Thermal conductivity (TC), daya rambat panas melalui batuan, akan ditentukan 
oleh hal2 sbb. :
 
- framework mineralogy (kuarsa, felspar, calcium carbonate ?)
- tipe dan jumlah butir2 halus (fines) dalam matrix (clay minerals)
- tipe dan volume fluida pengisi ruang pori-pori.
- tingkat littifikasi/kompaksi
- temperatur
- ketebalan lapisan penimbun
 
Beberapa rules of thumb : semakin banyak clay content semakin rendah TC, 
semakin kompak lapisan batuan semakin tinggi TC. Hanya, karena framework 
mineralogi berpengaruh, untuk lapisan batupasir kuarsaan mengandung air maka 
semakin dalam TC semakin rendah; tetapi untuk batuan yang didominasi mineral 
felspar dan air juga lempung dan air berlaku semakin dalam TC semakin tinggi.
 
Sebagai batuan, di luar fluida, maka akan punya TC berbeda2. Yang paling tinggi 
adalah halit dan anhidrit, masing2 nilainya 5.5 watts/meter deg C. Yang paling 
rendah adalah coal (0.3 watts/meter deg C).
 
Karena TC bervariasi maka sebenarnya GG (gradien geothermal) tidak bisa konstan 
dalam suatu profil kedalaman. Membuatnya konstan adalah penyederhanaan model. 
Kondisi yang sebenarnya adalah bahwa paleotemperatur suatu cekungan dipengaruhi 
oleh banyak faktor : eksternal (heat flow) dan internal (variasi TC, heat 
generation oleh mineral2 radioaktif, regional water flow melalui akuifer2). 
Kita menyederhanakannya hanya menjadi berhubungan :
 
heatflow = GG x TC
 
Sebenarnya tidak sesederhana itu.
 
salam,
awang


Fajar Lubis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mungkin dilihat dari persamaannya dulu :

thermal conductivity = nilai heat flow �~ jarak / (luas daerah �~ gradient 
temperatur) 

Jadi kata kuncinya adalah berapa nilai kemampuan batuan tersebut mengantarkan 
panas dan aliran panas (heat flow) yang melalui batuan tersebut secara 
konduktif. Nilai ini tergantung dari komposisi mineral (dari batuan secara 
fisik) dan ada atau tidaknya fluida yang melewati batuan tersebut.

Tetapi diluar nilai heat flow perlu diperhatikan juga faktor perubahan gradien 
temperatur bawah permukaan (apakah berlaku umum diseluruh daerah : 3 derajat 
Celcius/100 meter?).


Salam,
Fajar Lubis
Yang sedang `otak-atik` data ini untuk airtanah.

[EMAIL PROTECTED] wrote:
Setiap batuan di bumi punya kemampuan untuk mengantarkan panas / thermal 
conductivity...
sebenarnya apa yang mempengaruhi suatu batuan sehingga memberikan nilai 
thermal conductivity yang berbeda - beda...

Kalau electrical conductivity batuan kan dipengaruhi oleh kadar garam di 
dalam batuan tersebut...
nah kalau thermal conductivity dipengaruhi apa saja ya...?

Regards

Kartiko-Samodro
Telp : 3852



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke