Wah jadi rame nih... asik juga mau ikut2an.... Ada dua pendapat yang berbeda dan saling menunjang. Oki dan Paul menerangkan kelanjutan pertanyaan Adit ttg pembuatan model geostatistic, sedangkan Benny dan beberapa yang lain mengajak untuk lihat seismic nya lagi.
pada awalnya saya pikir Adit bertanya karena sudah menyerah dengan data seismik, tetapi setelah saya baca lagi email Adit kelihatannya Adit tidak menyebutkan sudah mencek data seismic nya secara exhaustively. Benny memang benar kalau gas mungkin lebih gampang terdeteksi keberadaan nya dengan seismik apalagi kalau class 3 AVO, tetapi harus diingat bahwa untuk meng kuantitatifkan akan sangat riskan karena adanya amplitude yang saling menguatkan pada daerah reservoir tipis tsb. jadi untuk pindakan ke besaran sifat fisis batuan atau fluida apapun itu pasti sangat perlu kehati-hatian, walaupun di x-plot di well kelihatan adanya hubungan linear atau hubungan apapun yang bisa di kuantitatifkan. (apalagi kalau di well nya diatas tuning thickness) jadi intinya walaupun terdeteksi tetapi outputnya tidak bisa dipakai Adit untuk "mengisi" modelnya. Nah Oki dan Paul comes to the rescue. tahap kedua sesudah bikin outline reservoir lalu isinya pakai model yang ada dikepala, tentu saja sangat interpretatif walaupun berdasarkan data2 real dari sumur, outcrop dst. untuk bikin outline reservoirnya juga harus hati2. saya pernah punya pengalaman membuat outline dari P-impedance dan S-impedance. Case pertama saya bisa dapatkan outline meandering channel, lalu karena gelogistnya ngotot itu harus offshore bar, maka saya rubah sedikit parameter capture nya maka jadi lah offshore yang membuat geologistnya jingkrak2. Lalu saya kasih lihat kedua prosesnya, eh... malah dia bilang bisa juga sih sand bar nya ada di braided stream, jadi mungkin channel nya benar. saya rubah lagi.... eh bisa kelihatan kayak braided system. nah lu..... akhirnya kita urut2 in dari yang dalam ke yang shallow akhir kita setuju deh jawaban yang paling kita "sukai" he... he.. he.. moral cerita ... selalu balik ke basic geology kayak kata Oki. eh... hampir lupa... jangan lupa bahwa yang kelihatan di seismik dan well adalah gabungan beberapa perioda, jadi kalau dapat suatu model harus diingat bahwa itu adalah amalgam dari beberapa periode. dan jangan terjebak dengan jargon2 geology tetapi yang penting pengertian proses terbentuknya sorry sok pintar tetapi tidak apalah sekali-kali kan supaya saya bisa belajar juga dari yang lain. fbs sorry untuk pembuat software... he... he... kayak Oneng aja minta maap melulu..... --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

