Harus baca-baca petroleum geology of Middle East kalau mau tahu banyak 
carbonate as source rocks, kelas2 dunianya ada di sana, misalnya Brown 
Limestones di Gulf of Suez dan Shilaif Formation di Abu Dhabi. Giant oil fields 
di wilayah ini a.l. dikontribusi oleh volume karbonatnya yang jadi batuan induk 
di samping juga sebagai reservoir. Di Indonesia, bisa belajar dari Salawati 
Basin atau Seram Island.
 
Mekanismenya biasa saja selayaknya mekanisme serpih menjadi batuan induk. 
Organic matter yang nanti jadi kerogen adalah phytoplankton/bacteria/alga 
sapropel yang jadi sebagian penyusun ke sedimentasi karbonat. Organic2 matters 
ini pula yang sebagian menyusun sedimentasi serpih. 
 
Karbonat dalam setting apa yang bisa jadi source rocks ? Itu akan bergantung 
kepada setting paleo-oseanografiknya, kekayaan materi organik di paleogeografi, 
dan yang terpenting adalah preservation of organic matters (untuk serpih, ini 
pun yang paling penting). Inilah wilayah2 yang bagus di lingkungan marin : 
geographically-enclosed restricted basins, restricted basins of the open shelf, 
areas of upwelling over the shelf, areas of intense oceanic oxygen depletion on 
the shelf and slope. Shale sources akan terjadi juga di situ. Wilayah2 itu 
adalah wilayah2 yang oksigennya rendah dan sirkulasi air lautnya minimum, low 
energy. 
 
Saya cukup detail mempelajari geokimia Salawati Basin (sebagian dipublikasi di 
PIT IPA 2000)dan East Java (dipublikasi di PIT IAGI 2002, dan PIT IPA 2003), 
maka dapat dengan cukup beralasan mengatakan bahwa tak ada carbonate source 
rocks berkembang di East Java Basin. Itu terbukti dari sifat minyak di semua 
discovery wells  maupun semua lapangan minyak di Jawa Timur. Minyak asal 
carbonate source rocks harus : low wax content, high sulfur content, high 
deuterium isotop, high carbon isotope, gammacerane index lumayan tinggi, 
pristane/phytane < 3, kandungan aromatik + residu > 30 %, kandungan saturat < 
70%, API 25-30 (walaupun di higher maturity). Kenyataannya, tak ada yang 
seperti itu, semua minyak Jawa Timur berasal dari sebagian besar serpih 
Ngimbang, sebagian kecil Kujung III  dan Tuban, dari organic matter higher land 
plant debris yang diendapkan di wilayah terestrial dan transisi dengan sedikit 
marine influence.
 
Di Salawati Basin, ada dua : (1) dari interbedded mudstones (karbonat juga) 
Kais bagian atas (sebagian menyebutnya Klamogun Member) yang diendapkan di 
wilayah laguna (restricted), ini yang memberikan minyak2 early migration ke 
Walio-Kasim complex, juga ke Klamono dan sebagian Matoa serta lapangan2 
Salawati A-F di Pulau Salawati. (2) dari calcareous shales Klasafet, ini yang 
memberikan light oils dan gas di lapangan2 gas/kondensat Arar High dan 
lapangan2 baru di Pulau Salawati.
 
Karbonat di Jawa Timur, selama diendapkan di lingkungan lower energy, seperti 
di wilayah Kodeco, bisa punya potensi; lihat saja dulu TOC-nya. Tetapi sampai 
saat ini mereka belum generated minyak, sebab semua existing oils saat ini tak 
mengindikasi SR karbonat. Jadi : Ngimbang is active source rocks, karbonat Jawa 
Timur bisa saja jadi potential SR selama syarat2 dipenuhi.
 
salam,
awang

Sigit Ari Prabowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear all G & G...

Saya sedang mempelajari tentang Batuan Karbonat sebagai batuan sumber
(source rock), menurut Jardine and Wilshart, 1987; Carbonate reservoir
description...; untuk karbonat dengan setting type fore slope, basin,
dan submerged platform; bisa menjadi source rock, benarkah demikian....;
seandainya benar; bagaimana mekanisme terjadinya....?

Seandainya memang benar setting type seperti tersebut diatas bisa
menjadi source rock; bagaimana kemungkinan karbonat di Jawa Timur bisa
berfungsi sebagai source rock; dimanakah lokasinya, dan umurnya apa,
apakah mungkin Ngimbang carbonate bisa menjadi salah satunya...?


Mohon pencerahannya dari bapak-bapak....

Terimakasih
Sigit


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke