Setelah baca email Pak Ariandi S,
Saya sekarang tambah bingung lagi soal Cepu ini, bagaimana kalau saya tanya
dengan kawan2 disini siapa tahu saya dapat pencerahan.
Apakah alasan pemberian Cepu ke Exxon Mobil adalah untuk meningkatkan
produksi negara kita, atau alasannya supaya negara dapat income dari hasil
produksi tsb.
kalau alasannya yang pertama saya kira mungkin sukar dibantah. kalau alasan
nya yang kedua yaitu untuk menambah income negara dari hasil produksi dari
lapangan tersebut maka saya kira kita perlu pikirkan lagi.
Seperti yang telah di konfirmasikan oleh Pak Awang dan Pak Kusumadinata,
bahwa sunk cost dari blok tersebut sudah sangat besar sekali (orde nya
ratusan juta dollar Amerika), terus yang saya mau nanya kapan sunk cost tsb
habis terbayar sebelum negara dapat duit.
Kalau seandainya ongkos produksi nya juga membengkak seperti ongkos
eksplorasi nya, terus gimana lagi hitungannya.
sekalian mau nanya nih. kalau kontrak nya TAC terus tidak boleh lakukan
eksplorasi (berarti tidak ada ijijn eksplorasi), apakah biaya yang sudah
dikeluarkan bisa di claim sebagai sunk cost ? kan tidak ada
perjanjian/kontrak nya? Nah perlu di cek juga kapan biaya2 tersebut
sebenarnya dikeluarkan pada waktu dapat hak istimewa tsb atau sebelumnya.
Kalau split share nya 45 % + 45 % + 10 % apa sunk cost nya juga di split
(apalagi kalau spending nya pada saat tidak ada kontrak eksplorasinya).
Kalau ada bahaya H2S kenapa tidak buru2 di plug abandoned saja supaya lebih
aman dan tidak membengkak biayanya. tapi benar2 tidak ada kegiatan kan pada
waktu itu ? dan bukan biaya kegiatan pada saat itu yang tertransfer ke masa
"special" tersebut?
sorry banyak sekali pertanyaan nya tetapi saya kira masih banyak lagi kawan2
di milis ini yang punya banyak pertanyaan.
sekian saja dulu pertanyaannya, mudah2an ada yang bisa memberikan
pencerahan.
fbs
_________________________________________________________________
Don't just search. Find. Check out the new MSN Search!
http://search.msn.com/
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------