Maaf,ikutan nimbrung... Mau nanya dulu ke Mas Adi apakah fieldnya merupakan oil atau gas field? Kalau gas field apakah ada kenampakan bright/dim spot disitu?kedalaman reservoar dan frekuensi seismik nya berapa? Sebab (sepengetahuan saya) gas dalam jumlah sedikit saja mampu mempengaruhi data seismik tersebut (bisa jadi bright/dim spot tergantung kontras AI nya).
Di lapangan yang saya kerjakan sekarang, juga merupakan 'thin reservoir',ketebalannya malah lebih tipis 1-8 m... Hanya saja reservoarnya kelihatan , direpresentasikan dengan bright spot. Dulu sewaktu saya TA, saya pernah menggunakan analisis Acoustic Impedance(AI) dan atribut analysis untuk memetakan lapisan tipis di daerah sub basin Jambi. Kalau kita menggunakan AI (Modelbased), bisa kita konstrain model kita untuk mengikuti data log yang kita punya.Artinya nilai velocity dan density yang digunakan dikonstrain pada data log yang resolusi vertikalnya lebih tinggi, lalu di aplikasikan terhadap seluruh data seismik. Pada titik yang kita percaya bahwa nilai AI nya itu adalah representasi dari reservoar (pada titik dimana sumur ada), kita bisa mendapatkan sebaran nilai AI pada interval reservoar kita (jadi pada interval depth reservoar kita, bisa dicatat nilai AI kita, rendah ---->>>tinggi). Lalu hasil interpretasi kita dipindahkan ke software atribut (threshold). Di menu ini, bisa kita masukkan range nilai AI kita dan berapa tebal waktu yang digunakan (sebaiknya lebih tebal sedikit dari reservoar, agar terdapat kontrasnya dengan yang bukan reservoar). Jadi colorbar di peta nya adalah nilai persen dari kehadiran nilai AI yang sudah kita adjust tadi. Metoda ini juga trial&error, hanya saja waktu itu cukup sukses (menurut saya sih....:)), karena ternyata yang saya dengar terakhir, lapangan itu jadi dikembangkan dan menghasilkan pola pengembangan field yang mirip dengan yang saya dapatkan melalui TA saya. Semoga bisa membantu... Hendra -----Original Message----- From: Adi Trianto [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, August 29, 2005 11:05 AM To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] 3D Modeling untuk "thin reservoir" Saya kebetulan lagi mengerjakan 3D Geological Modeling dengan menggunakan Petrel. Untuk beberapa reservoir yang relatif tebal (>15-25 m) saya tidak mengalami kesulitan untuk membuat facies modeling dan petrophysical modelingnya. Untuk distribusi lateralnya, saya menggunakan metode ( bbrp diantaranya adalah gabungan ) antara object based modeling (stochastic) atau SIS/SGS dengan menggunakan flowline atau 2D/3D trend dari seismic dan beberapa variasi dari variogram range. Dari bbrp reservoir tebal tersebut, saya coba juga menggunakan seismic (attribute) cube (dengan melihat xplot, bbrp diantaranya, saya melihat adanya korelasi positif antara property dan value dari seismic tersebut) untuk mengontrol distribusi facies/petrophysical modeling. Atau dengan menggunakan xplot lainnya, misalnya X=PhieT dan Y=Phie untuk porosity modeling atau X=Phie dan Y=Vclay untuk Vclay modeling (korelasi koefisien). Untuk permeability modeling dan SwJ Func saya "ikatkan" ke facies dan petrophyical modeling. Dan hasilnya, so far antara modeling dan kalkulasi engineering (dynamic modeling) dalam range yang bisa ditolerir. Permasalahannya adalah, sekitar 70% dari reservoir di field saya (fluvial - marginal marine, di Malay Basin) mempunyai ketebalan sekitar 3-10m, dimana ketebalan ini jauh daripada tuning thickness dari seismic yang ada. Dan saya melihat, uncertainties memodelkan thin reservoirs (distribusi lateralnya, terutama facies modeling) ini sangat besar sekali, akhirnya, metode "trial/error" dengan bbrp realisasi saya coba lakukan. Dan tetap, hasilnya masih sangat sangat terbuka untuk diskusi. Mohon pencerahan dari rekan2 yang terutama bekerja di "thin reservoir" ? Terimakasih banyak, Adi Trianto --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

