Pak Ar, Gunakan saja angka resmi yang dikeluarkan Pemerintah untuk cadangan terbukti itu. Kalau untuk cadangan terbukti biasanya sudah masuk ke level certified, hanya untuk minyak tak semua melakukannya. Kalau untuk gas sudah jelas harus disertifikasi. Dulu Pertamina setiap tahun mengeluarkan buku resmi (warna biru tua) status cadangan lapangan2 migas Indonesia. Sekarang, BPMIGAS yang mengeluarkannya. Itulah sumber resmi yang layak dikutip, agar tidak simpang-siur. Memang cadangan itu masalah kritis sehingga harus hati-hati mengeluarkan, mengutip, atau menggunakannya.
Salam, awang -----Original Message----- From: Ariadi Subandrio [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, October 31, 2005 12:38 PM To: [email protected] Subject: RE: [iagi-net-l] Cadangan Minyak Pak Awang, Kalau wartawannya nanya lagi "Cadangan terbukti yang sekian ..... MMBO itu sudah sertifikasi belum Pak?". Seperti angka-angka cadangan proven yang dimiliki oleh OPEC, angka-angkanya tak bisa dibandingkan dengan cadangan sertifikasi dari perusahaan-perusahaan minyak pada umumnya. Urusan cadangan juga berdampak pada urusan harga Oil dunia, ketidaksamaan definisi ini juga seringkali menjadi ajang bagi spekulan untuk memainkan harga minyak dunia melalui psikologik global, selain isu ketidakstabilan suatu kawasan. Dalam lima tahun kedepan, negara-negara penghasil minyak Non-Opec relatif akan gagal memenuhi kebutuhan permintaan dunia, akibatnya akan dimintakan tambahan suplai dari Opec. Padahal penambahan kapasitas produksi, bukanlah urusan sehari dua hari, selain itu kondisi negara-negara penghasil minyak dari Opec hampir tak terlepas dengan persoalan politik, hukum, management hingga sering mengganggu terjadinya pertumbuhan suplai minyak. Akibatnya harga minyak tahun depan diperkirakan masih bertengger di kisaran 55-60 dolar, dan akan terus merambat naik tahun2 berikutnya, atau dari sisi suplai-demand dapat dikatakan : ØWe are not in a cycle, we are in a new plateau. lam-salam, ar-. (peran geologists adalah pada sisi suplai........., tantangan kreativitas, eksplorasi seluas-luasnya... bukan lagi wacana, adalah sesuatu yang harus dijalankan oleh negeri ini -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.362 / Virus Database: 267.12.6/151 - Release Date: 10/28/2005 --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

