Benar, karena baru-baru ini juga ditemukan candi baru di sekitar Sukuh dan Cetho, namanya Candi Ketek. http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2005/07/24/brk,20050724-64320,id.html
Sorja On 8/2/05, Harry Kusna <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kalau didirikan oleh Prabu Brawijaya, jamannya Raden Patah, hal itu sudah > sekitar akhir tahun 1400-an, sudah hampir jaman Islam, jaman Demak. Jadi jauh > lebih muda dari Borobudur. > Mohon koreksinya jika saya salah. Terimakasih. > > Wassalam, > HK > > Sorja Koesuma <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mungkin yang dimaksud Pak Ismail adalah candi Sukuh, terletak diantara > Karanganyar dan Tawangmangu. Candi ini konon didirikan oleh Raden > Brawijaya dalam pelariannya dikejar oleh Raden Patah. Bentuk candi > Utama menyerupai piramid Suku Maya. Di sekitar candi utama terdapat > bermacam-macam patung binatang, ada juga burung garuda namun berkaki > dan berdiri tegak. Konon juga candi ini jaman dulu untuk mengetes > keperawanan calon istri, oleh karena itu banyak relief alat kelamin di > di sekeliling candi. > Wallahu'alam. > > Sorja > > > On 8/1/05, ismail > wrote: > > Pak Awang. > > Kalau tidak salah disebelah timur Solo , didekat Tawang Mangu ada candi > > namanya candi Sukun, candi ini ada disuatu perbukitan, yang istimewa dari > > candi ini konon kabarnya kalau dicandi candi borobudur or prambanan dan > > sekitarnya relief relief yang ada menggambarkan cerita cerita mahabarata (?) > > , maka yang di candi Sukun ini reliefnya dikatagorikan "porno" karena > > menceriterakan ttg hub laki perempuan kabarnya (?). > > Nah , bagaimana ini , kalau itu benar berarti ada perbedaan konsep dari > > candi tersebut, terus secara historinya bagaimana hubungan candi tersebut, > > termasuk umurnya. > > > > Ism > > > > Subject: [iagi-net-l] Borobudur : Posisi Geologi dan Geomantik > > > > > > > Candi Borobudur, Jawa Tengah, mesti mempunyai kesan yang sangat kuat dalam > > > diri Daoed Joesoef, mantan menteri P & K 1978-1983. Daoed muda tahun 1953 > > > pernah mengunjungi candi ini dan menemukan bagunan kuno yang seram, tak > > > terurus, kotor, penuh sampah, dan tempat berpacaran saja. Sejak saat itu, > > > bayangan ngeri tentang Borobudur yang semrawut menghantui pikirannya. > > > Waktu kuliah di Prancis awal 1970-an, Daoed menemukan bahwa Unesco, badan > > > PBB yang bermarkas besar di Paris, punya dana bagi rehabilitasi bangunan2 > > > kuno yang punya nilai sejarah yang tinggi. Maka mulailah perjuangan Daoed > > > menegosiasikan pentingnya rehabilitasi Borobudur. Dan, akhirnya Borobudur > > > berhasil mendapatkan dana tersebut, memenangkan persaingan dengan kota air > > > Venesia dan Mohenjodaro di Pakistan. Maka, dipugarlah Candi Borobudur 10 > > > tahun lamanya, 1973-1983 (dana Pemerintah 2/3-nya, 1/3-nya sumbangan > > > Unesco). Dan sebagai seorang menteri, Pak Daoed Joesoef rutin mengunjungi > > > restorasi tersebut dan sebagai seoran > > > g > > > pelukis, dia mengabadikan peristiwa itu. > > > > > > Tahun 2004, setelah lama pensiun dari kegiatan di badan2 Pemerintah RI, > > > Pak Daoed menerbitkan sebuah buku tentang sebuah candi yang menyita > > > perhatiannya setengah umur hidupnya itu, "Borobudur" (Gramedia, 2004) - > > > sebuah catatan tentang perenungan, perjuangan pemugaran, dan nilai seni, > > > budaya, keilmuan sebuah candi Budha terbesar di dunia. Juga, catatan hitam > > > tentang pengeboman candi ini oleh orang-orang tak berbudaya dan biadab dua > > > tahun sesudah candi selesai dipugar (Januari, 1985). Sebagai bangsa di > > > mana candi itu berada, tentu sebaiknya kita tahu sisik-melik candi ini, > > > masa orang asing lebih tahu dari kita ? > > > > > > Nah, tulisan ini hanya akan mengemukakan posisi geologis candi ini. Semua > > > bangunan yang "dimuliakan" tentu tidak asal letak posisi dibangunnya. Kita > > > sekarang mengenalnya dengan nama Feng Shui atau Hong Shui. Bangsa kita pun > > > abad ke-9, tahun 825, sudah punya ilmu semacam itu - geomantik, untuk > > > menempatkan Borobudur. Posisi geomantik Borobudur tak akan dapat dipahami > > > kalau tidak menghubungkannya dengan dua candi di sebelah timurnya : Pawon > > > dan Mendut. Borobudur-Pawon-Mendut membentuk satu garis lurus. Mendut, > > > yang paling timur, dibangun di tepi timur Kali Elo. Pawon di tengah, di > > > bangun 1 km ke barat di tepi barat Kali Progo. Dua kali ini membentuk > > > huruf V, kedua candi dibangun sekitar 1 km di utara pertemuan kali, > > > sehingga kedua kali bertemu di antara kedua candi di sebelah selatannya. > > > > > > Mendut punya ruangan di dalamnya di mana ada patung Budha yang mungkin > > > paling besar di Indonesia. Pawon punya ruangan juga tapi kosong melompong. > > > Secara simbolik, Mendut adalah lambang perempuan, lebih2 lagi di gapura > > > candi terdapat relief Hariti, dewi kekayaan yang sedang menyusui bayi. > > > Pawon adalah lambang laki-laki dengan ruang kosong di dalamnya ditafsirkan > > > sebagai tak memiliki kandungan. Maka, Kali Elo adalah perempuan, dan Kali > > > Progo adalah laki-laki. Pertemuan mereka di selatan kedua candi adalah > > > suatu physical intercourse, begitu makna simbolik mengartikannya. Dan, > > > Borobudurlah, buah kasih mereka. > > > > > > Adalah Nieuwenkamp, arsitek dan etnolog Belanda masa lalu, yang mengajukan > > > tesis bahwa Borobudur dulunya dibangun di tengah-tengah danau, pada sebuah > > > pulau. Tesisnya hanya didasarkan kepada bentuk arsitektur Borobudur yang > > > mirip teratai dan bunganya. Sebuah tesis yang mengejutkan, tetapi > > > dibenarkan oleh penelitian dua geolog Belanda ternama masa lalu : L.M.R > > > Rutten dan R.W. van Bemmelen. Mereka menyebut bahwa di dataran tinggi > > > Kedu, di mana Borobudur dibangun, terdapat beberapa danau yang sekarang > > > mengering. Nieuwenkamp dan para geolog Belanda saat itu, tahun 1937 > > > mengadakan penelitian besar keberadaan Danau Borobudur ini. Hasil > > > penelitian menunjukkan bahwa memang pernah ada danau dengan ketinggian > > > muka air 235 meter dpl, dan Borobudur dibangun di tengah2nya. > > > > > > Apa makna simbolik tesis danau Borobudur ? Borobudur adalah janin yang > > > mengambang di tengah air ketuban rahim, hasil seksualitas Pawon dan > > > Mendut. Borobudur memuat sekaligus dua ajaran : Budhisme dan ajaran > > > kepercayaan Jawa Kuno tentang keterjelmaan manusia. > > > > > > Begitulah "dichtung und wahrheit" tentang Borobudur. Percaya atau tidak, > > > rasanya tak akan terlalu sulit buat kita untuk menelusuri penelitian > > > geologis Rutten atau van Bemmelen, bila mereka mengarsipnya. > > > > > > Kalau sempat mengunjungi Borobudur, mulailah menelusuri relief2nya dengan > > > benar : yaitu mulai dari lantai 1 tangga timur, dan putarilah reliefnya > > > dari kanan ke kiri, memutar searah jarum jam, selesai satu putaran, > > > naiklah ke lantai 2 via tangga timur itu dan putari lagi searah jarum jam, > > > begitu seterusnya sampai 10 tingkat Borobudur selesai, sebab Borobudur > > > adalah : "Bhumisambharabudhara" (bukit tumpukan kebajikan pada kesepuluh > > > tingkatan-tingkatan) - prasasti 842 M (de Casparis, 1950 - interscripties > > > uit de Cailendra tijd). > > > > > > salam, > > > awang > > > > > > __________________________________________________ > > > Do You Yahoo!? > > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > > > http://mail.yahoo.com > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina > > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL > > PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL > PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > --------------------------------------------------------------------- > > > > > --------------------------------- > Start your day with Yahoo! - make it your home page > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

