Selama ini yang saya tahu penentuan pore pressure prediction berdasarkan 
response sonic/resistivity atawa density pada shale atau kalau selama 
drilling penentuannya berdasarkan shale density atawa bulk density. Trus 
sekarang kita berhadapan dengan data pressure RFT/MDT. Pertanyaan saya, 
manakah yang lebih presisi untuk penentuan pore pressure itu? keduanya jelas 
berbeda dan data dari RFT akan digunakan untuk design besarnya mud weight 
untuk pengeboran selanjutnya.
Terima kasih untuk yang mau sharing.
 

-- 
Salam hangat

Shofi

Kirim email ke