Kawans, Perdebatan antar caket saya pahami sebagai sebuah kebutuhan agar seluruh pemirsanya, para anggota, dapat melihat arah masing-masing dengan jelas. Kecuali hal ini dapat membantu kita menentukan pilihan, sekaligus juga memperlihatkan sekali lagi hal-hal yang penting bagi organisasi kita ke depan. Ini pembelajaran yang penting juga buat sesama caket.
Melihat kepentingan itu, maka saya mengajak kita menjebol dinding Arimbi, meluaskan ruangannya ke ruang publik maya dalam milis ini. Ruang luas ini hendak saya usulkan digunakan sebagai ruang debat antar kita. Maka baiklah saya mulai dengan pandangan saya ttg perbedaan saya dan rekan Benyamin Syafei. Rekan Ben menekankan IAGI adalah ikatan dari para AHLI Geologi, dengan penekanan pada keharusan anggotanya berstandar AHLI. Hal ini muncul antara lain karena pembandingan dengan organisasi yang menurut beliau serupa, tapi pada level international, semisal AAPG, SPE, dsb. Maka menurutnya, yang harus dikedepankan adalah usaha membuat menjadi jago geologi Indonesia. Saya kurag sependapat dengan alur pikir ini. Nampak sekali disana pengerucutan fungsi manusia anggota IAGI, sehingga hampir semata-mata hanya soal keahlian alias profesi. Kecenderungan ini semakin terdeteksi ketika menjawab pertanyaan apa yang perlu dilakukan IAGI bagi anggotanya yang junior yang mendapat jam / jadwal kerja yang "tidak manusiawi", misalnya terus-terusan ditaruh di lapangan (well site, dsb). Ben menjawab itu bukan soal penting bagi IAGI, bersikap sendirilah... Kandidat lain (Lobo) malah santai saja mengaminkan bahwa kalau tak bisa bertahan / tawar, ya cabut saja....dan jadilah jobless.... AD IAGI Bab II, Pasal 6 mengatakan: tugas pokok IAGI adalah - memupuk ikatan kekeluargaan diantara para anggotanya....dst - memperjuangkan kepentingan dan kemajuan para anggotanya dalam arti yang seluas-luasnya...dst AD IAGI Bab III, Pasal 7 lebih lanjut menerangkan bahwa IAGI berfungsi sebagai: - Wadaha penyalur kegiatan, pembinaan, pengembangan anggota...dst - Sarana penyalur aspirasi anggota serta sarana komunikasi sosial timbal balik antar anggota...dst Jelas sekali AD kita tidak menghendaki pengerucutan, atau dalam presentasi saya sebagai pereduksian manusia pembelajar geologi kepada semata-mata mahluk rasio. IAGI haruslah menjadi kumpulan orang yang mau maju bareng !, ia tidak boleh menjadi eksklusif mengurusi ilmu geologi saja. Itu tugas lembaga penelitian atau bagian dari perguruan tinggi. Menjawab pertanyaan yang sama, saya mengatakan bahwa sudah saatnya IAGI memasuki juga bidang hukum (juga ekonomi). Itu sebabnya dalam organigram di presentasi malam itu, saya mengusulkan diadakan posisi ketua bidang hukum. Kedepan, akan semakin banyak soal-soal ketenaga-kerjaan diantara kita geologist, terutama para muda. IAGI mesti ikut memikirkan dan melakukan sesuatu utk hal tsb. ADB langsung memberikan contoh bahwa IAGI selama ini sudah meresponi soal ketenaga-kerjaan ini dengan menghubungkan para muda yang barusan kena PHK disalah satu bidang industri, dengan beberapa ahli , kemudian mereka diberi pelatihan. Dengan pelatihan ini maka para muda tsb kemudian bisa bekerja kembali dengan masuk ke industri migas. Mohon tanggapan kawans, masihkah kita semua setia berpegang pada visi & misi yang bahkan telah ditetapkan secara formal dalam dokumenn organisasi, atau kita suka berpikir-pikir ulang soal-soal visi, misi, bahkan filosofi.... Buat saya, ini waktu buat bekerja bersama ! bat -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] To: [email protected] Date: Tue, 4 Oct 2005 09:00:55 +0700 (WIT) Subject: Re: [iagi-net-l] Kemarin Sore--->>> DE CA KET > > > Rekan rekan. > > > Ini sekedar info plus pendapat pribadi mengenai Debat Calon Ketum. > Yang hadir cukup banyak , ruang Arimbi terisi penuh , yang mengherankan > adalah tidak > ada seorang pun dari Medco Group yang kantornya bertetangga di > Bidakara. > Padahal secara pribadi sudah saya sampaikan informasi ini kepada > beberapa > orang dari Medco. Apakah ini salah satu bukti kurangnya perekat antara > IAGI dengan anggotanya ? > Heran ????? > Acara dipandu oleh sdr Nanang dengan sangat baik , dan komentar serta > arahan dari pernyataan calon maupun pertanyaan dari hadirin sangat > tajam > dan tepat. > Dari lima orang calon , satu orang yaitu Ridwan Djamaluddin yang tidak > bisa hadir karena sakit. > > > > 1. Yang jelas yang terjadi bukan debat antar Calon Ketum, tetapi lebih > kepada Tanya jawab antara para calon dengan hadirin. Mungkin kalau > formatnya juga diarahkan sedikit kepada semacam debat yang terarah > akan > lebih memberikan gambaran dari pandangan , wawasan dan kematangan > intelektual dari para calon ketum. > 2. Semua calon belum pernah menjadi anggota Pengurus Pusat. > 3. Kelihatannya persiapan para calon untuk memberikan program dan > pemikiran mengenai apa yang akan dikerjakan apabila terpilih tidak > maksimal. > Hanya BAT yang kelihatannya lebih siap. > 4. Kritik dari ADB terhadap semua calon adalah kelihatannya mereka > kurang > jeli dan tidak secara menerus memonitor kegiatan IAGI . > 5. Misi dan Visi diperlihatkan sebagai Misi IAGI dan Visi IAGI seolah > olah suatu hal yang baru , padahal semua itu sebenarnya sudah ada > didalam > AD/ART IAGI. > Ketidak perdulian akan AD/ART bukan hal yang baru , jadi hal ini > tidak > begitu mengherankan, sebaiknya untuk debat yad para calon ketum selau > melihat AD/ART sebagai dasar legal organisasi dalam menyusun pola > fikirnya. > KAN LUCU KALAU SETIAP GANTI PENGURUS MISI IAGI BERUBAH UBAH ???????? > 6. Persoalan dana yang dipertanyakan oleh hadirin diatanggapi dengan > berbagai cara , akan tetapi masih belum kelihatan benar bagaimana > strategi yang akan mereka > lakukan. > > > Mungkin itu dulu sekilas info , yang jelas Si Abah mengharapkan ada > lagi acara serupa akan tetapi benar benar melibatkan para calon untuk > saling mengkritisi program atau pendapat calon yang lain, dan bukan > sekedar menjawab pertanyaan. > > Panitia Pemilihan akan merangkum hasi acara dan akan diedarkan > bersama > Berita IAGI , yang akan terbit akhir bulan Oktober. > Tapi saya sudah mengusulkan kepada para calon ketum agar mau melihat > iagi millis , jadi kalau ada pertanyaan atau usulan, mereka dapat > langsung memberikan tanggapan. > So, silahkan saja tanyakan apa saja melalui millis ini , kalau tidak > ditanggapi > > ARTINYA > > Mereka tidak pernah buka iagi millis artinya lagi tidak atau kurang > perduli terhadap IAGI > > ARTINYA lagi > > silahkan jawab sendiri !!!!!!!! > > > > Si Abah > > _______________________________________________________________________ > ____ > Rekan-rekan sekalian,,, > > > > Bagaimanakah hasil DEbat CAlon KETua kemarin sore? > > > > Mohon yang sempat bikin catatan di share disini, supaya anggota yang > nggak > > bisa datang ngerti juga apa yang terjadi di sana. > > > > > > Thanks > > > > Nur > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina > > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > > Komisi Database Geologi : Aria A. > Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > Komisi Database Geologi : Aria A. > Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > --------------------------------------------------------------------- > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

