Kalau catatan saya, dua sumur pernah dibor di daerah ini, West Kayan-1 (Elf Aquitaine, 1986, East Melawi Block) dan Kedukul-1 (Canadian Oxy, 1995, Sintang Block). Kedua sumur kering, seingat saya tanpa show. Kedua blok ini lebih lama jadi open area dibandingkan operated, sekarang pun open area. Publikasi geologi Melawi dan Ketungau basins sangat minim, ada pun lebih kental nuansa volkanik atau tektoniknya. Ada beberapa tulisan yang berhubungan seperti van de Weerd dan Armin (1992), Hutchison (1996), Williams dan Harahap (1987), Williams dan Supriatna (1985). Belum ada publikasi yang membahas petroleum geology kedua cekungan pull-apart ini yang diklasifikasikan sebagai foreland basins dan bukan intra-cratonic basins. Hasil kedua sumur kering itu, apalagi, belum pernah dipublikasi. Mungkin karena kering, maka company yang operated merasa tak ada gunganya mempublikasikannya. Melawi-Ketungau bukan proto Kutei, walaupun punya hubungan ke upper Kutei Basin via Mandai dan Keriau sub-basins di upper Kutei Basin. Sedimen klastik Paleogen-Neogennya bukan delta, tetapi nonmarine, terutama Plateau (Kayan sandstones). Dimensi basin yang sempit dan curam hanya akan mengendapkan synrift clastics yang nonmarine. Pasirnya banyak berasal dari erosi tinggian2 di sekitarnya, baik yang granitik asal Schwaner maupun yang asal ultrabasic seperti dari Semitau Ridge - tinggian yang memisahkan Melawi dan ketungau. Kelihatannya yang menjadi masalah di sini adalah ketiadaan source rocks yang baik. Sejarah termal tak menjadi masalah, kedua cekungan ini punya heatflow yang tinggi, tektono-magmatiknya akan memberi efek tambahan termal tersendiri. Piyabung volcanics yang basic muncul dari bawah kedua cekungan ini. Reservoir baik dan bisa dibilang berlimpah, cap rocks juga bermasalah sebab kelihatannya tak ada marine shales yang benar resilient. Satu lagi, trap : struktur tak bermain dengan intensif di wilayah ini. Tahun 2001 saya pernah menulis tentang kedua cekungan ini, bersama semua prospek Paleogen di Kalimantan onshore yang hanya terbukti dan produktif di Lapangan Tanjung di Barito Basins, tetapi unpublished. Data juga masih dikumpulkan. salam, awang
Bambang Murti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Abah, Seingatku, Elf ngejar build-up di Berai ekuivalent, eh, malah dapat diabasic sill. Ada sih, HC-shownya...katanya lho... :) Ini juga kalau ndak "salah ingatan" lho. Bambang -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, June 24, 2005 8:14 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Bornoe Delta (Borneo Delta maksudnya..) > Rekans Kalau bicara Kapuas , kan ada dua "basin" disitu yaitu Melawi dan Ketunggau . Ada dua sumur yang sudah dibor oleh Elf dan Total (kalau tidak salah) , ada yang beranggapan bahwa daerah ini merupakan "proto Mahakam). Kedua pemboran itu memnembus lapisan klastik yang cukup baik , kesimpulan waktu itu tidak terjadi hidrokarbon dlam basin tsb. Apa betul begitu ? Dan apakah klastik yang ditemukan merupakan sedimen delta ? Si Abah. Setting tektonik regional Kalimantan telah mengharuskan semua deltanya > berkembang di sisi utara. Pulau Kalimantan dibelah dua oleh > Trans-Kalimantan Megashear yang saya sebut Adang-Lupar di paper PIT IAGI > 1996. Major geologic border ini memisahkan kerak masif kontinen di sisi > selatan bagian dari Sundaland dan welded micro-continent Mangkalihat dan > Luconia bersama melange zone di sekitarnya di sisi utara. > > Banyak sungai2 besar mengalir dan bermuara ke sisi kontinen Sundaland : > Kapuas, Kahayan, Barito, semuanya tak daripada membentuk delta mereka > membentuk rawa2 (bandingkan dengan selatan Papua untuk Sungai Baliem, > Digul, dan Merauke yang mengalir ke kontinen Sahul, bandingkan juga dengan > sungai2 besar yang mengalir ke timur Sumatra : Kampar, Indragiri, > Batanghari). > > Kuncinya, adalah space of accomodation dan transgresi Holosen. Itu tak > dipunyai Sundaland dan Sahul. Delta, untuk terbentuk butuh sedikit space > of accomodation karena subsidence, dan regresi untuk progradasi sedimen > delta terjadi. Itu tak diizinkan terjadi di Sundaland dan Sahul land. > Tapi, Kapuas kelihatannya memang sempat juga membentuk delta yang khas > tide-dominated dan submerged, coba tilik dari Pulau Sungai Kakap di barat > Pontianak sampai Padang Tikar di selatan muara Kapuas.Asem2 pun tak ada > deltanya, hanya delta Wain di utaranya, itu pun sudah termasuk ke sistem > Mahakam. > > Andai Meratus itu thrusting ke timur dan bukan ke barat, maka Asem-Asem > akan punya hidrokarbon; tetapi Meratus lebih suka thrusting ke barat, > menenggelamkan depocenter Barito dan matanglah source-rock nya. Kitchen2 > di Barito dan Asem2 hanya terbentuk oleh jasa baik Meratus uplift. Apa > daya Meratus lebih suka BArito dibandingkan Asem2. > > salam, > awang > > Bambang Murti wrote: > Menarik juga untuk mengamati fenomena delta play disekitar pulau yang > satu ini. > Paling utara, ada Sebatik (?) yang mungkin punya system petroleum > sendiri (kayaknya belum terbukti) > Agak ke Selatan, ada Tarakan, proven. > Sedikit di Selatannya, ada Mahakam, ini ndak perlu ditanyakan lagi. > Lebih ke Selatan lagi, ada Asem-Asem (ini delta ndak ya ?), ini juga > punya system petroleum tersendiri. > Di bagian Barat sebelah Utara, ada Baram dan temen-temenya. Ini yang > bikin Brunei jadi "wong sugih" > Lha ke selatannya sedikit, koq malah "kere" ya...kemana perginya system > delta Kapuas ? Apakah ini tidak berkembang ? > Dulu pernah lihat log sumur yang dekat-dekat Bangka (kalau ndak salah di > bor Jene oil) yang isinya sand semua. Sayang ndak lihat seismiknya, jadi > ndak tahu konfigurasinya. > Ada yang bisa kasih pencerahan mengenai keberadaan "delta" Kapuas ini ? > Bambang > ---------------------------------------------------------------------- > This e-mail, including any attached files, may contain confidential and > privileged information for the sole use of the intended recipient. Any > review, use, distribution, or disclosure by others is strictly prohibited. > If you are not the intended recipient (or authorized to receive > information for the intended recipient), please contact the sender by > reply e-mail and delete all copies of this message. > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > --------------------------------------------------------------------- > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------- This e-mail, including any attached files, may contain confidential and privileged information for the sole use of the intended recipient. Any review, use, distribution, or disclosure by others is strictly prohibited. If you are not the intended recipient (or authorized to receive information for the intended recipient), please contact the sender by reply e-mail and delete all copies of this message. ---------------------------------------------------------------------- This e-mail, including any attached files, may contain confidential and privileged information for the sole use of the intended recipient. Any review, use, distribution, or disclosure by others is strictly prohibited. If you are not the intended recipient (or authorized to receive information for the intended recipient), please contact the sender by reply e-mail and delete all copies of this message. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

