Franz 
> Junghuhn painted in 1865. It is taken from the
> documentary book 
> authored by C.W. Mieling entitled Java, Zijne
> Gedaante, Zijn 
> Plantentooi en Inwendige Bouw (published in The
> Hague, 1868). This 
> image depicts the landscape of a small village in
> West Java called 
> Sumedang. As we can see, the people on the horses
> are moving with 
> ease and comfort, the tranquil waterfall is there to
> entertain and 
> soothe the depressed and the trees are there to
> excite and indulge 
> yourselves. It denies the misery and traumatic
> experiences caused by 
> Dutch colonial oppression of the Indigenous peoples.
> ======
> 
> so, ... ?
> 
> Salam
> 
> RDP
> 
> 
> 
>
---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
> [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, send email to:
> [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
>
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy
> Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED]
> atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
> Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 



                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Make Yahoo! your home page 
http://www.yahoo.com/r/hs

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke